Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Rektor Al-Azhar Puji PKUMI Indonesia: Pendidikan Kader Ulama Perempuan Jadi Inspirasi Dunia

  • account_circle Djemi Radji
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • visibility 9
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NULONDALO.COM, KAIRO — Rektor Universitas Al-Azhar Mesir, Prof. Dr. Mahmoud Seddik Hasan, mengapresiasi program Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI) Indonesia yang dinilai menjadi inspirasi bagi sejumlah negara dalam mengembangkan pendidikan dan kaderisasi ulama.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam audiensi kerja sama antara PKUMI dan Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir, Kamis (29/10/2026), pukul 10.00–12.00 waktu setempat.

Mahmoud Seddik menilai PKUMI merupakan inisiatif strategis Indonesia dalam menyiapkan generasi ulama yang memiliki kedalaman ilmu agama, wawasan internasional, serta komitmen terhadap nilai-nilai Islam moderat.

“Program Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal Indonesia merupakan inisiatif yang sangat baik dan telah menginspirasi banyak negara. Sejumlah negara bahkan mulai mengembangkan kerja sama pendidikan kader ulama dengan Al-Azhar setelah melihat keberhasilan program PKUMI,” ungkap Mahmoud Seddik.

Ia secara khusus menyoroti Pendidikan Kader Ulama Perempuan (PKUP) yang dikembangkan Masjid Istiqlal. Menurutnya, program tersebut merupakan terobosan penting dalam pendidikan ulama di tingkat internasional.

“Seharusnya Pendidikan Kader Ulama digagas oleh Universitas Al-Azhar, tetapi gagasan brilian tersebut justru dilahirkan oleh Indonesia melalui Masjid Istiqlal. Utamanya Pendidikan Kader Ulama Perempuan (PKUP), ini adalah program pertama dan satu-satunya di dunia. Al-Azhar harus belajar dengan Masjid Istiqlal,” ungkapnya pada 29 Oktober 2026.

Al-Azhar Buka Peluang Program Double Degree

Selain memberikan apresiasi, Rektor Universitas Al-Azhar menyampaikan keterbukaan institusinya untuk memperluas kerja sama akademik dengan PKUMI. Salah satu peluang yang dijajaki adalah penyelenggaraan program gelar ganda (double degree).

Menurut Mahmoud Seddik, kerja sama tersebut dapat dikembangkan melalui program akademik, penguatan penelitian, serta pengembangan pendidikan kader ulama. Kolaborasi ini diharapkan semakin mempererat hubungan keilmuan antara Mesir dan Indonesia.

“Kami sangat terbuka untuk mengembangkan bentuk kerja sama baru dengan PKUMI, termasuk peluang program double degree, penguatan penelitian, dan pengembangan pendidikan ulama. Kerja sama ini diharapkan semakin mempererat hubungan keilmuan antara Mesir dan Indonesia,” tegasnya.

Direktur PKUMI, Prof. Dr. KH. Ahmad Thib Raya, M.A., menyambut positif apresiasi dan komitmen kerja sama tersebut. Ia menilai pengakuan dari Universitas Al-Azhar menjadi dorongan bagi Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan kader ulama.

“Apresiasi Rektor Al-Azhar menunjukkan bahwa pendidikan kader ulama yang dikembangkan Indonesia memiliki kontribusi penting bagi dunia Islam. Kami berharap kerja sama ini semakin berkembang, khususnya melalui program akademik, penelitian bersama, dan kemungkinan penyelenggaraan double degree,” ujar Ahmad Thib Raya.

Ia menegaskan bahwa kaderisasi ulama perlu menghasilkan intelektual Muslim yang tidak hanya menguasai khazanah keislaman, tetapi juga mampu menjawab tantangan peradaban global.

Perkuat Diplomasi Akademik Indonesia–Mesir

Sementara itu, Koordinator Divisi Keuangan PKUMI, Dr. Muhammad Aras Prabowo, S.E., M.Ak., menilai audiensi tersebut sebagai momentum strategis untuk memperluas diplomasi akademik dan memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi Indonesia.

“Kerja sama PKUMI dengan Al-Azhar membuktikan bahwa Indonesia tidak hanya menjadi penerima tradisi keilmuan Islam, tetapi juga mampu menghadirkan model pendidikan ulama yang menginspirasi dunia,” jelas Aras.

Menurutnya, peluang kerja sama dengan Universitas Al-Azhar dapat membuka ruang pengembangan pendidikan, penelitian bersama, dan pertukaran pengalaman akademik yang saling menguatkan.

Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan akademik Indonesia–Mesir sekaligus menjajaki kolaborasi berkelanjutan dalam pendidikan dan kaderisasi ulama berwawasan global.

Apresiasi terhadap PKUMI, khususnya program kaderisasi ulama perempuan, juga menempatkan pengalaman Indonesia sebagai salah satu model yang layak diperkenalkan dalam dialog pendidikan Islam internasional. Adapun peluang double degree dan bentuk kerja sama lainnya masih memerlukan pembahasan serta kesepakatan lebih lanjut antara kedua institusi.

  • Penulis: Djemi Radji
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Barat Laut Luwu Timur, BMKG: Kedalaman 10 Kilometer

    Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Barat Laut Luwu Timur, BMKG: Kedalaman 10 Kilometer

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 308
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,5 mengguncang wilayah barat laut Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Rabu (4/3/2026) dini hari. Informasi tersebut disampaikan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui rilis resminya. Dalam keterangan itu disebutkan gempa terjadi pada pukul 02.10.29 WIB. BMKG mencatat lokasi gempa berada pada koordinat 2,35 Lintang Selatan (LS) dan 120,86 […]

  • Inilah Tuntutan Demo Aliansi Merah Maron

    Inilah Tuntutan Demo Aliansi Merah Maron

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie, Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Widodo, dan Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Idrus M. Thomas Mopili, menemui aksi demonstrasi mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) di Bundaran Tugu Saronde, Senin (1/9/2025). Mahasiswa UNG yang tergabung dalam Aliansi Merah Maron menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo, DPRD, […]

  • Bangsa yang Pandai Bertahan, Tapi Tak Lagi Percaya Perubahan, Ketika Sabar Berubah Menjadi Kepasrahan Sosial

    Bangsa yang Pandai Bertahan, Tapi Tak Lagi Percaya Perubahan, Ketika Sabar Berubah Menjadi Kepasrahan Sosial

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Dalam kamus kehidupan sehari-hari, kata sabar sering diperlakukan seperti obat mujarab untuk segala luka sosial. Ia terdengar menenangkan, penuh kebijaksanaan, bahkan dianggap sebagai jawaban paling aman atas berbagai persoalan hidup. Namun di balik itu, ada kekeliruan yang diam-diam terus dipelihara: kita terlalu sering mencampuradukkan antara kesabaran dan kepasrahan. Padahal keduanya lahir dari ruang batin yang […]

  • Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini, Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pemilahan Sampah di Dua SD Desa Pajukukang

    Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini, Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pemilahan Sampah di Dua SD Desa Pajukukang

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Nulondalo.com–Maros — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Perubahan Iklim Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) Posko Desa Pajukukang menggelar edukasi pemilahan sampah di dua sekolah dasar di Desa Pajukukang, Kabupaten Maros, pada 20–21 Juli 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di SDN 100 Inpres Balosi pada 20 Juli 2026 dan SDN 43 Parrasangan Beru pada 21 Juli […]

  • Dubes RI untuk Filipina Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo Meninggal Dunia

    Dubes RI untuk Filipina Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo Meninggal Dunia

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 228
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Republik Filipina, Letnan Jenderal TNI (Purn) Agus Widjojo, meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Ahad (8/2/2026) pukul 20.15 WIB. Kabar duka tersebut beredar melalui pesan singkat keluarga. Dalam pesan itu disampaikan, “Innalillahi wainnailaihi rajiun… Telah berpulang ke rahmatullah pada Minggu, 8 […]

  • Baju Baru Lebaran: Antara Sunnah, Syukur, dan Makna yang Sering Terlupa

    Baju Baru Lebaran: Antara Sunnah, Syukur, dan Makna yang Sering Terlupa

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 594
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Menjelang Hari Raya Idulfitri, suasana pusat perbelanjaan hingga pasar tradisional selalu dipenuhi masyarakat yang berburu pakaian baru. Fenomena ini seolah menjadi tradisi yang mengakar, bahwa Lebaran identik dengan baju baru. Bahkan, tak sedikit yang merasa ada yang kurang jika tidak mengenakan pakaian baru saat hari kemenangan tiba. Namun, apakah benar memakai baju baru […]

expand_less