Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Aleg DPRD Gorontalo Protes Kegiatan Wajib Kemenag, Soroti Risiko Keselamatan Guru

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • visibility 1.364
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Komisi IV, Muhammad Dzikyan, S.Pd.I, melayangkan protes keras terhadap kebijakan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Gorontalo yang kembali mewajibkan kehadiran guru dan tenaga kependidikan dalam kegiatan seremonial, menyusul pelaksanaan Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag awal Januari lalu.

Protes tersebut muncul setelah Kanwil Kemenag kembali mengedarkan undangan kegiatan jalan sehat yang bersifat wajib, tak lama setelah peringatan HAB pada 3 Januari 2026, yang juga mewajibkan kehadiran seluruh tenaga pendidik di bawah naungan Kemenag, termasuk guru ASN daerah dan PPPK yang baru diangkat.

“Kami masih bisa memaklumi pelaksanaan HAB. Namun setelah itu, muncul laporan kecelakaan di lapangan, ada guru jatuh dari sepeda motor, bahkan ada yang sedang hamil muda. Ini menjadi catatan serius bagi Komisi IV,” ujar Dzikyan kepada redaksi, Kamis (8/1/2026).

Belum lama berselang dari kegiatan HAB, Kanwil Kemenag kembali mengagendakan kegiatan jalan sehat wajib yang dirangkaikan dengan acara ramah tamah pada malam harinya. Menurut Dzikyan, kebijakan tersebut dinilai tidak proporsional, terutama karena dilaksanakan pada awal masa pembelajaran.

“Guru seharusnya fokus pada tugas utama pendidikan. Bukan justru ditarik untuk kegiatan seremonial yang tidak berkaitan langsung dengan proses belajar-mengajar,” tegas Ketua DPW PKB Provinsi Gorontalo itu.

Selain substansi kegiatan, Dzikyan juga menyoroti sikap Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, Kaswad Sartono, yang dinilai kurang menghormati fungsi pengawasan DPRD. Ia menyebut, sejak dilantik, Kepala Kanwil tidak pernah menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo.

“Setiap RDP, yang hadir hanya perwakilan pejabat teknis. Padahal sebagai pimpinan tertinggi di wilayah, Kepala Kanwil seharusnya hadir langsung. Ini kami nilai sebagai bentuk pengabaian terhadap fungsi pengawasan DPRD,” katanya.

Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo pun memberikan peringatan tegas. Jika kegiatan wajib tersebut tetap dilaksanakan pada Jumat (9/1/2026), DPRD memastikan akan memanggil secara resmi Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo pada Senin berikutnya untuk dimintai penjelasan.

“Kami mengimbau Kanwil Kemenag benar-benar mengatensi peringatan ini secara serius. Ini bukan soal emosi, tapi menyangkut keselamatan guru dan tata kelola pemerintahan yang sehat,” pungkas Dzikyan.

Sebelumnya, kewajiban kehadiran guru tertuang dalam Surat Kanwil Kemenag Gorontalo Nomor 10162/Kw.30/1-a/HM.00/12/2025 tertanggal 31 Desember 2025, yang mengatur pelaksanaan upacara Hari Amal Bakti pada Sabtu, 3 Januari 2026, di Lapangan Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Gorontalo.

Selanjutnya, Kanwil Kemenag kembali menerbitkan Surat Nomor B.437/Kw.30/1/HM.00/01/2/2026 tertanggal 6 Januari 2026, ditandatangani Kepala Kanwil Kaswad Sartono, yang ditujukan kepada Kepala MAS, MTsS, dan MIS se-Provinsi Gorontalo.

Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa kegiatan jalan sehat akan dilaksanakan pada Jumat, 9 Januari 2026, mulai pukul 06.00 WITA, dengan titik start dan finis di Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Gorontalo. Peserta diwajibkan mengenakan seragam olahraga dan topi putih.

Kanwil Kemenag menegaskan kehadiran pimpinan lembaga pendidikan keagamaan, termasuk pesantren, sebagai bagian dari upaya menyemarakkan Hari Amal Bakti sekaligus memperkuat sinergi antara Kementerian Agama dan lembaga pendidikan keagamaan.

Hari Amal Bakti Kementerian Agama diperingati setiap 3 Januari sebagai refleksi perjalanan pengabdian Kemenag dalam melayani umat, menjaga kerukunan, serta memperkuat moderasi beragama di Indonesia.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kampung Adalah Awal Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim

    Kampung Adalah Awal Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Moloneo Az
    • visibility 650
    • 0Komentar

    Gorontalo, NULONDALO.com – Hingga saat ini di Provinsi Gorontalo telah ada 18 desa yang masuk dalam program kampung iklim (Proklim), belum banyak namun pemerintah daerah bertekad untuk menambahnya secara bertahap. Untuk dapat menjadi kampung Proklim ada sejumlah syarat dan yang utama adalah desa tersebut sudah melakukan aksi dan mitigasi bencana selama 2 tahun. Pekerjaan untuk […]

  • Menuju Moderasi Beragama Progresif

    Menuju Moderasi Beragama Progresif

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Pepi al-Bayqunie
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Oleh: Pepi Albayqunie – (Jamaah GUSDURian tinggal di Sulawesi Selatan yang lahir dengan nama Saprillah) Tulisan ini merupakan refleksi dari pengalaman mengelola program moderasi beragama, selama 3-5 tahun belakangan. Saya mengamati Dan merasakan gerakan moderasi beragama telah menemukan momentum yang tepat tetapi membutuhkan varian gerakan yang lebih progressif. Gerakan Moderasi Beragama di Indonesia telah berkembang melalui berbagai diskusi, […]

  • Universalitas Sepak Bola dan Identity Sports

    Universalitas Sepak Bola dan Identity Sports

    • calendar_month Minggu, 11 Des 2022
    • account_circle Asrul G.H. Lasapa
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sejatinya sepak bola adalah simbol universalisme. Negara-negara yang telah ditetapkan dan telah memenuhi persyaratan sebagai peserta Piala Dunia 2022, ikut meramaikan even sepak bola paling bergengsi di seantero dunia ini.  Sudah barang tentu, negara peserta selalu didampingi oleh tim suporter fanatik dari negaranya masing-masing. Para pendukung ataupun simpatisan dari negara lainnya yang tidak masuk sebagai peserta […]

  • Ratusan Penumpang Perahu Alisa Nyaris Tenggelam di Perairan Pulau Gangga, Seluruh Penumpang Selamat

    Ratusan Penumpang Perahu Alisa Nyaris Tenggelam di Perairan Pulau Gangga, Seluruh Penumpang Selamat

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 187
    • 0Komentar

    nulondalo. com –  Sebuah perahu penumpang bernama Alisa yang mengangkut ratusan warga Talise nyaris tenggelam di perairan dekat Pulau Gangga, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Kamis (5/2/2026). Insiden tersebut terjadi saat kapal sedang dalam perjalanan dari Dermaga Likupang 2 menuju Pulau Talise. Menurut keterangan pemerintah desa setempat, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan […]

  • Fatherless: Ayah Hilang di Neraca

    Fatherless: Ayah Hilang di Neraca

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak
    • visibility 446
    • 0Komentar

    Di banyak keluarga Indonesia, ayah itu ibarat “aset tetap”. Kalau ada, sering tidak disadari nilainya. Kalau tidak ada, barulah neraca keuangan keluarga terasa jomplang. Fenomena fatherless, baik ayah pergi secara fisik, emosional, maupun spiritual, bukan cuma soal anak kehilangan figur panutan, tetapi juga soal neraca keluarga yang tiba-tiba timpang sebelah. Dalam bahasa akuntansi NU: ini […]

  • Respons Berbeda soal Pandji: PKS Sebut Kritik Sehat, FPI Nilai Penistaan Agama

    Respons Berbeda soal Pandji: PKS Sebut Kritik Sehat, FPI Nilai Penistaan Agama

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 373
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Sikap berbeda ditunjukkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Front Persaudaraan Islam (FPI) dalam merespons materi stand-up comedy Mens Rea yang dibawakan komika Pandji Pragiwaksono. PKS menilai materi tersebut sebagai bagian dari kritik yang sehat dalam demokrasi, sementara FPI menilai sebagian isi pertunjukan mengandung penistaan agama dan layak diproses hukum. Sekretaris Jenderal PKS, Muhammad […]

expand_less