Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Diduga Terlibat Tambang Ilegal PT. Smart Marsindo di Pulau gebe, KIBAR Desak DPP PDIP Pecat Shanty Alda Nathalia

  • account_circle Risman Lutfi
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • visibility 193
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Gelombang unjuk rasa besar menyambangi Kantor DPP PDI Perjuangan di Jalan Pangeran Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, pada hari ini, Jumat, 6 Maret 2026. Massa yang tergabung dalam Koalisi Independen Bersama Rakyat (KIBAR) menuntut tindakan tegas dan pemecatan terhadap Shanty Alda Nathalia, yang menjabat sebagai anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PDI-P sekaligus menjabat sebagai Direktur PT Smart Marsindo.

Dalam orasinya, KIBAR memaparkan data resmi bahwa PT Smart Marsindo memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi berdasarkan SK Nomor 540/KEP/330/2012 dengan luas wilayah mencapai 666,30 Hektar di Kecamatan Pulau Gebe, Halmahera Tengah. Namun, berdasarkan analisis spasial terbaru, ditemukan fakta hukum yang fatal: seluas 620 Hektar dari total luas lahan tersebut masuk dalam kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT).

“Kami membawa bukti bahwa PT Smart Marsindo diduga kuat menambang tanpa memiliki Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) yang sah. Ini adalah pembangkangan hukum di depan mata, apalagi Direkturnya adalah pejabat publik di Komisi XII yang membidangi energi dan lingkungan,” tegas Korlap Aksi, Edwar, di sela-sela aksi unjuk rasa.

Aktivitas ini juga dinilai melanggar UU Nomor 27 Tahun 2007 jo UU Nomor 1 Tahun 2014 tentang Perlindungan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, mengingat Pulau Gebe merupakan ekosistem pulau kecil yang rentan.

Selain isu kerusakan lingkungan, KIBAR juga menyoroti aspek integritas kader partai berlambang banteng tersebut. Shanty Alda Nathalia disebut-sebut dalam pusaran kasus korupsi mantan Gubernur Maluku Utara, almarhum Abdul Gani Kasuba, terkait dugaan gratifikasi uang tunai senilai Rp250.000.000,00. Dalam putusan pengadilan negeri Ternate No.11/PID.Sus-TPK/2024/PN Tte.

Massa aksi koalisi independen bersama rakyat

Berdasarkan temuan tersebut, KIBAR secara resmi menyampaikan lima poin tuntutan utama dalam aksi hari ini:

1. Mendesak KPK RI untuk segera melakukan upaya jemput paksa terhadap Shanty Alda Nathalia atas dugaan gratifikasi uang tunai sebesar Rp250 juta dalam kasus korupsi mantan Gubernur Maluku Utara.

2. Mendesak DPP PDI Perjuangan untuk segera memberikan sanksi kepada Shanty Alda Nathalia anggota legislatif dari Fraksi PDIP karena keterlibatannya dalam skandal korupsi dan perusakan lingkungan.

3. Menuntut Gakkum KLHK dan Polri untuk segera menindak tegas serta memberikan denda administratif berat kepada PT Smart Marsindo atas eksploitasi seluas 620 hektar di kawasan HPT tanpa IPPKH yang sah.

4. Mendesak DPP PDIP segera mengevaluasi posisi Shanty Alda Nathalia sebagai anggota DPR-RI Komisi XII karena adanya benturan kepentingan nyata sebagai pelaku usaha tambang yang diduga ilegal dan tanpa AMDAL.

5. Menuntut Penghentian Total aktivitas pertambangan PT Smart Marsindo di Pulau Gebe serta menuntut pertanggungjawaban perusahaan atas kerusakan ekosistem pulau kecil yang telah terjadi.

Aksi berlangsung dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. KIBAR mengancam akan membawa massa yang lebih besar ke gedung KPK dan Kementerian ESDM jika DPP PDI Perjuangan tidak segera mengambil sikap tegas terhadap anggotanya yang diduga merugikan negara dan rakyat tersebut.

  • Penulis: Risman Lutfi
  • Editor: Risman Lutfi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Permohonan Dispensasi Nikah di Gorontalo Tinggi, Dinas PPPA Ajak Pemberdayaan dan Edukasi

    Permohonan Dispensasi Nikah di Gorontalo Tinggi, Dinas PPPA Ajak Pemberdayaan dan Edukasi

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Nulondalo.com — Permohonan dispensasi nikah di Provinsi Gorontalo sepanjang tahun 2025 tercatat ratusan kasus meskipun pemerintah dan lembaga terkait terus memperkuat pencegahan pernikahan usia anak. Berdasarkan data Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Gorontalo, sampai pertengahan Desember 2025 terdapat total 524 permohonan dispensasi nikah dari seluruh kabupaten/kota di Gorontalo. Jumlah ini menunjukkan bahwa fenomena pernikahan di bawah […]

  • Banjir Melanda Kelurahan Sasa RT 12, Warga Minta Perhatian Pemerintah Kota Ternate 

    Banjir Melanda Kelurahan Sasa RT 12, Warga Minta Perhatian Pemerintah Kota Ternate 

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Terjadi Banjir melanda kota Ternate, kelurahan Sasa RT 12 sekitar pukul 15:46 WIT, dengan kekuatan yang lebih besar dan dampak yang lebih luas. Kamis, 20 Maret 2025. Menurut Ardian, salah satu warga terdampak, penyebab utama dari banjir kali ini adalah adanya penggusuran lahan yang terjadi di sekitar area tersebut. Penggusuran lahan dinilai telah merusak struktur […]

  • Puluhan Ulama Perempuan Isi Pengajian Ramadan yang digagas KUPI

    Puluhan Ulama Perempuan Isi Pengajian Ramadan yang digagas KUPI

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 220
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) baru saja meluncurkan (launching) program Ngaji KUPI Ramadan 1446 Hijriah pada Jumat, 28 Februari 2025. Acara pembukaan tersebut digelar secara daring melalui Zoom Meeting yang dihadiri oleh puluhan ulama perempuan dan lembaga jejaring KUPI. Pertemuan dipandu langsung oleh penulis dan pegiat isu gender, Kalis Mardiasih. Melalui rangkaian pengajian […]

  • SulSel darurat perbaikan jalan, Gubernur Paving Blok!!!

    SulSel darurat perbaikan jalan, Gubernur Paving Blok!!!

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maros — Provinsi Sulawesi Selatan adalah Provinsi yang paling strategis di pulau Sulawesi namun menyimpang dalam perbaikan jalan. Hampir setiap hari sosial media menjadi media kritik namun gubernur Sulawesi Selatan A. Sudirman Sulaiman lamban dalam menangani kritik yang hadir akan daerahnya Berbeda dengan saudaranya A. Amran Sulaiman selaku menteri Pertanian yang sangat jelas Kinerjanya […]

  • Subyek Digital dan Dunia Yang Berubah

    Subyek Digital dan Dunia Yang Berubah

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Pepi al-Bayqunie
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Beberapa kasus viral berbasis potongan konten—seperti situasi yang terjadi dengan Sekjen Kementerian Agama, Prof Kamarudin Amin baru-baru ini dan beberapa kasus sebelumnya—semakin membuat kita sadar bahwa dunia kita memang sedang berubah, dan kita pun mungkin sedang berubah. Sebuah video berdurasi beberapa detik atau potongan percakapan yang diambil di luar konteks bisa menimbulkan opini publik yang […]

  • Kontroversi Abah Aos dan Ujian Akidah Umat di Era Media Sosial

    Kontroversi Abah Aos dan Ujian Akidah Umat di Era Media Sosial

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Nur Shollah Bek
    • visibility 480
    • 0Komentar

    “Menimbang Klaim Spiritual dengan Al-Qur’an, Sunnah, dan Akal Sehat” Nama Syekh Muhammad Abdul Gaos Saefulloh Maslul—yang dikenal luas sebagai Abah Aos—kembali menjadi pusat perhatian publik. Tokoh spiritual Tarekat Qodiriyyah Naqsyabandiyyah (TQN) asal Ciamis, Jawa Barat ini menuai gelombang kritik dari berbagai kalangan umat Islam akibat sejumlah pernyataan yang beredar luas di media sosial dan dinilai […]

expand_less