Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Konferensi Ulama Dunia di Istanbul Bahas Persatuan Umat Islam dan Penguatan Kerja Sama

  • account_circle Djemi Radji
  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • visibility 12
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NULONDALO.COM, TURKI – Konferensi yang diselenggarakan di Pulau Demokrasi dan Kebebasan, Istanbul, Turki, pada 28–30 Oktober 2026, diikuti oleh sejumlah ulama, pemikir, dan tokoh Islam dari lebih dari 30 negara.

Pada hari pertama, konferensi diisi dengan diskusi ilmiah dan pemikiran yang berfokus pada upaya memperkuat persatuan umat Islam, mengatasi faktor-faktor perpecahan dan perbedaan, serta mengembangkan nilai-nilai bersama menjadi program kerja sama dan integrasi yang konkret.

Sesi ilmiah pertama dipimpin oleh Prof. Dr. Abdul Majid Al-Najjar, Wakil Ketua Persatuan Ulama Muslim Dunia (International Union of Muslim Scholars/IUMS), dengan Syekh Abu Jarrah Sultani sebagai sekretaris sesi.

Sesi tersebut membahas rancangan “Piagam Umat Wasathiyah: Prinsip-Prinsip Tetap dan Perubahan” melalui penelaahan catatan ilmiah dan usulan pengembangan, identifikasi faktor-faktor penyebab perpecahan, serta persiapan untuk menyempurnakan dokumen dan membentuk komite perumus naskah final.

Sejumlah ulama, peneliti, dan perwakilan lembaga Islam turut menyampaikan pandangan. Di antaranya Marwan Al-Faouri, Prof. Dr. Ibrahim Karouri, Syekh Abdullah Al-Lam, dan Syekh Hammam Said, yang menyampaikan catatan kritis serta gagasan pengembangan terhadap rancangan piagam tersebut.

Pembahasan juga menyoroti mekanisme kerja sama dan integrasi antargerakan Islam. Topik ini mencakup pemikiran Syekh Haji Badli Shah Sham bin Bahrain serta pandangan Dr. Muhammad Rafiq Muzakkar mengenai Islam sebagai agama yang mendorong kemajuan dan menjadi landasan persatuan.

Selain itu, Syekh Abdullah Al-Faruq mengemukakan pentingnya persatuan pemikiran sebagai fondasi persatuan umat. Syekh Abdulai Nias membahas peran ulama dan intelektual dalam mewujudkan persatuan, sementara Syekh Abdullah Aniq Nawawi turut menyampaikan pandangan dan usulan terkait rancangan piagam tersebut.

Persatuan Umat: Antara Kebutuhan dan Realitas

Sesi ilmiah kedua dipimpin oleh Prof. Dr. Essam Al-Bashir. Diskusi beralih pada persoalan persatuan umat Islam, baik dari sisi landasan pemikiran maupun tantangan dalam realitas kehidupan, termasuk upaya mengatasi perpecahan serta memperkuat kerja sama dan integrasi di antara berbagai komponen umat.

Sejumlah pokok bahasan dikaji dalam sesi ini. Prof. Dr. Abdul Majid Al-Najjar membahas persatuan pemikiran sebagai dasar persatuan umat. Sementara itu, Syekh Prof. Dr. Ali Muhyiddin Al-Qaradaghi memaparkan perspektif “Fikih Keseimbangan” (Fiqh al-Mizan) sebagai peta jalan untuk mengatasi perpecahan dan perbedaan.

Dr. Wanes Al-Mabrouk mengulas faktor-faktor yang menyebabkan kemunduran umat Islam serta kaitannya dengan persoalan persatuan. Adapun Dr. Muhammad Al-Fiqi membahas mekanisme kerja sama dan integrasi antargerakan Islam.

Sesi tersebut juga membuka ruang diskusi bagi para peserta untuk bertukar pandangan mengenai rancangan Piagam Umat Wasathiyah. Berbagai catatan dan usulan disampaikan untuk memperkaya substansi dokumen sekaligus memperbesar peluang penerapannya sebagai program nyata yang mampu menyatukan langkah dan memperkuat kolaborasi di kalangan umat Islam.

Dialog Ilmiah untuk Memperkuat Persamaan

Di luar sesi-sesi ilmiah, para ulama terus menyampaikan pandangan dan pemikiran mengenai pentingnya persatuan. Mereka menegaskan kembali prinsip-prinsip dasar dan nilai-nilai bersama umat Islam, sekaligus mengkaji peluang kerja sama untuk mengatasi faktor-faktor perpecahan dan perbedaan.

Pertemuan dan dialog yang mempertemukan para ulama serta pemikir Muslim juga mencerminkan semangat komunikasi dan pertukaran gagasan. Interaksi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun jembatan kerja sama dan memperkuat kedekatan di antara berbagai elemen umat Islam.

Rangkaian diskusi ini merupakan bagian dari upaya konferensi untuk menyempurnakan sebuah piagam bersama yang berlandaskan prinsip-prinsip fundamental umat, sekaligus mampu merespons perubahan zaman.

Piagam tersebut diharapkan dapat memperkuat kerja sama dan integrasi di antara ulama, lembaga, dan gerakan Islam. Dengan demikian, upaya menjaga persatuan umat tidak berhenti pada penegasan nilai-nilai bersama, tetapi berlanjut pada perumusan gagasan, kebijakan, dan program konkret untuk mewujudkannya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Zero Terorisme di Indonesia, Densus 88 Amankan 51 Tersangka Sepanjang 2025

    Zero Terorisme di Indonesia, Densus 88 Amankan 51 Tersangka Sepanjang 2025

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 198
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mencatat telah mengamankan 51 tersangka kasus tindak pidana terorisme sepanjang tahun 2025. Hal itu diungkapkan dalam konferensi pers rilis akhir tahun Polri di Gedung Rupatama, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025). “Kami mencatat sepanjang 2025, jumlah tersangka yang diamankan sebanyak 51 orang,” ujar Kabareskrim Polri, Komjen Syahardiantono, saat memaparkan […]

  • DPR Setujui Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI

    DPR Setujui Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 364
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Komisi XI DPR RI secara resmi menetapkan Thomas Djiwandono sebagai calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Penetapan tersebut diambil melalui rapat internal Komisi XI yang digelar usai pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) pada Senin (26/1/2026). Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, mengatakan keputusan tersebut didasarkan pada kesepakatan seluruh […]

  • Puncak PES PWNU Gorontalo: Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Da’i Cilik dan Mobile Lengend

    Puncak PES PWNU Gorontalo: Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Da’i Cilik dan Mobile Lengend

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Suasana penuh kebersamaan mewarnai penutupan Pekan Ekonomi Syariah (PES) PWNU Gorontalo 2025 yang digelar sejak 28 Oktober 2025 sampai dengan Kamis 30 Oktober 2025 di pelataran kantor PWNU Gorontalo. Penutupan diisi dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang berbagai lomba yang sebelumnya digelar, termasuk Lomba Da’i Cilik dan Lomba Mobile Legends bertema ekonomi syariah. Kedua lomba […]

  • Musdes Penetapan APBDes 2026 Desa Majannang Digelar di Hari Libur, Dorong Percepatan dan Transparansi

    Musdes Penetapan APBDes 2026 Desa Majannang Digelar di Hari Libur, Dorong Percepatan dan Transparansi

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Pemerintah Desa Majannang, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026 pada Sabtu (27/12/2025). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Desa Majannang dan menjadi perhatian karena dilaksanakan di hari libur. Musdes dihadiri oleh PJ Kepala Desa Majannang, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pendamping […]

  • DPW PKB Gorontalo Resmikan Kantor Baru, Simbol Semangat dan Marwah Partai

    DPW PKB Gorontalo Resmikan Kantor Baru, Simbol Semangat dan Marwah Partai

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Gorontalo resmi memiliki kantor baru yang berlokasi di Jalan KH. Adam Zakaria, Kota Gorontalo, setelah diresmikan langsung oleh Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa, Nihayatul Wafiroh, pada Selasa (12/8/2025). Ketua DPW PKB Gorontalo, Muhammad Dzikyan atau yang akrab disapa Gus Yayan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Nihayah […]

  • Maksiat Digital

    Maksiat Digital

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 487
    • 0Komentar

    Di pesantren, judi itu haram. Di kampus, judi itu dilarang. Di negara, judi itu pidana. Tapi di gawai kita, judi online atau yang lebih akrab disebut judol, sering tampil seperti iklan sedekah: “modal kecil, hasil besar.” Gus Dur mungkin akan tersenyum getir sambil berkata, “Ini bukan soal untung atau rugi, tapi soal siapa yang paling […]

expand_less