Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Menyambut Tahun Baru Masehi dengan Dzikir Sunyi, Pesan KH. Abdul Ghofur Nawawi Sebelum Wafat

  • account_circle Djemi Radji
  • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
  • visibility 374
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Pergantian tahun Masehi kerap identik dengan hiruk-pikuk perayaan, kembang api, dan berbagai euforia yang melibatkan keramaian. Namun, dalam sebuah pengajian penuh makna, almaghfurlah KH. Abdul Ghofur Nawawi justru mengajak jamaah untuk menyambut pergantian tahun dengan cara yang berbeda: dzikir sederhana, sunyi, dan penuh kesadaran spiritual.

Kiai Ghofur mengisahkan bahwa amalan ini merupakan ijazah dari para ulama yang beliau terima melalui mata rantai keilmuan para habaib, khususnya dari Habib Abdullah bin Abdul Qadir Balfaqih (Balpaki). Tradisi ini tidak riuh, tetapi sarat makna, mengajarkan pentingnya kualitas ibadah dan kehadiran hati dibandingkan jumlah atau panjang bacaan.

Menurut beliau, berbeda dengan Tahun Baru Hijriah yang memiliki doa awal dan akhir tahun dengan bacaan cukup panjang, Tahun Baru Masehi justru disambut dengan amalan yang sangat ringkas, yang sebaiknya dibaca tepat setelah pukul 12 malam. KH. Ghofur menegaskan, “Yang penting lewat jam dua belas. Mau dibaca di masjid atau di rumah, yang penting dibaca.”

Empat Kalimat di Awal Tahun

Amalan yang diajarkan Habib Abdullah Balpaki ini terdiri dari empat kalimat sederhana:

لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللهُ (3x)

La ilaha illallah dibaca tiga kali

مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللهِ ﷺ (1x)

Muhammad Rasulullah  dibaca satu kali

Tanpa hitungan ribuan atau ritual yang memberatkan, kesederhanaan amalan ini justru menjadi kekuatannya. KH. Ghofur menjelaskan, “Barang siapa membaca itu, Allah mengampuni dosa-dosa kecilnya dan mengangkat derajatnya,” mengutip dawuh gurunya.

Lebih jauh, beliau menekankan bahwa ibadah tidak diukur dari panjangnya bacaan, melainkan dari ketulusan hati dan niat yang jujur. Dalam pengajiannya, KH. Ghofur juga menyelipkan kisah jenaka tentang jamaah yang memilih bacaan lebih pendek, namun justru memakan waktu lama, sebuah pengingat bahwa yang ringan belum tentu cepat, dan yang berat belum tentu sulit.

Tahun Baru sebagai Momentum Memperkuat Tauhid

Pengajian ini mengajak umat Islam untuk memaknai pergantian tahun bukan sekadar euforia sesaat, tetapi sebagai momen memperbarui tauhid. Membuka tahun baru dengan kalimat La ilaha illallah berarti menegaskan kembali arah hidup: dari Allah, oleh Allah, dan untuk Allah.

Kiai Ghofur juga mengingatkan bahwa amalan ini tidak kaku, dan memiliki beberapa versi sesuai tradisi ulama dan daerah masing-masing. Intinya satu: menyambut waktu baru dengan dzikir, kesadaran, dan ketenangan hati, bukan dengan kelalaian.

Di tengah hiruk-pikuk pergantian tahun yang kerap riuh, pesan yang disampaikan KH. Abdul Ghofur Nawawi tetap relevan hingga saat ini. Namun kadang yang paling bermakna justru dilakukan dalam diam, dengan kesederhanaan yang sarat hikmah.

Almaghfurlah KH. Abdul Ghofur Nawawi dikenal sebagai tokoh NU yang pernah menjabat Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Pohuwato dan pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Pohuwato. Semangatnya mengajak umat untuk memaknai pergantian tahun dengan dzikir dan tauhid tetap menjadi teladan bagi banyak jamaah dan Santri-santrinya hingga kini.

  • Penulis: Djemi Radji
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Arena Judi Sabung Ayam Srengat Blitar Beroperasi Bebas, Warga Resah dan Tuntut Tindakan Tegas

    Arena Judi Sabung Ayam Srengat Blitar Beroperasi Bebas, Warga Resah dan Tuntut Tindakan Tegas

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, BLITAR – Warga Kelurahan Kauman, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, hidup dalam keresahan yang memuncak. Arena judi sabung ayam kembali beroperasi secara terang-terangan di tengah pemukiman padat penduduk. Aktivitas haram ini berlangsung setiap hari tanpa aparat kepolisian melakukan razia atau penggerebekan, Senin (22/6/2026). Para penjudi dan penonton memadati arena milik pengelola tertentu sejak pagi hingga […]

  • Tokoh Lintas Agama Rumuskan 9 Poin ‘Risalah Jagat’ Serukan Taubat Ekologis

    Tokoh Lintas Agama Rumuskan 9 Poin ‘Risalah Jagat’ Serukan Taubat Ekologis

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Faisal Husuna
    • visibility 90
    • 0Komentar

    NULONDALO.COM – JOMBANG – Sejumlah tokoh keagamaan, akademisi, hingga aktivis lingkungan hadir sebagai pemantik diskusi dalam rangkaian sesi forum Festival Jagat, yang berlangsung 29 – 30 Agustus, merumuskan 9 point ‘Risalah Jagat’ serukan taubat ekologis. Forum yang dilaksanakan di Pesantren Khoiriyah Hasyim Seblak tersebut, di hadiri oleh sejumlah tokoh, di antaranya Uskup Keuskupan Surabaya Mgr. […]

  • Salat Jenazah Ternyata Rumit, KH. Abdul Muin Ungkap Kesalahan yang Sering Terjadi Play Button

    Salat Jenazah Ternyata Rumit, KH. Abdul Muin Ungkap Kesalahan yang Sering Terjadi

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 564
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Salat jenazah yang selama ini dianggap sederhana ternyata menyimpan banyak rincian hukum yang kerap luput dari perhatian jamaah. Hal ini diungkapkan oleh KH. Abdul Muin Mooduto, Ketua MUI Kota Gorontalo sekaligus Wakil Rais Syuriyah PWNU Gorontalo, dalam pengajian menjelang Salat Jumat yang digelar di salah satu masjid di Kota Gorontalo pada 2021. Dalam […]

  • Abu Sa’id al-Khudri dan Surah Al-Fatihah (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #24)

    Abu Sa’id al-Khudri dan Surah Al-Fatihah (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #24)

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Nama lengkapnya Sa‘d bin Malik bin Sinan bin ‘Ubayd bin Tha‘labah al-Khazraji al-Anshari. Ia berasal dari suku Khazraj, salah satu dari dua suku besar Anshar di Madinah bersama suku Aus. Karena berasal dari keluarga Bani Khudrah di lingkungan Khazraj, ia dikenal dengan nisbah al-Khudri. Abu Sa’id lahir di Madinah sebelum kedatangan Nabi. Ayahnya, Malik bin […]

  • Perdagangan Gas Dunia Terhenti, Asia Terancam Krisis Energi

    Perdagangan Gas Dunia Terhenti, Asia Terancam Krisis Energi

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 272
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Perdagangan gas alam cair (LNG) global mengalami gangguan serius menyusul meningkatnya konflik di Timur Tengah, dengan jalur vital Selat Hormuz praktis terhenti. Situasi ini memicu kekhawatiran krisis energi baru, terutama di kawasan Asia yang sangat bergantung pada pasokan dari Teluk. Data pelacakan kapal menunjukkan sejumlah tanker LNG menghentikan perjalanan dari dan menuju Qatar […]

  • Terhibur Sampai Tunduk: Industri Kebudayaan dan Gagalnya Negara Menjadi Fasilitator Keadilan

    Terhibur Sampai Tunduk: Industri Kebudayaan dan Gagalnya Negara Menjadi Fasilitator Keadilan

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Dulu orang percaya ilmu pengetahuan dan teknologi akan membawa manusia pada kebebasan. Semakin modern sebuah masyarakat, semakin terbuka pula cara berpikirnya. Rasionalitas dianggap mampu membebaskan manusia dari kebodohan, mitos, dan penindasan. Tetapi hari ini kita justru melihat sesuatu yang dilematis, teknologi berkembang begitu cepat, informasi ada di mana-mana, namun masyarakat semakin mudah diarahkan, digiring, bahkan […]

expand_less