Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Mahasiswa KKN-T Unhas Laksanakan Edukasi Pencegahan PMK Secara Door To Door di Desa Bontomanurung Kecamatan Tompobulu

  • account_circle Hardiansyah
  • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
  • visibility 40
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NULONDALO.COM–MAROS–Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan ternak, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Pemberdayaan Desa Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu berupa sosialisasi pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) secara door to door di Desa Bontomanurung. Kegiatan ini dipadukan dengan pembagian obat cacing kepada RT, Kepala Dusun, kelompok tani, dan masyarakat yang memiliki ternak.

Program kerja tersebut dilaksanakan oleh Rifqah Nabila Rasyid, Mahasiswa Peternakan Universitas Hasanuddin, sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya
mendukung peningkatan kesehatan ternak di tingkat desa. Pendekatan door to door dipilih agar penyampaian informasi dapat dilakukan secara lebih personal sehingga masyarakat memiliki
kesempatan untuk berdiskusi langsung mengenai permasalahan kesehatan ternak yang mereka hadapi.

Dalam kegiatan sosialisasi, Rifqah menjelaskan bahwa Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) merupakan penyakit menular yang menyerang hewan berkuku belah seperti sapi, kerbau,
kambing, dan domba. Penyakit ini dapat menyebabkan kerugian ekonomi yang cukup besar karena mengakibatkan penurunan produktivitas ternak, seperti menurunnya nafsu makan serta
berat badan,ujarnya.

Materi yang disampaikan meliputi pengenalan gejala klinis PMK, cara penularan penyakit dan langkah-langkah pencegahan, serta pentingnya penerapan biosekuriti di lingkungan peternakan. Masyarakat juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan kandang, membatasi keluar masuknya ternak dari luar daerah, melakukan disinfeksi secara
berkala, serta segera melaporkan kepada petugas apabila ditemukan ternak yang menunjukkan gejala PMK.

Selain memberikan edukasi, Rifqah turut membagikan Brosur mengenai PMK yang berisi informasi singkat dan mudah dipahami oleh masyarakat. Brosur tersebut diharapkan dapat menjadi media pembelajaran yang dapat dibaca kembali oleh para peternak sehingga informasi mengenai pencegahan PMK tetap dapat diingat dan diterapkan dalam kegiatan beternak sehari-hari.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kesehatan ternak secara menyeluruh, kegiatan ini juga disertai dengan pembagian obat cacing kepada RT, Kepala Dusun, kelompok tani, serta
masyarakat yang memiliki ternak. Pemberian obat cacing bertujuan membantu meningkatkan kesehatan dan produktivitas ternak melalui pengendalian infeksi cacing yang sering menjadi salah satu penyebab menurunnya performa ternak.

Masyarakat menyambut kegiatan ini dengan antusias. Selama kunjungan berlangsung, warga aktif mengajukan berbagai pertanyaan mengenai penanganan awal apabila ternak menunjukkan gejala PMK, pentingnya vaksinasi, hingga cara menjaga kebersihan kandang agar risiko penularan penyakit dapat diminimalkan. Pendekatan secara langsung ke rumah-
rumah dinilai lebih efektif karena memungkinkan terjadinya komunikasi dua arah antara mahasiswa dan masyarakat

edukasi kepada peternak merupakan langkah penting dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit hewan menular,keberhasilan pengendalian PMK tidak hanya bergantung pada pemerintah dan tenaga kesehatan hewan, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat dalam menerapkan praktik pemeliharaan ternak yang baik.

Melalui program kerja ini, diharapkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan PMKsemakin meningkat sehingga mampu mengurangi risiko penyebaran penyakit  di lingkungan peternakan. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata kontribusi Mahasiswa Universitas Hasanuddin dalam mendukung pembangunan melalui edukasi,pendampingan, serta pemberdayaan masyarakat di tingkat desa. Dengan adanya sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, kelompok tani, dan masyarakat, diharapkan upaya menjaga kesehatan ternak dapat terus berlanjut sehingga produktivitas peternakan di Desa Bontomanurung  semakin meningkat dan mampu mendukung kesejahteraan para peternak

  • Penulis: Hardiansyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tersesat di Antara Makna: Tanggapan terhadap Donald Tungkagi soal Makuta Ilmu sebagai Paradigma Epistemologi UIN Smart

    Tersesat di Antara Makna: Tanggapan terhadap Donald Tungkagi soal Makuta Ilmu sebagai Paradigma Epistemologi UIN Smart

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tarmizi Abbas
    • visibility 1.374
    • 0Komentar

    Sebagai seorang alumni, ketika mendengar kabar baik bahwa IAIN Sultan Amai Gorontalo sedikit lagi menjadi UIN Sultan Amai Gorontalo (selanjutnya: UIN Smart), saya kegirangan minta ampun. Saya tahu prosesnya amat lama, melibatkan banyak sekali pihak, dan pekerjaan yang tidak mudah. Pada 17 Oktober 2025, alhasil terbit surat MenPAN-RB kepada presiden tentang Permohonan Izin Prakarsa Penyusunan […]

  • Kecelakaan Adu Banteng di KM 58 Samarinda–Bontang, Korban Sempat Terjebak di Dalam Mobil

    Kecelakaan Adu Banteng di KM 58 Samarinda–Bontang, Korban Sempat Terjebak di Dalam Mobil

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 255
    • 0Komentar

    nulondalo.com–  Kecelakaan lalu lintas terjadi di KM 58 jalur Samarinda–Bontang, Kalimantan Timur, pada Minggu (1/3/2026). Dua mobil, masing-masing berwarna hitam dan perak, terlibat tabrakan adu banteng dengan kondisi kendaraan mengalami kerusakan parah. Video yang beredar di media sosial memperlihatkan bagian depan kedua mobil ringsek berat. Sejumlah korban tampak terjebak di dalam kendaraan dan harus dievakuasi […]

  • Wali Kota Gorontalo Tegaskan Komitmen Tanpa Diskriminasi Bagi Minoritas, Ini Respon Gusdurian

    Wali Kota Gorontalo Tegaskan Komitmen Tanpa Diskriminasi Bagi Minoritas, Ini Respon Gusdurian

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Pemerintah Kota Gorontalo mengadakan kegiatan Doa Lintas Agama di Aula Rudis Wali Kota, yang dihadiri oleh berbagai pemuka agama. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kebersamaan dan kerja sama antarumat beragama. Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menyampaikan bahwa pembangunan daerah harus melibatkan semua elemen masyarakat tanpa diskriminasi. Ia menegaskan bahwa Pemkot tidak akan pilih kasih dalam memberikan […]

  • Manfaat Kapulaga untuk Wanita, dari Redakan Nyeri Haid hingga Jaga Kecantikan

    Manfaat Kapulaga untuk Wanita, dari Redakan Nyeri Haid hingga Jaga Kecantikan

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 163
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Manfaat kapulaga untuk wanita tidak hanya terbatas pada membantu meredakan nyeri haid. Rempah aromatik ini juga dikenal memiliki berbagai khasiat alami yang mendukung kesehatan tubuh dan kecantikan dari dalam. Kandungan antioksidan, vitamin, dan mineral di dalam kapulaga membuatnya kerap dimanfaatkan sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Kapulaga merupakan rempah yang berasal dari biji […]

  • Sebanyak 2.490 Orang Berangkat Melalui Pelabuhan Feri Gorontalo

    Sebanyak 2.490 Orang Berangkat Melalui Pelabuhan Feri Gorontalo

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo merilis jumlah penumpang yang berangkat dengan angkutan penyeberangan/feri pada Mei 2025 sebanyak 2.490 orang. “Angka ini menurun 31,63 persen dibandingkan April 2025 yang tercatat sebanyak 3.642 orang,” kata Dwi Alwi Astuti Plt. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo Dalam rilis Berita Resmi Statistik (BRS), Selasa (1/7/2025). Sedangkan orang […]

  • Ketika Alam Bicara

    Ketika Alam Bicara

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Suaib Prawono
    • visibility 398
    • 0Komentar

    Alam kembali bersuara. Kali ini, ia berteriak lantang lewat banjir bandang dan tanah lonsor yang meluluhlantakkan pemukiman warga di tiga provinsi; Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Bukan hanya rumah dan harta benda yang hanyut dan tertimbun, tetapi juga nyawa manusia yang tak bersalah. Berdasarkan data yang dilansir BNPB,  29 November 2025, total 303 orang […]

expand_less