Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Menag Ingatkan Pentingnya Iman di Dunia Industri

  • account_circle Mawardi
  • calendar_month 18 jam yang lalu
  • visibility 24
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, Pangkep – Di tengah gemuruh mesin industri dan laju transformasi perusahaan yang terus bergerak maju, ada satu hal yang diingatkan agar tidak pernah ditinggalkan: iman.

Pesan itu mengemuka dalam Tabligh Akbar Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 PT Semen Tonasa yang menghadirkan Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar, di Auditorium Kantor Pusat PT Semen Tonasa, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Senin (5/10/2026).

Mengusung tema “Menguatkan Transformasi dengan Iman, Memperkuat Harmoni dalam Kebersamaan”, kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke-58 PT Semen Tonasa yang puncaknya akan berlangsung pada 2 November mendatang.

Kehadiran Menteri Agama disambut oleh jajaran manajemen perusahaan, pemerintah daerah, serta keluarga besar Semen Tonasa. Turut mendampingi Menteri Agama, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid.

Hadir pula Wakil Bupati Pangkep, Sekretaris Daerah Kabupaten Pangkep, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangkep, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pangkep, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Dalam sambutannya, Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menteri Agama dan seluruh tamu undangan dalam momentum ulang tahun perusahaan.

Menurutnya, perjalanan Semen Tonasa selama hampir enam dekade bukan hanya tentang memproduksi semen dan memenuhi kebutuhan pembangunan, tetapi juga tentang upaya terus-menerus menghadirkan manfaat bagi masyarakat, lingkungan, dan bangsa.

Sebagai produsen semen terbesar di Kawasan Timur Indonesia, PT Semen Tonasa telah menjadi bagian penting dari pembangunan nasional sejak mulai beroperasi pada 1968. Dengan kapasitas produksi mencapai 5,98 juta ton per tahun dan empat unit pabrik yang dimiliki, perusahaan terus berupaya meneguhkan diri sebagai industri yang efisien, inovatif, dan berwawasan lingkungan.

Namun, di tengah berbagai capaian dan agenda transformasi tersebut, Menteri Agama mengingatkan bahwa kemajuan tidak cukup hanya ditopang oleh teknologi, strategi bisnis, dan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, ada dimensi lain yang tidak kalah penting, yakni hubungan manusia dengan Tuhannya.

“Manusia tanpa kehendak Tuhan tidak ada artinya. Mintalah kepada Allah, insyaallah Allah akan mengabulkan,” pesan Nasaruddin Umar di hadapan peserta tabligh akbar.

Kalimat sederhana itu seolah menjadi inti dari seluruh pesan yang disampaikan. Bahwa di balik segala bentuk ikhtiar, perencanaan, dan kerja keras, terdapat ruang spiritual yang tidak boleh diabaikan.

Bagi Menteri Agama, doa bukan sekadar ritual yang mengiringi sebuah kegiatan. Doa merupakan energi yang menumbuhkan optimisme, menguatkan kebersamaan, sekaligus mengingatkan bahwa keberhasilan sejati tidak hanya lahir dari usaha manusia, tetapi juga dari keberkahan Tuhan.

Karena itulah ia menegaskan sebuah pesan yang mengundang perenungan, “Berkah sinergi menghasilkan energi.”

Pesan tersebut terasa relevan dengan semangat kolaborasi yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan PT Semen Tonasa. Namun, sinergi yang dimaksud tidak hanya terbatas pada hubungan antarmanusia.

Menteri Agama juga mengingatkan pentingnya membangun persahabatan dengan lingkungan. “Persahabatan dengan perusahaan tidak cukup dengan kekompakan. Selain dengan sesama, kita juga harus bersahabat dengan lingkungan,” ujarnya.

Pesan itu sejalan dengan komitmen PT Semen Tonasa yang menempatkan keberlanjutan lingkungan sebagai salah satu pilar penting dalam arah pengembangan perusahaan.

Di hadapan keluarga besar Tonasa, Nasaruddin Umar juga menitipkan nilai-nilai yang menurutnya menjadi fondasi utama keberhasilan. Bukan semata keberhasilan dalam dunia kerja, tetapi keberhasilan dalam menjalani kehidupan.

“Kalau mau sukses, istiqamah,” ujarnya.

Dari pesan singkat itu kemudian mengalir sederet nilai yang sarat makna: ikhlas, sabar, tawadhu, ihsan, qanaah, amanah, muruah, akhlak, dan hayat.

Sembilan nilai tersebut ibarat kompas moral yang mengarahkan seseorang agar tidak kehilangan arah di tengah berbagai pencapaian. Sebab ukuran keberhasilan bukan hanya tentang seberapa tinggi posisi yang diraih atau seberapa besar keuntungan yang diperoleh, melainkan juga tentang bagaimana keberhasilan itu dicapai dan sejauh mana manfaatnya dirasakan oleh orang lain.

Kehadiran Nasaruddin Umar di lingkungan Semen Tonasa juga memiliki nilai historis tersendiri. Sebelum menjabat Menteri Agama, ia pernah menjadi Komisaris Independen PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Karena itu, kunjungannya ke Tonasa tidak hanya bernuansa seremonial, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi yang mempertemukan kembali dunia industri dan nilai-nilai keagamaan.

Bagi Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, H. Ali Yafid, momentum tersebut menjadi ruang penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Sebab pembangunan yang kokoh tidak hanya membutuhkan infrastruktur yang kuat, tetapi juga manusia yang memiliki integritas, kepedulian sosial, serta akhlak yang baik.

Pada akhirnya, Tabligh Akbar HUT ke-58 PT Semen Tonasa bukan sekadar bagian dari rangkaian perayaan ulang tahun perusahaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap transformasi memerlukan arah, setiap kemajuan membutuhkan nilai, dan setiap kesuksesan membutuhkan keberkahan.

Dari Tonasa, pesan itu kembali ditegaskan: kemajuan industri dan kekuatan iman bukanlah dua hal yang saling bertentangan. Keduanya justru harus berjalan beriringan, menguatkan transformasi dan memperkokoh harmoni dalam kebersamaan.

  • Penulis: Mawardi
  • Editor: Suaib Pr

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MUI Keluarkan Tausiyah tentang Pentingnya Menjaga Kedaulatan Negara untuk Mewujudkan Perdamaian Dunia

    MUI Keluarkan Tausiyah tentang Pentingnya Menjaga Kedaulatan Negara untuk Mewujudkan Perdamaian Dunia

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 263
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan tausiyah berisi tujuh poin mengenai pentingnya menjaga kedaulatan negara dalam rangka mewujudkan perdamaian dunia. Tausiyah tersebut tertuang dalam surat bernomor Kep-30/DP-MUI/III/2026. Dokumen tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum MUI Anwar Iskandar dan Sekretaris Jenderal MUI Amirsyah Tambunan pada Kamis, 5 Maret 2026. Dalam pernyataannya, MUI menyampaikan keprihatinan terhadap perkembangan […]

  • IKPM-HT Yogyakarta Bedah Riset Transmigrasi Maba Utara Jelang Dialog Publik di UGM

    IKPM-HT Yogyakarta Bedah Riset Transmigrasi Maba Utara Jelang Dialog Publik di UGM

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 476
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Yogyakarta – Ikatan Komunikasi Pelajar Mahasiswa Halmahera Timur (IKPM-HT) Yogyakarta menggelar diskusi internal untuk membedah riset mendalam mengenai kondisi Transmigrasi di Maba Utara, Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara, Jum’at (2/1/2026). Agenda pembacaan riset ini merupakan langkah strategis organisasi dalam mematangkan data dan substansi sebelum dibawa ke forum Dialog Publik bersama Pusat Studi Pedesaan […]

  • KNPI Bone Bolango Gelar Rembuk Pemuda : Dorong Kolaborasi Membangun Daerah

    KNPI Bone Bolango Gelar Rembuk Pemuda : Dorong Kolaborasi Membangun Daerah

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bone Bolango menggelar Rembuk Pemuda bertema “Kolaborasi Pemuda dalam Membangun Daerah” pada Sabtu, (15/11/2025) , di Resto Onato by Swiss 18. Kegiatan ini menjadi ruang temu dan dialog bagi berbagai elemen pemuda untuk memperkuat peran strategis mereka dalam pembangunan daerah. Rembuk pemuda tersebut dihadiri oleh seluruh unsur kepemudaan, mulai […]

  • Pendaftaran Calon Ketua Umum BPD HIPMI Papua Tengah Periode 2025–2028 Resmi Dibuka 

    Pendaftaran Calon Ketua Umum BPD HIPMI Papua Tengah Periode 2025–2028 Resmi Dibuka 

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Panitia Pelaksana Musyawarah Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Papua Tengah Ke-I secara resmi membuka pendaftaran Bakal Calon Ketua Umum untuk masa bakti 2025–2028. Proses pendaftaran ini menjadi bagian penting dari rangkaian menuju Musyawarah Daerah (MUSDA) BPD HIPMI Papua Tengah yang akan memilih figur pemimpin untuk memperkuat peran pengusaha muda dalam pembangunan ekonomi daerah. Sebagai […]

  • Abu Madhura; Muadzin Yang Semula Mengejek Azan (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #26)

    Abu Madhura; Muadzin Yang Semula Mengejek Azan (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #26)

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Pada edisi sebelumnya, saya menulis Abdullah ibn Umm Maktum sebagai partner muadzin Bilal ibn Rabah. Keduanya adalah muadzin yang ditunjuk Nabi untuk pelaksanaan salat di Madinah. Dari sekitar Masjid Nabawi, suara azan mereka menjadi penanda waktu bagi kehidupan kaum Muslim di kota itu. Pasca peristiwa Fathul Makkah, Nabi Kembali ke Mekkah dan membangun Mekkah dengan […]

  • Peneliti Internasional Teliti Sampah Plastik di Gorontalo

    Peneliti Internasional Teliti Sampah Plastik di Gorontalo

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Tim riset Internasional Partnership for Australia–Indonesia Research (PAIR) Sulawesi khususnya grup peneliti Net Zero 2.5 sukses menggelar diskusi kelompok terpumpun bertajuk “Pengelolaan Sampah Plastik Sekali Pakai di Fasilitas Pelayanan Kesehatan”  di aula Prof. Abdul Sammadkadir, Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Kegiatan ini merupakan bagian dari riset kolaboratif Indonesia–Australia yang difasilitasi oleh Australia–Indonesia Centre (AIC). Melalui forum […]

expand_less