Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Mahasiswa KKN-T Unhas Laksanakan Edukasi Pencegahan PMK Secara Door To Door di Desa Bontomanurung Kecamatan Tompobulu

  • account_circle Hardiansyah
  • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
  • visibility 72
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NULONDALO.COM–MAROS–Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan ternak, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Pemberdayaan Desa Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu berupa sosialisasi pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) secara door to door di Desa Bontomanurung. Kegiatan ini dipadukan dengan pembagian obat cacing kepada RT, Kepala Dusun, kelompok tani, dan masyarakat yang memiliki ternak.

Program kerja tersebut dilaksanakan oleh Rifqah Nabila Rasyid, Mahasiswa Peternakan Universitas Hasanuddin, sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya
mendukung peningkatan kesehatan ternak di tingkat desa. Pendekatan door to door dipilih agar penyampaian informasi dapat dilakukan secara lebih personal sehingga masyarakat memiliki
kesempatan untuk berdiskusi langsung mengenai permasalahan kesehatan ternak yang mereka hadapi.

Dalam kegiatan sosialisasi, Rifqah menjelaskan bahwa Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) merupakan penyakit menular yang menyerang hewan berkuku belah seperti sapi, kerbau,
kambing, dan domba. Penyakit ini dapat menyebabkan kerugian ekonomi yang cukup besar karena mengakibatkan penurunan produktivitas ternak, seperti menurunnya nafsu makan serta
berat badan,ujarnya.

Materi yang disampaikan meliputi pengenalan gejala klinis PMK, cara penularan penyakit dan langkah-langkah pencegahan, serta pentingnya penerapan biosekuriti di lingkungan peternakan. Masyarakat juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan kandang, membatasi keluar masuknya ternak dari luar daerah, melakukan disinfeksi secara
berkala, serta segera melaporkan kepada petugas apabila ditemukan ternak yang menunjukkan gejala PMK.

Selain memberikan edukasi, Rifqah turut membagikan Brosur mengenai PMK yang berisi informasi singkat dan mudah dipahami oleh masyarakat. Brosur tersebut diharapkan dapat menjadi media pembelajaran yang dapat dibaca kembali oleh para peternak sehingga informasi mengenai pencegahan PMK tetap dapat diingat dan diterapkan dalam kegiatan beternak sehari-hari.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kesehatan ternak secara menyeluruh, kegiatan ini juga disertai dengan pembagian obat cacing kepada RT, Kepala Dusun, kelompok tani, serta
masyarakat yang memiliki ternak. Pemberian obat cacing bertujuan membantu meningkatkan kesehatan dan produktivitas ternak melalui pengendalian infeksi cacing yang sering menjadi salah satu penyebab menurunnya performa ternak.

Masyarakat menyambut kegiatan ini dengan antusias. Selama kunjungan berlangsung, warga aktif mengajukan berbagai pertanyaan mengenai penanganan awal apabila ternak menunjukkan gejala PMK, pentingnya vaksinasi, hingga cara menjaga kebersihan kandang agar risiko penularan penyakit dapat diminimalkan. Pendekatan secara langsung ke rumah-
rumah dinilai lebih efektif karena memungkinkan terjadinya komunikasi dua arah antara mahasiswa dan masyarakat

edukasi kepada peternak merupakan langkah penting dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit hewan menular,keberhasilan pengendalian PMK tidak hanya bergantung pada pemerintah dan tenaga kesehatan hewan, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat dalam menerapkan praktik pemeliharaan ternak yang baik.

Melalui program kerja ini, diharapkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan PMKsemakin meningkat sehingga mampu mengurangi risiko penyebaran penyakit  di lingkungan peternakan. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata kontribusi Mahasiswa Universitas Hasanuddin dalam mendukung pembangunan melalui edukasi,pendampingan, serta pemberdayaan masyarakat di tingkat desa. Dengan adanya sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, kelompok tani, dan masyarakat, diharapkan upaya menjaga kesehatan ternak dapat terus berlanjut sehingga produktivitas peternakan di Desa Bontomanurung  semakin meningkat dan mampu mendukung kesejahteraan para peternak

  • Penulis: Hardiansyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rencana Industri Panas Bumi di Halmahera Barat, Ketua SEMA-HABAR : Saya Menyarankan Pemda dan DPRD Untuk Mengkaji Ulang

    Rencana Industri Panas Bumi di Halmahera Barat, Ketua SEMA-HABAR : Saya Menyarankan Pemda dan DPRD Untuk Mengkaji Ulang

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Nulondalo – Riwan Basir, Ketua Umum Sentral Mahasiswa Halmahera Barat (SEMA-HABAR) menyampaikan pandangannya soal rencana masuknya industri panas bumi di kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara. Ia menilai, meskipun industri ini berpotensi meningkatkan pendapatan daerah, pemerintah daerah harus mempertimbangkan dampak negatifnya terhadap lingkungan dan masyarakat. “Saat ini, Halmahera Barat mengalami tekanan ekonomi dengan pendapatan APBD yang […]

  • DPR Tetapkan Lima Calon Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi Jadi Ketua

    DPR Tetapkan Lima Calon Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi Jadi Ketua

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 281
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia menetapkan lima calon Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan dalam Rapat Paripurna yang digelar di Gedung Nusantara II, Kompleks DPR RI, Jakarta, Kamis (12/3/2026). Penetapan tersebut merupakan tindak lanjut dari proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang sebelumnya dilakukan oleh Komisi XI DPR RI terhadap […]

  • Kolaborasi Peneliti, Warga Pesisir, dan Pemerintah Pulihkan Terumbu Karang Botutonuo

    Kolaborasi Peneliti, Warga Pesisir, dan Pemerintah Pulihkan Terumbu Karang Botutonuo

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Kerusakan terumbu karang menjadi ancaman nyata bagi ekosistem laut, Salah satunya di dasar laut yang berada di Desa Botutonuo, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. Barrier Reef (karang penghalang) yang berada disana sudah menjadi patahan karang mati yang kehilangan fungsinya sebagai rumah bagi ribuan biota laut. Kerusakan ini akibat aktivitas manusia, pencemaran, dan perubahan […]

  • Dari Roti hingga Rambutan, Beginilah Wajah MBG di Lapangan

    Dari Roti hingga Rambutan, Beginilah Wajah MBG di Lapangan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Suaib Pr
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Nulondalo.com- Di tengah semangat Ramadan, suasana sekolah seharusnya dipenuhi keceriaan anak-anak yang menanti paket Makanan Bergizi Gratis (MBG). Namun, yang terjadi justru membuat dahi orangtua berkerut. Alih-alih menerima makanan bergizi sesuai harapan, siswa mendapati isi paket yang sederhana: roti, rambutan, kacang goreng, telur rebus, kurma, dan kentang rebus. Meski variasi menu berbeda di tiap sekolah, […]

  • Industri Farmasi Nasional Tertinggal, DPR Beberkan Akar Masalahnya

    Industri Farmasi Nasional Tertinggal, DPR Beberkan Akar Masalahnya

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 278
    • 0Komentar

    nulondalo.om –  Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menilai rendahnya daya saing industri farmasi nasional bukan disebabkan oleh lemahnya efisiensi produksi, melainkan tingginya biaya bahan baku dan ongkos produksi di dalam negeri. Kondisi ini membuat harga produk farmasi Indonesia sulit bersaing dengan produk impor. Hal tersebut disampaikan Evita usai memimpin rapat Komisi VII […]

  • Berdebat Panjang di Kemendagri, Srikandi Puncak Botu Ini Bersikeras Bonpes Jadi Daerah Definif

    Berdebat Panjang di Kemendagri, Srikandi Puncak Botu Ini Bersikeras Bonpes Jadi Daerah Definif

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo mendatangi gedung Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), Jumat, (7/2/2025), kemarin. Kedatangan mereka guna menindaklanjuti usulan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB), Bone Pesisir. Akan tetapi saat kedatangan itu didapati Bone Pesisir tidak termasuk dalam daftar usulan. Dari sekian daftar usulan yang tengah dipaparkan, hanya Bone Pesisir yang tidak ada dalam daftar usulan. […]

expand_less