Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Kecaman terhadap Lemahnya Kualitas Pengerjaan Jalan Trans Sulawesi di Kabupaten Maros

  • account_circle Sakti
  • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
  • visibility 310
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, MAROS — M. Arafah Alias Arpah, dari PP HPPMI Maros, menyampaikan keprihatinan serius sekaligus kecaman tegas terhadap kondisi Jalan Trans Sulawesi di wilayah Kabupaten Maros yang hingga saat ini terus mengalami kerusakan berulang, meskipun telah dilakukan penanganan oleh pihak terkait.

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa sejumlah titik jalan yang sebelumnya berlubang telah dilakukan penambalan, namun dalam hitungan jam atau hari kembali mengalami kerusakan. Kondisi ini secara objektif mencerminkan rendahnya kualitas pengerjaan serta lemahnya sistem pengawasan teknis. Praktik perbaikan semacam ini tidak dapat dibenarkan secara akademik maupun teknis, karena bertentangan dengan prinsip dasar konstruksi jalan yang menekankan ketahanan struktur dan keberlanjutan fungsi.

Tepatnya Jalan Trans Sulawesi yang ada di Kelurahan Maccini Baji, Kecamatan Lau. Jalan tersebut menuai banyak sorotan dari berbagai kalangan masyarakat, dikarenakan baru saja ada perbaikan jalan di malam hari dan hanya hitungan jam jalan tersebut kembali berlubang.

Sebagai ruas jalan nasional strategis, Jalan Trans Sulawesi berada di bawah tanggung jawab Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulawesi Selatan. Oleh karena itu, kami menilai BBPJN harus bertanggung jawab penuh atas mutu pekerjaan, mulai dari perencanaan, pemilihan material, hingga pengawasan pelaksanaan di lapangan. Kegagalan menjaga kualitas jalan tidak boleh terus-menerus dibebankan pada faktor cuaca atau volume kendaraan, tanpa evaluasi serius terhadap kinerja internal dan mitra pelaksana pekerjaan.

Saya menegaskan bahwa pola penanganan jalan yang bersifat tambal-sulam tanpa kajian teknis mendalam merupakan bentuk pembiaran terhadap potensi bahaya publik. Kondisi jalan berlubang, minim rambu peringatan, dan rendahnya pencahayaan jalan menunjukkan lemahnya koordinasi antara BBPJN, Dinas PUPR, pemerintah daerah, serta aparat terkait dalam menjamin keselamatan pengguna jalan.

PP HPPMI Maros mengecam keras praktik pengerjaan infrastruktur yang tidak berorientasi pada kualitas dan keselamatan. Infrastruktur jalan bukan sekadar proyek fisik, melainkan fasilitas publik yang menyangkut nyawa manusia dan aktivitas ekonomi masyarakat. Setiap bentuk kelalaian dalam pengerjaan dan pengawasan merupakan pelanggaran terhadap prinsip tanggung jawab pelayanan publik.

Kami mendesak instansi terkait untuk segera melakukan audit teknis secara terbuka, mengevaluasi metode dan kontraktor pelaksana, serta memastikan bahwa perbaikan jalan dilakukan dengan standar mutu yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Transparansi penggunaan anggaran dan keseriusan dalam pengawasan mutlak diperlukan agar persoalan ini tidak terus berulang dan merugikan masyarakat.

M. Arafah
PP HPPMI Maros

  • Penulis: Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mendesak Penetapan Bencana Nasional Untuk Aceh dan Sumatera

    Mendesak Penetapan Bencana Nasional Untuk Aceh dan Sumatera

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Turmuji Jafar
    • visibility 461
    • 0Komentar

    Oleh: Turmuji Jafar (Mahasiswa Pascasarjana UAC Mojokerto)   Bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di tiga provinsi: Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Terhitung sejak tanggal 25-30 November 2025, terus mendapatkan bantuan dari berbagai pihak untuk kemanusiaan dan juga pemulihan. Banjir yang terjadi di Aceh dan Sumatera bukan semata-mata karena faktor musim hujan dengan […]

  • Migrasi, Geopolitik, dan Bayang-Bayang Instabilitas Asia Tenggara

    Migrasi, Geopolitik, dan Bayang-Bayang Instabilitas Asia Tenggara

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Suko Wahyudi
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Perubahan demografi global akibat migrasi pada hakikatnya tidak berdiri sebagai peristiwa sosial yang otonom. Ia merupakan pantulan dari dinamika geopolitik dunia yang terus bergerak dalam irama tarik-menarik kepentingan. Konflik di Timur Tengah dan ketegangan di Selat Hormuz menghadirkan kenyataan bahwa arus manusia lintas batas bukan sekadar fenomena kemanusiaan, melainkan konsekuensi historis dari perebutan pengaruh global […]

  • Api yang Tak Pernah Padam: Menjaga Tujuan, Merawat Sejarah, dan Menyemai Masa Depan Himpunan Mahasiswa Islam

    Api yang Tak Pernah Padam: Menjaga Tujuan, Merawat Sejarah, dan Menyemai Masa Depan Himpunan Mahasiswa Islam

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Dr. Husin Ali
    • visibility 515
    • 0Komentar

    Tujuh puluh sembilan tahun bukanlah bilangan kecil dalam kalender sebuah organisasi. Ia adalah rangkuman dari denyut generasi, dari tarikan napas para mahasiswa yang datang silih berganti, membawa kecemasan zamannya masing-masing, sekaligus memikul harapan bangsa yang tak pernah sederhana. Pada usia inilah HMI berdiri hari ini—bukan sekadar sebagai organisasi kemahasiswaan, melainkan sebagai sekolah peradaban yang telah […]

  • Pesawat Kargo Pelita Air Diduga Jatuh Usai Lepas Landas dari Long Bawan

    Pesawat Kargo Pelita Air Diduga Jatuh Usai Lepas Landas dari Long Bawan

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 258
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Pesawat kargo milik Pelita Air Service dengan nomor penerbangan PAS 7101 rute Long Bawan–Tarakan diduga jatuh tak lama setelah lepas landas dari Bandara Long Bawan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (19/2) sekitar pukul 12.20 WITA. Berdasarkan informasi awal, pesawat tersebut baru menempuh jarak sekitar lima kilometer dari ujung landasan pacu sebelum diduga mengalami […]

  • Dari Dapur ke Masjid: Maulid Nabi, Walima, dan Ingatan Kepemimpinan Gorontalo dari Masa ke Masa

    Dari Dapur ke Masjid: Maulid Nabi, Walima, dan Ingatan Kepemimpinan Gorontalo dari Masa ke Masa

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Husin Ali
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Ada sebuah pertanyaan yang terus mengikuti saya sejak senin sore kemarin: siapa sebenarnya yang menggerakkan Walima? Pertanyaan itu muncul ketika saya melihat seorang anak sekolah berlari kecil menuju warung. Di tangannya ada uang seadanya. Ia membeli beberapa butir telur untuk direbus. Tidak jauh dari situ, seorang ibu berjalan menuju warung lain. Ia membeli bahan untuk […]

  • Aktivis AMPB Sujud Syukur Usai Divonis Bebas oleh PN Pati

    Aktivis AMPB Sujud Syukur Usai Divonis Bebas oleh PN Pati

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 340
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Dua aktivis dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Pak Teguh dan Mas Botok, melakukan sujud syukur di Alun-Alun Pati setelah dinyatakan bebas oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Pati pada Kamis, 5 Maret 2026. Momen tersebut terekam dalam sebuah video yang kemudian viral di media sosial. Dalam rekaman itu, keduanya terlihat bersujud syukur di […]

expand_less