Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Orientasi Politik dan Muskerwil, PKB Gorontalo Target Bentuk Fraksi di DPRD 2029

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
  • visibility 412
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Gorontalo resmi mengukuhkan kepengurusan masa bakti 2026–2031 dalam rangkaian kegiatan Orientasi Politik dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil). Momentum ini menjadi titik awal konsolidasi besar partai untuk menghadapi kontestasi politik 2029.

Kegiatan tersebut dihadiri anggota Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, yang juga menjabat Ketua Perempuan Bangsa DPP PKB. Hadir pula Staf Ahli Gubernur Gorontalo Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan, Risjon Sunge, serta anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Partai Amanat Nasional (PAN), Femmy Udoki.

Ketua DPW PKB Gorontalo, Muhammad Dzikyan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada kepengurusan sebelumnya yang telah membangun fondasi partai di daerah. Ia menegaskan, kepengurusan baru berkomitmen melanjutkan perjuangan dengan target politik yang lebih progresif.

“Kami melanjutkan pondasi yang telah dibangun. Target kami jelas, pada Pemilu 2029 PKB Gorontalo menargetkan minimal empat kursi agar bisa membentuk satu fraksi di DPRD Provinsi, sekaligus mengupayakan agar PKB dapat mengirim wakil ke DPR RI,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya konsistensi ideologi, loyalitas kader, serta disiplin dalam menjalankan standar operasional organisasi. Menurutnya, politik PKB adalah “politik kehadiran”, yakni hadir langsung di tengah masyarakat dan memberi solusi nyata atas persoalan warga, terutama di tengah dinamika nasional yang dinilai tidak menentu.

Muskerwil ini menjadi ruang konsolidasi untuk mematangkan tahapan kerja partai sekaligus menindaklanjuti kontrak politik antara DPW PKB Gorontalo dan DPP PKB. Salah satu target strategis yang dicanangkan adalah mengisi seluruh parlemen kabupaten/kota dengan kader PKB serta menambah jumlah anggota legislatif yang telah ada.

Selain penguatan struktur, PKB Gorontalo juga mendorong peningkatan peran perempuan dan kepemudaan, serta konsolidasi hingga tingkat desa bersama kader dan tokoh masyarakat. Dalam bidang pelayanan publik, setiap DPC ditargetkan memiliki ambulans guna membantu masyarakat kurang mampu.

Partai juga memberi perhatian pada agenda advokasi, mulai dari isu pertambangan hingga kasus kekerasan seksual, dengan komitmen menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat. Sebagai bagian dari penguatan kelembagaan, DPW PKB Gorontalo menargetkan pendirian kantor permanen pada 2027 mendatang.

Sementara itu, Risjon Sunge menyampaikan bahwa keberhasilan pemerintahan sangat ditentukan oleh kolaborasi antara eksekutif dan legislatif, termasuk peran partai politik seperti PKB. Ia berharap program kerja yang dihasilkan melalui Muskerwil dapat selaras dengan arah pembangunan daerah.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Gorontalo, kami mengucapkan selamat bekerja dan selamat berjuang untuk PKB Gorontalo,” ujarnya.

Dengan kepengurusan baru dan agenda strategis yang telah dirumuskan, PKB Gorontalo optimistis menatap Pemilu 2029 sebagai momentum memperkuat posisi politik di daerah maupun tingkat nasional.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Eco-Nasionalisme: Merawat Tanah-Air, Merawat Indonesia

    Eco-Nasionalisme: Merawat Tanah-Air, Merawat Indonesia

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Kita begitu fasih merayakan nasionalisme dalam bentuk seremoni dan simbol. Setiap tanggal 17 Agustus, kita berdiri tegap menyanyikan Indonesia Raya, mengibarkan bendera Merah Putih di halaman rumah, sekolah, dan kantor pemerintahan. Di media sosial, foto bendera yang dikibarkan di puncak gunung atau latar kemenangan atlet nasional menjadi penanda kebanggaan kolektif. Di ruang-ruang publik, nasionalisme dipentaskan lewat […]

  • FGD di BINUS, UNUSIA–ICMA Teken Implementation Agreement Dorong Kolaborasi Akademik

    FGD di BINUS, UNUSIA–ICMA Teken Implementation Agreement Dorong Kolaborasi Akademik

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 218
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) memperkuat komitmennya dalam penguatan Tridarma Perguruan Tinggi melalui kolaborasi strategis bersama Ikatan Cendekiawan Muda Akuntansi (ICMA). Sinergi tersebut diwujudkan dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Akselerasi Tridarma Perguruan Tinggi” yang digelar di BINUS University Kampus Anggrek, Jakarta, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini dihadiri pimpinan serta perwakilan perguruan tinggi mitra […]

  • Work From Home sebagai Gerakan Nasionalisme

    Work From Home sebagai Gerakan Nasionalisme

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Pernahkah kita berpikir bahwa diam di rumah bisa menjadi tindakan patriotik? Bagi sebagian orang, terutama mereka yang memahami nasionalisme sebagai gerak—kerja keras, mobilisasi, dan kehadiran fisik di ruang publik—gagasan ini mungkin terasa aneh. Nasionalisme selama ini dibayangkan sebagai sesuatu yang tampak: tindakan yang bisa disaksikan, diukur, bahkan dirayakan. Dalam bayangan itu, diam justru sering diposisikan […]

  • Pemkot Gorontalo Data 433 Guru Ngaji, Wali Kota Instruksikan Penyesuaian Jumlah dengan Santri

    Pemkot Gorontalo Data 433 Guru Ngaji, Wali Kota Instruksikan Penyesuaian Jumlah dengan Santri

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Pemerintah Kota Gorontalo melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) saat ini tengah memverifikasi dan mengantongi data jumlah guru ngaji yang mengajar di TPA dan TPQ di seluruh wilayah kota. Berdasarkan laporan terbaru, tercatat ada 433 guru ngaji yang aktif mengajar, Minggu  (24/8/2025 Data tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Kesra, Sukamto, dalam Rapat Koordinasi […]

  • Dunia Berkabung: Paus Fransiskus, Simbol Perdamaian Lintas Agama, Telah Wafat

    Dunia Berkabung: Paus Fransiskus, Simbol Perdamaian Lintas Agama, Telah Wafat

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Suaib Pr
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Dunia kembali berselimut duka. Sosok besar yang selama ini menjadi simbol perdamaian dan toleransi lintas agama, Paus Fransiskus, telah berpulang. Kabar wafatnya pemimpin tertinggi Gereja Katolik ini menggema hingga ke seluruh penjuru dunia, meninggalkan jejak haru di hati banyak orang—termasuk Menteri Agama Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA. Dalam pernyataannya kepada media, Nasaruddin menyampaikan […]

  • Abdullah bin Salam: Seorang Rabbi yang Mengenali Kebenaran (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #23)

    Abdullah bin Salam: Seorang Rabbi yang Mengenali Kebenaran (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #23)

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Abdullah bin Salam adalah salah satu sahabat Nabi Muhammad yang berasal dari kalangan Yahudi di Madinah. Sebelum memeluk Islam, ia dikenal sebagai seorang rabbi, sebutan untuk pemimpin agama Yahudi yang memahami Taurat dan hukum-hukum keagamaan Bani Israil. Ia berasal dari Bani Qaynuqa’, salah satu komunitas Yahudi yang tinggal di Madinah sebelum kedatangan Nabi. Nama aslinya sebelum […]

expand_less