Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Nurul Fadillah Bawa Semangat Literasi dan PHBS ke Sekolah Kolong Kampung Bara Barayya

  • account_circle Sakti
  • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
  • visibility 171
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, MAROS – Semangat membangun masa depan anak-anak pelosok melalui pendidikan, kesehatan, dan kepedulian lingkungan diwujudkan melalui Program AKSARA (Aksi Literasi Anak Sehat Ramah Lingkungan) yang digagas oleh Nurul Fadillah, mahasiswa Program Studi Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Makassar.

Program ini merupakan bagian dari implementasi Beasiswa Aksi untuk Nusantara 2026 yang diselenggarakan oleh PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk bekerja sama dengan Yayasan Edu Farmers International. Melalui program tersebut, Nurul bersama Tim AKSARA menghadirkan ruang belajar kreatif bagi anak-anak di Sekolah Kolong Kampung Bara Barayya, Dusun Tanetebulu, Desa Bontomanurung, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Tidak sekadar meningkatkan kemampuan literasi, AKSARA juga mengusung misi menanamkan nilai-nilai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta membangun kesadaran lingkungan sejak usia dini.

Dalam pelaksanaannya, Tim AKSARA menggandeng sejumlah mitra kolaborasi, yakni komunitas Khidmah Pelosok, Creative Market x Whisper Hidden, dan AR-Project. Kolaborasi ini menghadirkan konsep pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan mampu memberikan pengalaman belajar yang berkesan bagi anak-anak.

Keberadaan program ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap upaya yang selama ini dilakukan Khidmah Pelosok. Sebagai komunitas relawan pendidikan, Khidmah Pelosok secara konsisten mendampingi dan mengajar anak-anak di Sekolah Kolong Kampung Bara Barayya, sehingga mereka tetap memiliki akses belajar meski berada dalam keterbatasan.

“AKSARA hadir bukan untuk menggantikan apa yang sudah berjalan, melainkan memperkuat dan mengembangkan ruang belajar yang telah dibangun para relawan melalui pendekatan yang lebih kreatif dan partisipatif,” ujar Nurul Fadillah.

Salah satu keunggulan AKSARA terletak pada metode pembelajaran yang menggunakan dongeng edukatif dan cerita visual interaktif. Melalui pendekatan tersebut, anak-anak diajak memahami pentingnya kebersihan, kesehatan, lingkungan, dan budaya membaca dengan cara yang menyenangkan.

Tidak hanya mendengarkan cerita, para peserta juga dilibatkan dalam berbagai aktivitas seperti berdiskusi, bermain, berimajinasi, hingga mempraktikkan langsung materi yang disampaikan. Metode ini dinilai lebih efektif karena mampu membangun pengalaman belajar yang berkesan dan mudah diingat.

Program AKSARA lahir dari hasil observasi yang menunjukkan masih terbatasnya akses pendidikan dan kegiatan literasi bagi anak-anak di wilayah tersebut. Selain itu, pemahaman mengenai kebersihan diri, PHBS, dan kepedulian terhadap lingkungan juga dinilai perlu diperkuat.

Sebagai mahasiswa Kesehatan Lingkungan, Nurul memandang bahwa pendidikan sejak usia dini menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Melalui semangat kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat, AKSARA diharapkan mampu meningkatkan minat baca anak, memperkuat pemahaman mengenai pola hidup bersih dan sehat, serta menumbuhkan kesadaran untuk menjaga lingkungan. Lebih dari itu, program ini diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter, berwawasan, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Bagi Nurul Fadillah dan Tim AKSARA, setiap cerita yang dibacakan, setiap permainan edukatif yang dimainkan, dan setiap kebiasaan baik yang ditanamkan hari ini merupakan investasi berharga untuk masa depan anak-anak pelosok. Dari sebuah sekolah sederhana di Kampung Bara Barayya, harapan besar tentang lahirnya generasi sehat, cerdas, dan peduli lingkungan mulai tumbuh dan berkembang.

  • Penulis: Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rencana Industri Panas Bumi di Halmahera Barat, Ketua SEMA-HABAR : Saya Menyarankan Pemda dan DPRD Untuk Mengkaji Ulang

    Rencana Industri Panas Bumi di Halmahera Barat, Ketua SEMA-HABAR : Saya Menyarankan Pemda dan DPRD Untuk Mengkaji Ulang

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Nulondalo – Riwan Basir, Ketua Umum Sentral Mahasiswa Halmahera Barat (SEMA-HABAR) menyampaikan pandangannya soal rencana masuknya industri panas bumi di kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara. Ia menilai, meskipun industri ini berpotensi meningkatkan pendapatan daerah, pemerintah daerah harus mempertimbangkan dampak negatifnya terhadap lingkungan dan masyarakat. “Saat ini, Halmahera Barat mengalami tekanan ekonomi dengan pendapatan APBD yang […]

  • Tauhid dalam gangguan Kapitalisme: Mengapa Iran Selalu bikin imperium Global Gatal?

    Tauhid dalam gangguan Kapitalisme: Mengapa Iran Selalu bikin imperium Global Gatal?

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Tauhid sering kita bayangkan sebagai urusan langit: satu Tuhan, selesai. Padahal dalam sejarah, Tauhid justru harus berbuah sebagai sikap sosial di bumi, sikap menolak tunduk pada apa pun selain Tuhan. Begitu kalimat lā ilāha illā Allāh diucapkan dengan sungguh-sungguh, seharusnya runtuh pula semua klaim ketuhanan palsu: raja, pasar, modal, dan imperium. Berguru pada Tauhid ala […]

  • Pemuda Kaltim Bersuara: Sudah Cukup, Tuntut Keadilan Lingkungan 

    Pemuda Kaltim Bersuara: Sudah Cukup, Tuntut Keadilan Lingkungan 

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 166
    • 0Komentar

    “Sudah cukup” Seruan itu menggema dari hati rakyat Kalimantan Timur sebagai bentuk kekecewaan sekaligus kepedulian mendalam terhadap kerusakan lingkungan yang terus berlangsung tanpa henti. Masyarakat menyerukan keadilan ekologis dan menolak eksploitasi yang menggerus alam serta merusak kehidupan mereka. Hal ini disampaikan oleh Usamah Ahmad Syahid, Wasekjend DPP GENINUSA (Gerakan Santriprenuer Nusantara), yang menyuarakan keresahan warga […]

  • Penerima Bantuan Pemprov Gorontalo Akan Dievaluasi

    Penerima Bantuan Pemprov Gorontalo Akan Dievaluasi

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menginginkan penerima bantuan sosial dievaluasi secara berkala progresnya. Menurutnya, bantuan sosial, UMKM dan banyak lagi perlu dipantau dampaknya bagi penerima. “Sampai saat ini kita belum bisa memetakan secara baik UMKM mana yang layak dikembangkan. Kita beri bantuan, lalu selesai. Padahal kalau dimonitor kualitasnya bisa meningkat,” ujar Gubernur Gusnar saat Rapat Paripurna […]

  • Limbah Medis Harus Dikelola Secara Aman Sesuai UU

    Limbah Medis Harus Dikelola Secara Aman Sesuai UU

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo Anang S Otoluwa memberikan sambutan dalam Pertemuan Evaluasi Pengelolaan/Pelaporan Limbah Medis dan Sosialisasi Medical Waste In SMILE (ME SMILE) atau Sistem Monitoring Inventaris Logistik Kesehatan secara Elektronik yang diselenggarakan secara daring, Rabu (02/07/2025). Pertemuan ini bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan dan pelaporan limbah medis serta mensosialisasikan aplikasi ME SMILE. Dalam sambutannya, […]

  • Beban Langit

    Beban Langit

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Ramadhan selalu datang dengan dua laporan keuangan: yang satu laporan arus kas, yang lain laporan arus “ke atas”. Yang pertama bikin kepala pening, yang kedua bikin hati bening. Di antara keduanya, manusia sering keliru membedakan mana beban operasional, mana beban langit. Dalam akuntansi, kita mengenal beban (expense) sebagai pengurang laba. Listrik naik, harga cabai melonjak, […]

expand_less