Bedah Buku 100 Tahun Ahmadiyah di Indonesia, Perkuat Pesan Damai dan Kebersamaan Lintas Iman
- account_circle Redaksi Nulondalo
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 9
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
nulondalo.com, MANADO – Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado bersama Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) menggelar bedah buku Muslim Ahmadiyah di Indonesia: 100 Tahun Keberagamaan dan Kerja Kemanusiaan sebagai bagian dari rangkaian peringatan 100 tahun Ahmadiyah di Indonesia, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Torang Samua Basudara: Merajut Kebersamaan dan Menjaga Damai Lewat Aksi Kemanusiaan Lintas Iman” itu menjadi ruang dialog mengenai kontribusi Ahmadiyah dalam kehidupan kebangsaan, kemanusiaan, dan penguatan toleransi antarumat beragama.
Hadir sebagai pembicara kunci Amir Nasional Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia, Zaki Firdaus Syahid. Sementara para pembedah buku terdiri dari aktivis perempuan Sulawesi Utara Pdt. Ruth Ketsia Wangkai, Penghayat Kepercayaan Laroma Iswan Sual, serta akademisi IAIN Manado, Taufani. Adapun penanggap dalam kegiatan tersebut adalah akademisi IAKN Manado Denny Pinontoan dan Rohit dari IAIN Manado.
Wakil Dekan I Fakultas Seni dan Ilmu Sosial Keagamaan IAKN Manado, Agus Marulitua Marpaung, menyampaikan apresiasi kepada Jemaat Ahmadiyah Indonesia atas kepercayaan yang diberikan kepada IAKN Manado sebagai tuan rumah kegiatan tersebut.
Ia berharap kolaborasi dan dialog lintas iman dapat terus terjalin demi memperkuat kehidupan berbangsa yang damai dan inklusif.
“Kita boleh berbeda, tetapi kita dipersatukan oleh semangat kebangsaan dan kemanusiaan,” ujar Agus.
Dalam pidato kuncinya, Zaki Firdaus Syahid menjelaskan bahwa Ahmadiyah selama ini berupaya mewujudkan Islam sebagai rahmatan lil alamin melalui tindakan nyata, bukan sekadar slogan. Menurutnya, kontribusi Ahmadiyah diwujudkan melalui pembangunan sekolah formal dan nonformal, rumah sakit, klinik kesehatan, serta berbagai program sosial kemanusiaan.
- Penulis: Redaksi Nulondalo
