Breaking News
light_mode
Trending Tags

Idul Fitri 1447 Hijriah & Pensucian Hati: Jalan Spiritual Kemanusiaan

  • account_circle Amsar A. Dulmanan
  • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
  • visibility 331
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Disinilah konsep fitrah dalam Islam memiliki makna yang sangat mendalam. Fitrah adalah kondisi asal manusia yang suci, bersih, dan cenderung kepada kebenaran. Dalam perjalanan hidup, fitrah ini sering kali tertutup oleh berbagai kepentingan duniawi, ambisi, dan konflik batin yang membuat manusia menjauh dari nilai-nilai kemanusiaan yang sejati. Ramadhan hadir sebagai ruang asketik untuk membersihkan lapisan –Ria, Egois dan Aroganisme– tersebut melalui praktik puasa, ibadah, dan amal sosial.  Idul Fitri adalah momen di mana manusia diharapkan kembali pada kondisi fitrah tersebut, sebuah kondisi di mana hati menjadi jernih, pikiran menjadi terang, dan tindakan menjadi selaras dengan nilai-nilai kebaikan universal.

Pensucian hati (tazkiyatun nafs) menjadi inti dari seluruh proses spiritual.  Dalam tradisi Islam, hati bukan hanya organ biologis, melainkan pusat kesadaran moral dan spiritual manusia. Hati yang bersih akan memancarkan perilaku yang baik, sementara hati yang kotor akan melahirkan tindakan yang merusak, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Oleh karena itu, Ramadhan dipahami sebagai madrasah ruhani yang melatih “diri” manusia untuk membersihkan hatinya dari sifat-sifat tercela seperti iri, dengki, sombong, dan kebencian. Puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan diri dari segala bentuk perilaku negatif yang merusak integritas moral.

Idul Fitri adalah  momentum evaluatif, yang mengajak manusia untuk bertanya: apakah hati kita benar-benar telah bersih? Apakah kita telah mampu mengendalikan emosi, memperbaiki hubungan sosial, dan mendekatkan diri kepada Tuhan? Pertanyaan-pertanyaan ini penting karena sering kali Idul Fitri direduksi menjadi sekadar ritual sosial—mudik, makanan khas, dan tradisi berkumpul—tanpa disertai refleksi mendalam tentang makna spiritualnya. Padahal, tanpa kesadaran reflektif, perayaan tersebut kehilangan substansi dan hanya menjadi rutinitas tahunan yang bisa jadi kurang bermakna.

  • Penulis: Amsar A. Dulmanan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mayjen TNI (Purn) Salim S. Mengga (poto: Istimewah)

    Wagub Sulbar Salim S Mengga Wafat, Ini Kronologi Lengkapnya

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 195
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kabar duka menyelimuti Sulawesi Barat. Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Mayjen TNI (Purn) Salim S Mengga, meninggal dunia pada Sabtu, 31 Januari 2026, sekitar pukul 06.40 Wita. Salim S Mengga mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Siloam Makassar. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menyampaikan bahwa almarhum wafat akibat sakit, tanpa merinci […]

  • Tonggeyamo: Cara Gorontalo Menyambut Puasa

    Tonggeyamo: Cara Gorontalo Menyambut Puasa

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Dr. Husin Ali
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Refleksi Antropologis tentang Perbedaan, Kesepakatan, dan Kedewasaan Beragama Setiap Ramadhan selalu diawali oleh satu pertanyaan yang terdengar sederhana, tetapi sesungguhnya menyimpan kegelisahan yang dalam: kapan kita mulai berpuasa? Pertanyaan ini bukan semata soal tanggal, melainkan tentang ketenangan batin, rasa aman dalam beribadah, dan kerinduan untuk menjalani waktu suci secara bersama. Dari tahun ke tahun, saya […]

  • Anggaran BLP3G Rp2,5 M, 80 Persen Sudah Disalurkan

    Anggaran BLP3G Rp2,5 M, 80 Persen Sudah Disalurkan

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Dalam rangka memberikan perlindungan sosial dan kebutuhan dasar masyarakat, Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Sosial pada tahun anggaran 2025 memprogramkan bantuan sosial barang yang diberikan kepada keluarga dalam bentuk Bantuan Langsung Pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo (BLP3G). Pemberian bantuan bahan pangan yang telah memasuki tahun ke-4 sejak 2021 silam ini, menjangkau 76 kecamatan, 652 desa dan kelurahan di 5 Kabupaten […]

  • Dari Skeptis ke Setuju? Sikap MUI soal Board of Peace Berubah Setelah Bertemu Prabowo

    Dari Skeptis ke Setuju? Sikap MUI soal Board of Peace Berubah Setelah Bertemu Prabowo

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 172
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Sikap Majelis Ulama Indonesia (MUI) terhadap keterlibatan Indonesia dalam forum Board of Peace (BoP) menjadi sorotan setelah pertemuan pimpinan ormas Islam dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026). Jika sebelumnya MUI menyuarakan keraguan, kini organisasi tersebut menunjukkan sikap yang lebih terbuka dengan sejumlah catatan. Wakil Ketua Umum MUI […]

  • Tingkat Hunian Lapas Medan Didominasi Narapidana Narkotika

    Tingkat Hunian Lapas Medan Didominasi Narapidana Narkotika

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 222
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Tingkat hunian Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan didominasi oleh narapidana kasus narkotika. Berdasarkan data yang dipaparkan dalam kunjungan kerja Panitia Kerja (Panja) Pemasyarakatan Komisi XIII DPR RI, sekitar 70 persen warga binaan di Lapas Kelas I Medan merupakan pelaku tindak pidana narkoba. Data tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja Panja Pemasyarakatan Komisi XIII […]

  • KH. Asrul Lasapa Ajak Personel Polda Gorontalo Jaga Amanah Lewat Binrohtal

    KH. Asrul Lasapa Ajak Personel Polda Gorontalo Jaga Amanah Lewat Binrohtal

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Wakil Katib PWNU Gorontalo KH. Asrul Lasapa hadir memberikan ceramah dalam kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) yang rutin digelar oleh Polda Gorontalo, Rabu pagi (6/8/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polda Gorontalo dalam menumbuhkan karakter personel yang berintegritas, profesional, dan berakhlak mulia. Binrohtal dilaksanakan secara rutin setiap hari Rabu dan melibatkan seluruh personel […]

expand_less