Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Anggaran BLP3G Rp2,5 M, 80 Persen Sudah Disalurkan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
  • visibility 123
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dalam rangka memberikan perlindungan sosial dan kebutuhan dasar masyarakat, Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Sosial pada tahun anggaran 2025 memprogramkan bantuan sosial barang yang diberikan kepada keluarga dalam bentuk Bantuan Langsung Pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo (BLP3G).

Pemberian bantuan bahan pangan yang telah memasuki tahun ke-4 sejak 2021 silam ini, menjangkau 76 kecamatan, 652 desa dan kelurahan di 5 Kabupaten dan 1 Kota di Provinsi Gorontalo.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Gorontalo Sagita Wartabone mengatakan pada tahun 2025 telah dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp2,5 Milyar bagi 9 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Setiap KPM akan menerima bantuan sebanyak 1 kali dalam setahun.

“Berdasarkan Daftar Pelaksanaan Anggaran APBD tahun angggaran 2023 pada Dinas Sosial Provinsi, telah dialokasikan Bantuan Sosial Barang yang di berikan kepada keluarga dalam bentuk Bantuan Langsung Pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo sebesar Rp2,5 Milyar bagi 9 ribu KPM,” kata Sagita, Jumat (4/7/2025).

Sagita mengungkapkan alokasi BLP3G tahun ini diakui alami penurunan anggaran yang disebabkan oleh efisiensi anggaran. Dibanding tahun anggaran 2024, alokasi BLP3G tahun ini mengalami efisiensi anggaran dan harusnya sudah tidak ada lagi, namun dengan kebijakan bapak Gubernur Gusnar Ismail dan Wagub Idah Syahidah serta para legislator di DPRD Provinsi Gorontalo BLP3G tahun ini masih tetap dipertahankan.

Sagita juga menuturkan bahwa sasaran penerima bantuan sosial dalam bentuk bahan pangan tahun ini adalah Kepala Keluarga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial dengan kondisi kesejahteraan terendah yakni desil 1 dan sebagian desil 2.

Hal ini dilakukan dalam rangka untuk memberikan perlindungan sosial dan meringankan beban pengeluaran masyarakat yang tergolong kurang mampu, sehingga kebutuhan dasar masyarakat tersebut dapat terpenuhi.

Sagita membeberkan hingga Rabu (2/7/2025) realisasi BLP3G yang telah tersalur sebanyak 7.186 paket bantuan atau 80 persen di 62 kecamatan dan 536 desa/kelurahan di 4 Kabupaten dan 1 Kota dan masih ada 1 Kabupaten yang direncanakan disalurkan minggu depan.

“Sesuai rencana, pelaksanaan penyaluran BLP3G tahun 2025 akan selesai bulan ini di 76 kecamatan, 652 desa/kelurahan, dimana realisasi hingga (3/7) telah mencapai 80 persen atau sebanyak 7.186 KPM dari total 9 ribu KPM berdasarkan DPA Dinas Sosial Provinsi Gorontalo Tahun 2025,” urai Sagita

Adapun paket bantuan bahan pangan yang disalurkan kepada setiap KPM, terdiri dari Beras 10 Kilogram, Minyak Goreng 2 liter, Gula Pasir 1 Kilogram serta 10 butir Telur Ayam.

Penyaluran bantuan terbaru dilaksanakan bersama Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah di Kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalemo. (mcgorontaloprov/owan)

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Neraca di Balik Peluru: Mengukur Efisiensi Akuntansi Perang Iran, AS, dan Israel

    Neraca di Balik Peluru: Mengukur Efisiensi Akuntansi Perang Iran, AS, dan Israel

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Angca Aldafa
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah sering kali diukur dari intensitas pertempuran atau kerugian infrastruktur yang terpampang di permukaan media. Namun, dalam perspektif akuntansi pemerintahan, dampak sesungguhnya terletak pada kemampuan negara dalam mencatat, mengklasifikasikan, dan mempertanggungjawabkan beban fiskal yang ditimbulkan. Angka pengeluaran langsung mulai dari pengadaan alutsista, logistik tempur, hingga rehabilitasi wilayah terdampak hanyalah representasi […]

  • Resolusi 2026: Memindahkan energi, memperluas Jejaring Play Button

    Resolusi 2026: Memindahkan energi, memperluas Jejaring

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Pepy al-Bayqunie
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Periode 2019–2025, saat saya memimpin Balai Litbang Agama Makassar (BLAM), menjadi fase penting dalam pembelajaran kepemimpinan dan pengelolaan program pengembangan sumber daya manusia keagamaan. Berbagai program yang dilaksanakan—mulai dari MB Speak Up, Sekolah Penguatan Moderasi Beragama, hingga Klinik Moderasi Beragama—menjadi laboratorium bagi pengembangan strategi, inovasi, dan implementasi kebijakan moderasi beragama di tingkat operasional. Pengalaman memimpin […]

  • Jaga Defisit di Bawah 3 Persen, Airlangga Hartarto Ungkap Strategi Pemerintah Hadapi Kenaikan Energi

    Jaga Defisit di Bawah 3 Persen, Airlangga Hartarto Ungkap Strategi Pemerintah Hadapi Kenaikan Energi

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 392
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Pemerintah terus memperkuat ketahanan fiskal nasional di tengah tekanan global, terutama kenaikan harga energi. Hal ini ditegaskan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, usai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/03/2026). Dalam keterangannya, Airlangga menyebut Presiden menekankan pentingnya menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap terkendali […]

  • Idiosinkrasi

    Idiosinkrasi

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sebagai individu, manusia sangat beragam. Tidak ada satu pun manusia yang identik, bahkan untuk yang kembar identik sekalipun. Setiap kita memiliki ke-khas-an sendiri-sendiri. Ada orang yang cara berpikirnya melompat-lompat namun kreatif. Ada yang pendiam, tetapi tajam membaca situasi. Ada yang bekerja lambat namun nyaris tidak pernah keliru. Pada banyak keadaan, kita menyebut mereka “unik”. Namun […]

  • Kritik Pelindo atas Kemacetan Tanjung Priok, Wasekjen PII: Gagal dalam Manajemen Sistem Logistik

    Kritik Pelindo atas Kemacetan Tanjung Priok, Wasekjen PII: Gagal dalam Manajemen Sistem Logistik

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Wakil Sekretaris Jenderal Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Panji Sukma Nugraha, menyampaikan kritik tajam terhadap manajemen PT Pelindo seiring kemacetan parah yang terjadi di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok beberapa hari terakhir. Menurutnya, insiden ini merupakan bentuk nyata dari kegagalan perencanaan dan pengendalian sistem logistik nasional yang semestinya dapat diantisipasi sejak awal. “Ini bukan sekadar kemacetan lalu […]

  • Langit Mahal Gorontalo; Harga Tiket Mencekik, Membisu Pemerintah & Sebuah Pertanyaan untuk Presiden Prabowo

    Langit Mahal Gorontalo; Harga Tiket Mencekik, Membisu Pemerintah & Sebuah Pertanyaan untuk Presiden Prabowo

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 131
    • 0Komentar

    oleh : Suci Priyanti Kartika Chanda Sari., S.H.,M.H. Bagi sebuah provinsi kepulauan seperti Gorontalo, transportasi udara bukanlah kemewahan, melainkan urat nadi esensial yang menyambungkan denyut ekonomi, sosial, dan bahkan spiritual warganya dengan seluruh nusantara. Jalur udara adalah jembatan bagi para perantau untuk kembali ke pelukan keluarga, koridor bagi pelajar untuk menimba ilmu, kanal bagi pelaku […]

expand_less