PC PMII Baru 2026-2027 Resmi Dilantik, Perkuat Kaderisasi Dan Gerakan Responsif
- account_circle Muh. Akbar.
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 30
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Nulondalo.Com, BARRU — Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Barru Masa Khidmat 2026–2027 resmi dilantik di Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Barru, Sabtu (26/9/2026).
Pelantikan tersebut menjadi momentum awal bagi kepengurusan baru PC PMII Barru untuk memperkuat kaderisasi sekaligus meningkatkan kontribusi organisasi dalam merespons berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat. Sejumlah kader dan alumni PMII, tokoh masyarakat, akademisi, unsur organisasi kemasyarakatan, serta perwakilan pemerintah daerah turut hadir menyaksikan jalannya pelantikan.
Pelantikan dipimpin langsung Ketua Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Pengurus Besar PMII, Dedy Wahyudi Hasibuan. Dalam prosesi tersebut, seluruh jajaran pengurus PC PMII Kabupaten Barru Masa Khidmat 2026–2027 diambil sumpah jabatannya.
Melalui ikrar yang dibacakan, para pengurus menyatakan kesanggupan menjalankan amanah organisasi, menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah, serta menjadikan PMII sebagai ruang kaderisasi yang progresif dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Dedy menegaskan, pengurus yang baru dilantik tidak hanya memiliki tanggung jawab untuk menjaga marwah organisasi, tetapi juga dituntut memperkuat posisi PMII sebagai kekuatan intelektual yang hadir di tengah masyarakat.
“Pelantikan bukanlah akhir dari proses, tetapi awal dari pengabdian. Pengurus yang hari ini dilantik harus mampu menghadirkan PMII yang tetap teguh pada nilai-nilai dasar pergerakan, memperkuat kaderisasi, menjunjung tinggi keadilan, serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat,” ujar Dedy.
Muh. Akbar: PMII Harus Hadir Menjawab Persoalan Masyarakat
Sementara itu, Ketua PC PMII Kabupaten Barru Masa Khidmat 2026–2027, Muh. Akbar, menegaskan bahwa kepengurusan yang dipimpinnya siap menjalankan amanah organisasi dengan fokus pada penguatan kaderisasi dan gerakan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.
Ia menyebut PMII Barru akan diarahkan menjadi ruang bersama bagi kader untuk mengembangkan kapasitas intelektual, spiritual, dan sosial.
“Amanah ini adalah tanggung jawab kolektif. Kami berkomitmen menjadikan PMII Barru sebagai rumah bersama bagi kader untuk bertumbuh secara intelektual, spiritual, dan sosial. Ke depan, kami akan memperkuat kaderisasi. Selain itu, gerakan-gerakan PMII Barru harus lebih berpihak dan mampu menyelesaikan persoalan yang ada di tengah masyarakat,” tegas Muh. Akbar.
Muh. Akbar juga menegaskan bahwa PMII Barru akan mengambil sikap terhadap berbagai kebijakan pemerintah sebagai bagian dari fungsi organisasi dalam menjalankan kontrol sosial serta menyuarakan kepentingan masyarakat.
Pernyataan tersebut menegaskan arah kepengurusan baru yang tidak hanya berorientasi pada penguatan internal organisasi, tetapi juga mendorong kader PMII agar lebih aktif membaca dan merespons dinamika sosial di Kabupaten Barru.
Alumni Dorong Sinergi Pengurus, Kader dan IKA PMII
Dukungan terhadap kepengurusan baru turut disampaikan Ketua Ikatan Alumni PMII (IKA PMII) Kabupaten Barru, Ilham Iskandar, S.E.
Ia mendorong terbangunnya sinergi yang kuat antara pengurus, kader, dan alumni sebagai bagian penting dalam menjaga keberlanjutan organisasi.
“Alumni akan selalu menjadi bagian dari perjalanan PMII. Sinergi antara pengurus, kader, dan alumni merupakan modal penting untuk memperkuat organisasi. Kami berharap kepengurusan baru mampu menjaga tradisi intelektual PMII sekaligus melahirkan kader-kader yang siap mengabdi bagi daerah, bangsa, dan umat,” tuturnya.
Pelantikan PC PMII Kabupaten Barru Masa Khidmat 2026–2027 sekaligus menandai dimulainya fase baru perjalanan organisasi dengan agenda utama memperkuat kaderisasi dan meningkatkan kontribusi PMII di tengah masyarakat.
Kepengurusan baru diharapkan mampu mempertahankan nilai-nilai dasar pergerakan sekaligus menghadirkan gerakan yang adaptif, berintegritas, dan responsif terhadap berbagai dinamika sosial yang berkembang di Kabupaten Barru.
- Penulis: Muh. Akbar.

Saat ini belum ada komentar