Kepala BNPB Tinjau Dampak Gempa M 7,6 di Manado, Pastikan Penanganan Darurat Berjalan Optimal
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month 11 jam yang lalu
- visibility 58
- print Cetak

Kepala BNPB Suharyanto saat meninjau kerusakan bangunan dan menyerahkan bantuan kepada warga terdampak gempa di Manado, Sulawesi Utara.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Di sela kunjungannya, Suharyanto menegaskan bahwa pemerintah pusat telah hadir sejak Kamis malam untuk mendampingi pemerintah daerah, sesuai arahan Prabowo Subianto.
Ia juga mengapresiasi sinergi antara TNI-Polri dan pemerintah daerah dalam merespons bencana.
Hingga Jumat (3/4), BNPB mencatat satu korban jiwa dan puluhan rumah warga mengalami kerusakan.
Sementara itu, berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, telah terjadi 401 kali gempa susulan pascagempa utama, meski kekuatannya terus menurun.
Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berencana segera menetapkan status tanggap darurat, menyusul dua kabupaten yang telah lebih dulu menetapkannya.
Kehadiran BNPB bersama kementerian dan lembaga terkait difokuskan untuk memperkuat dukungan manajerial, logistik, dan pendanaan.
Suharyanto juga menegaskan bahwa pemerintah akan bertanggung jawab terhadap perbaikan rumah warga dan fasilitas publik, selama status tanggap darurat resmi ditetapkan oleh pemerintah daerah.
Selain itu, Kementerian Sosial Republik Indonesia disebut telah memonitor pemberian santunan bagi ahli waris korban jiwa sesuai ketentuan yang berlaku.
Meski belum terdapat pengungsian terpusat, BNPB bersama tim gabungan terus melakukan asesmen lapangan guna memastikan seluruh kebutuhan penyintas terpenuhi dan tidak ada wilayah terdampak yang terlewatkan.
- Penulis: Tim Redaksi

Saat ini belum ada komentar