Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Idul Fitri 1447 Hijriah & Pensucian Hati: Jalan Spiritual Kemanusiaan

  • account_circle Amsar A. Dulmanan
  • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
  • visibility 624
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Akhirnya, Idul Fitri mengajarkan bahwa kemenangan sejati adalah kemenangan atas diri sendiri. Ia mengingatkan bahwa kebahagiaan tidak terletak pada pencapaian eksternal semata, tetapi pada kedamaian batin yang lahir dari hati yang bersih. Pensucian hati bukan hanya tujuan spiritual, tetapi juga fondasi bagi kehidupan sosial yang lebih adil dan harmonis. Dengan hati yang bersih, manusia mampu melihat orang lain sebagai sesama yang setara, bukan sebagai objek eksploitasi atau kompetisi.

Dengan demikian, Idul Fitri bukan hanya perayaan tahunan, tetapi sebuah proses transformasi yang berkelanjutan. Ia mengajak manusia untuk terus-menerus membersihkan hati, memperbaiki diri, dan membangun relasi sosial yang lebih baik. Dalam dunia yang penuh dengan konflik dan ketidakpastian, pesan Idul Fitri tentang pensucian hati menjadi semakin penting. Ia mengingatkan bahwa perubahan besar dalam masyarakat hanya dapat dimulai dari perubahan kecil dalam diri—dari hati yang bersih dan niat yang tulus.

Maka, merayakan Idul Fitri sejatinya adalah merayakan kemanusiaan itu sendiri—kemanusiaan yang kembali pada fitrahnya, yang bersih, jujur, dan penuh kasih. Ini adalah undangan untuk menjadi manusia yang lebih baik, bukan hanya selama satu hari, tetapi sepanjang kehidupan. Dan di sanalah letak makna terdalam dari Idul Fitri: sebuah perjalanan tanpa akhir menuju kesucian hati dan kemuliaan akhlak.

Jakarta, 21  Maret 2026/ 1 Syawal 1447 Hijriah.

Penulis : Dosen Sosiologi UNUSIA Jakarta

  • Penulis: Amsar A. Dulmanan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GUSDURian Makassar dan Bawaslu Sulsel Gelar Bincang Demokrasi Bahas Tantangan Gen Z di Era Digital

    GUSDURian Makassar dan Bawaslu Sulsel Gelar Bincang Demokrasi Bahas Tantangan Gen Z di Era Digital

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Makassar, nulondalo.com – Komunitas GUSDURian Makassar bekerja sama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Selatan serta organisasi kepemudaan (OKP) pegiat demokrasi menggelar Bincang Demokrasi #1 pada Jumat, 31 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Bawaslu Sulsel dan menjadi ruang diskusi awal dalam mengawal demokrasi di tengah tantangan era digital. Bincang demokrasi perdana tersebut mengangkat […]

  • Pemkot Gorontalo Data 433 Guru Ngaji, Wali Kota Instruksikan Penyesuaian Jumlah dengan Santri

    Pemkot Gorontalo Data 433 Guru Ngaji, Wali Kota Instruksikan Penyesuaian Jumlah dengan Santri

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Pemerintah Kota Gorontalo melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) saat ini tengah memverifikasi dan mengantongi data jumlah guru ngaji yang mengajar di TPA dan TPQ di seluruh wilayah kota. Berdasarkan laporan terbaru, tercatat ada 433 guru ngaji yang aktif mengajar, Minggu  (24/8/2025 Data tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Kesra, Sukamto, dalam Rapat Koordinasi […]

  • Khabbab bin al Arat, Sang Guru Ngaji Yang Teguh Iman (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #9)

    Khabbab bin al Arat, Sang Guru Ngaji Yang Teguh Iman (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #9)

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 428
    • 0Komentar

    Suatu ketika, Umar, yang belum memeluk Islam, mendengar suara bacaan Qur’an dari rumah adiknya. Saat ia masuk untuk melihat apa yang terjadi, Khabbab sedang membacakan Al‑Qur’an. Kejadian ini disebut-sebut sebagai salah satu cikal bakal yang menyentuh hati Umar, membuatnya tertarik mempelajari Islam lebih jauh, dan kemudian memeluk agama ini secara resmi. Perlu dicatat bahwa narasi […]

  • Ketua Umum Fatayat NU Margaret Aliyatul Maimunah Wafat, Nahdliyin Berduka

    Ketua Umum Fatayat NU Margaret Aliyatul Maimunah Wafat, Nahdliyin Berduka

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 243
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Fatayat NU. Ketua Umum Pimpinan Pusat Fatayat NU, Hj Margaret Aliyatul Maimunah binti KH Faruq, wafat pada Ahad (1/3/2026) pukul 08.25 WIB setelah menjalani perawatan intensif di RSUP Fatmawati, Jakarta. Kabar berpulangnya almarhumah disampaikan langsung oleh suaminya, KH Abdullah Masud, yang juga menjabat sebagai Ketua PCNU Tangerang Selatan. […]

  • Sekolah Kader KOPRI PMII Makassar Hadirkan Farid F. Saenong Bahas Gerakan Perempuan Masa Depan

    Sekolah Kader KOPRI PMII Makassar Hadirkan Farid F. Saenong Bahas Gerakan Perempuan Masa Depan

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 267
    • 0Komentar

    “Kurikulum Cinta pada dasarnya mengajarkan bagaimana nilai kasih sayang, penghormatan terhadap perbedaan, semangat kemanusiaan, dan kemampuan hidup bersama dalam keberagaman menjadi fondasi kehidupan berbangsa. Saya melihat nilai-nilai tersebut memiliki irisan yang sangat kuat dengan semangat gerakan KOPRI yang selama ini memperjuangkan kemaslahatan, pendidikan, dan pemberdayaan perempuan,” katanya. Farid juga menilai sinergi antara organisasi kepemudaan dan […]

  • KH. Muhyidin Zeni Jelaskan Sejarah dan Dalil Salat Tarawih dalam Perspektif Ahlussunnah Play Button

    KH. Muhyidin Zeni Jelaskan Sejarah dan Dalil Salat Tarawih dalam Perspektif Ahlussunnah

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 465
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Ramadan selalu menghadirkan suasana yang khas: masjid-masjid kembali penuh, lantunan ayat suci terdengar lebih panjang dari biasanya, dan umat Islam berbondong-bondong menunaikan salat Tarawih. Namun di balik semarak itu, tidak sedikit pertanyaan yang terus berulang dari tahun ke tahun tentang sejarahnya, dalilnya, hingga perbedaan jumlah rakaat yang sering memantik perbincangan. Wakil Rais Syuriyah […]

expand_less