Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Nurul Fadillah Bawa Semangat Literasi dan PHBS ke Sekolah Kolong Kampung Bara Barayya

  • account_circle Sakti
  • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
  • visibility 118
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, MAROS – Semangat membangun masa depan anak-anak pelosok melalui pendidikan, kesehatan, dan kepedulian lingkungan diwujudkan melalui Program AKSARA (Aksi Literasi Anak Sehat Ramah Lingkungan) yang digagas oleh Nurul Fadillah, mahasiswa Program Studi Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Makassar.

Program ini merupakan bagian dari implementasi Beasiswa Aksi untuk Nusantara 2026 yang diselenggarakan oleh PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk bekerja sama dengan Yayasan Edu Farmers International. Melalui program tersebut, Nurul bersama Tim AKSARA menghadirkan ruang belajar kreatif bagi anak-anak di Sekolah Kolong Kampung Bara Barayya, Dusun Tanetebulu, Desa Bontomanurung, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Tidak sekadar meningkatkan kemampuan literasi, AKSARA juga mengusung misi menanamkan nilai-nilai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta membangun kesadaran lingkungan sejak usia dini.

Dalam pelaksanaannya, Tim AKSARA menggandeng sejumlah mitra kolaborasi, yakni komunitas Khidmah Pelosok, Creative Market x Whisper Hidden, dan AR-Project. Kolaborasi ini menghadirkan konsep pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan mampu memberikan pengalaman belajar yang berkesan bagi anak-anak.

Keberadaan program ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap upaya yang selama ini dilakukan Khidmah Pelosok. Sebagai komunitas relawan pendidikan, Khidmah Pelosok secara konsisten mendampingi dan mengajar anak-anak di Sekolah Kolong Kampung Bara Barayya, sehingga mereka tetap memiliki akses belajar meski berada dalam keterbatasan.

“AKSARA hadir bukan untuk menggantikan apa yang sudah berjalan, melainkan memperkuat dan mengembangkan ruang belajar yang telah dibangun para relawan melalui pendekatan yang lebih kreatif dan partisipatif,” ujar Nurul Fadillah.

Salah satu keunggulan AKSARA terletak pada metode pembelajaran yang menggunakan dongeng edukatif dan cerita visual interaktif. Melalui pendekatan tersebut, anak-anak diajak memahami pentingnya kebersihan, kesehatan, lingkungan, dan budaya membaca dengan cara yang menyenangkan.

Tidak hanya mendengarkan cerita, para peserta juga dilibatkan dalam berbagai aktivitas seperti berdiskusi, bermain, berimajinasi, hingga mempraktikkan langsung materi yang disampaikan. Metode ini dinilai lebih efektif karena mampu membangun pengalaman belajar yang berkesan dan mudah diingat.

Program AKSARA lahir dari hasil observasi yang menunjukkan masih terbatasnya akses pendidikan dan kegiatan literasi bagi anak-anak di wilayah tersebut. Selain itu, pemahaman mengenai kebersihan diri, PHBS, dan kepedulian terhadap lingkungan juga dinilai perlu diperkuat.

Sebagai mahasiswa Kesehatan Lingkungan, Nurul memandang bahwa pendidikan sejak usia dini menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Melalui semangat kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat, AKSARA diharapkan mampu meningkatkan minat baca anak, memperkuat pemahaman mengenai pola hidup bersih dan sehat, serta menumbuhkan kesadaran untuk menjaga lingkungan. Lebih dari itu, program ini diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter, berwawasan, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Bagi Nurul Fadillah dan Tim AKSARA, setiap cerita yang dibacakan, setiap permainan edukatif yang dimainkan, dan setiap kebiasaan baik yang ditanamkan hari ini merupakan investasi berharga untuk masa depan anak-anak pelosok. Dari sebuah sekolah sederhana di Kampung Bara Barayya, harapan besar tentang lahirnya generasi sehat, cerdas, dan peduli lingkungan mulai tumbuh dan berkembang.

  • Penulis: Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rahmat Aries Bawa Asta Aksi ke Forum ASEAN

    Rahmat Aries Bawa Asta Aksi ke Forum ASEAN

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Suaib Pr
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Prestasi membanggakan kembali diraih Kabupaten Luwu Utara. Rahmat Aries, seorang penyandang disabilitas yang menjabat sebagai Perencana Ahli Pertama di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Luwu Utara, terpilih mewakili Indonesia dalam ajang bergengsi YSEALI Summit 2025 yang berlangsung di Penang, Malaysia. YSEALI (Young Southeast Asian Leaders Initiative) merupakan program kepemimpinan yang digagas oleh Pemerintah Amerika Serikat melalui […]

  • GP Ansor Sulsel Tegaskan Satu Komando Pimpinan Pusat Soal Kasus Kuota Haji

    GP Ansor Sulsel Tegaskan Satu Komando Pimpinan Pusat Soal Kasus Kuota Haji

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 261
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Makassar – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Sulawesi Selatan resmi merilis pernyataan sikap terkait polemik dugaan penyimpangan kuota haji yang menyeret nama mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut). Ketua GP Ansor Sulsel, Muhammad Ridwan Yusuf, menegaskan bahwa seluruh kader di daerah tetap berada dalam satu komando yang solid. Ia menyatakan bahwa GP […]

  • Potensi Perbedaan Awal Ramadhan 1447 H, Pemerintah dan NU Diprediksi Mulai Puasa 19 Februari 2026

    Potensi Perbedaan Awal Ramadhan 1447 H, Pemerintah dan NU Diprediksi Mulai Puasa 19 Februari 2026

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 289
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Umat Islam di Indonesia diperkirakan akan kembali menghadapi kemungkinan perbedaan dalam penetapan awal Ramadhan 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi. Perbedaan tersebut dipicu oleh kondisi astronomis hilal yang belum memenuhi kriteria kesepakatan regional pada saat pemantauan. Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, menjelaskan bahwa berdasarkan […]

  • Koalisi Masyarakat Sipil Tolak Keanggotaan Indonesia di Board of Peace, Soroti Komitmen Dana Rp16,7 Triliun

    Koalisi Masyarakat Sipil Tolak Keanggotaan Indonesia di Board of Peace, Soroti Komitmen Dana Rp16,7 Triliun

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 223
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan mengecam keputusan Presiden Prabowo Subianto yang menandatangani Piagam Board of Peace (BOP) pada 22 Januari 2026 usai menghadiri Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. Koalisi menilai langkah tersebut tidak sejalan dengan prinsip politik luar negeri Indonesia dan berpotensi membebani anggaran negara. Dalam siaran pers yang dirilis […]

  • Piutang Langit

    Piutang Langit

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Ramadhan selalu menghadirkan fenomena menarik dalam dunia akuntansi rumah tangga. Tiba-tiba grafik sedekah naik, kurva infak menanjak, dan neraca keikhlasan ikut-ikutan surplus. Di sisi lain, daftar belanja takjil dan THR juga ikut meledak. Inilah bulan ketika manusia rajin “mengirim proposal” ke langit. Sebagai akademisi akuntansi, saya sering bercanda kepada mahasiswa: “Kalau di dunia ada piutang […]

  • Penggunaan Atribut Organisasi Terlarang pada Aksi Bela Palestina, Ini Sikap PWNU Gorontalo

    Penggunaan Atribut Organisasi Terlarang pada Aksi Bela Palestina, Ini Sikap PWNU Gorontalo

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Nulondalo – Aksi Damai Bela Palestina serentak digelar di sejumlah Kota di Indonesia, Ahad (2/2/2025). Di Gorontalo sendiri ratusan orang berkumpul di Bundaran Telaga, Gorontalo. Dalam aksi damai tersebut mereka membentangkan spanduk bertuliskan khilafah dan membawa bendera yang identik dengan organisasi yang telah dilarang pemerintah, yakni Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Sejumlah kalangan menyayangkan aksi damai […]

expand_less