Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Proyek Pemeliharaan Irigasi Maros Baru Disorot, Tanah Hasil Kerukan Diduga Diangkut ke Perumahan Swasta

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
  • visibility 127
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Nulondalo.com, MAROS — Proyek pemeliharaan berkala jaringan irigasi Saluran Sekunder D.1 Bantimurung, tepatnya di Saluran Sekunder Tekolabbua, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, menjadi sorotan.

Sorotan tersebut muncul menyusul dugaan pemanfaatan tanah hasil pengerukan saluran irigasi untuk kebutuhan penimbunan di salah satu kawasan perumahan swasta yang berada tidak jauh dari lokasi pekerjaan.

Proyek yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 tersebut memiliki nilai anggaran sebesar Rp141.950.000 dan dikerjakan oleh CV Sukses Daffa Mandiri.

Berdasarkan penelusuran media di lapangan, seorang sopir kendaraan pengangkut material hasil pengerukan mengungkapkan bahwa terdapat tiga unit kendaraan yang digunakan untuk mengangkut tanah hasil kerukan.

Menurut keterangan sopir tersebut, biaya sewa setiap kendaraan mencapai sekitar Rp1.500.000 per unit, sehingga jika tiga kendaraan digunakan, nilainya mencapai sekitar Rp4.500.000.

Sopir itu juga menyebutkan bahwa material tanah hasil pengerukan saluran kemudian dibawa ke salah satu kawasan perumahan yang lokasinya tidak jauh dari proyek.

Temuan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai status material hasil pengerukan, mekanisme pengangkutan, pihak yang membiayai kendaraan, serta dasar izin pemanfaatan atau pembuangan material tersebut.

Perlu Kejelasan Status Material

Tanah, lumpur, maupun sedimen yang berasal dari pekerjaan pemeliharaan infrastruktur publik tidak serta-merta dapat dianggap sebagai material bebas yang dapat diperjualbelikan atau dimanfaatkan oleh pihak tertentu.

Karena itu, apabila material hasil pengerukan tersebut dipindahkan ke lahan milik swasta, perlu dipastikan apakah terdapat dokumen penugasan, persetujuan, berita acara, kerja sama, atau dokumen lain yang menjadi dasar pemindahan dan pemanfaatan material tersebut.

Demikian pula dengan pembayaran sewa kendaraan sebesar Rp1,5 juta per unit. Perlu diperjelas siapa yang melakukan pembayaran, kepada siapa pembayaran diberikan, serta apakah biaya tersebut tercantum dalam administrasi pekerjaan proyek.

Jika pengangkutan dilakukan sebagai bagian dari pekerjaan proyek dan terdapat dasar administrasi yang sah, maka mekanismenya tentu perlu dapat dipertanggungjawabkan sesuai kontrak dan ketentuan yang berlaku.

Sebaliknya, apabila material proyek pemerintah tersebut dialihkan kepada pihak swasta tanpa dasar kewenangan atau administrasi yang jelas, persoalan tersebut patut mendapat perhatian dan pemeriksaan dari instansi yang berwenang.

Bukan Sekadar Persoalan Tanah Kerukan

Persoalan ini juga tidak hanya berkaitan dengan ke mana tanah hasil pengerukan dibawa. Yang lebih penting adalah memastikan asal material, status kepemilikannya, dasar pemanfaatannya, serta mekanisme pengangkutannya.

Apalagi proyek tersebut menggunakan anggaran negara, sehingga seluruh proses pekerjaan semestinya dapat ditelusuri secara administratif dan dipertanggungjawabkan.

Media juga mendorong pihak terkait memberikan penjelasan secara terbuka mengenai apakah tanah hasil pengerukan tersebut memang diperuntukkan sebagai material pembuangan, material urugan, atau memiliki peruntukan lain berdasarkan dokumen pekerjaan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait masih perlu memberikan penjelasan mengenai mekanisme pengelolaan material hasil pengerukan tersebut.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada CV Sukses Daffa Mandiri, instansi pemilik pekerjaan, pihak pengembang perumahan, maupun pihak lain yang disebut atau berkaitan dengan pemberitaan ini.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Merdeka, tapi Bagi Siapa? Catatan Kecil soal Kebebasan Beragama Menjelang 17 Agustus

    Merdeka, tapi Bagi Siapa? Catatan Kecil soal Kebebasan Beragama Menjelang 17 Agustus

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Wahiyudin Mamonto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Setiap kali Agustus tiba, saya selalu berpikir: kemerdekaan itu sebenarnya milik siapa? Bendera dikibarkan, lomba panjat pinang digelar, pidato-pidato disiapkan. Tapi di balik semua kemeriahan itu, ada pertanyaan yang jarang benar-benar dijawab tuntas—apakah setiap warga negara, tanpa memandang apa yang ia yakini, benar-benar sudah merdeka untuk beribadah dan hidup sesuai keyakinannya? Kalau bicara soal aturan, […]

  • Ketum GP Ansor Dijadwalkan Lantik Pengurus Wilayah dan Cabang se-Gorontalo, Hadiri Sejumlah Agenda Strategis

    Ketum GP Ansor Dijadwalkan Lantik Pengurus Wilayah dan Cabang se-Gorontalo, Hadiri Sejumlah Agenda Strategis

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor), Addin Jauharudin, dijadwalkan melantik jajaran Pimpinan Wilayah dan Cabang GP Ansor se-Gorontalo dalam sebuah seremoni resmi yang akan berlangsung pada Sabtu, 19 Juli 2025 pukul 19.30 WITA di Ballroom Hotel Damhil, Kota Gorontalo. Ketua PW GP Ansor Gorontalo, Zulkarnain Ahmad, menyampaikan bahwa kunjungan Ketum Addin ke […]

  • How Jakarta and Singapore Are Redefining Resilience Amid a Climate Crisis

    How Jakarta and Singapore Are Redefining Resilience Amid a Climate Crisis

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Pramono Pido
    • visibility 362
    • 0Komentar

    Jakarta and Singapore exemplify urban centers at the forefront of climate change adaptation. Rising sea levels, increased rainfall, and rapid urbanization are reshaping urban operations across Southeast Asia. In response, governments are advancing the concept of the “smart city,” emphasizing data-driven governance, predictive systems, and digital infrastructure to enhance urban safety and resilience. Despite technological […]

  • Pemkab Maros Segarkan Birokrasi, A. Abbas Maskur Resmi Nahkodai Dinas Perhubungan

    Pemkab Maros Segarkan Birokrasi, A. Abbas Maskur Resmi Nahkodai Dinas Perhubungan

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maros– Pemerintah Kabupaten Maros kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun birokrasi yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik. Melalui perombakan jabatan struktural, Pemkab Maros melakukan penyegaran organisasi sebagai langkah strategis untuk memperkuat kinerja pemerintahan daerah. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung khidmat di Lapangan Pallantikang, Kabupaten Maros, Senin (5/1/2025), dan dihadiri oleh jajaran pejabat […]

  • Mendesak Penetapan Bencana Nasional Untuk Aceh dan Sumatera

    Mendesak Penetapan Bencana Nasional Untuk Aceh dan Sumatera

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Turmuji Jafar
    • visibility 454
    • 0Komentar

    Oleh: Turmuji Jafar (Mahasiswa Pascasarjana UAC Mojokerto)   Bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di tiga provinsi: Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Terhitung sejak tanggal 25-30 November 2025, terus mendapatkan bantuan dari berbagai pihak untuk kemanusiaan dan juga pemulihan. Banjir yang terjadi di Aceh dan Sumatera bukan semata-mata karena faktor musim hujan dengan […]

  • Mayjen TNI (Purn) Salim S. Mengga (poto: Istimewah)

    Jenderal Salim: Teladan Integritas dari Tanah Mandar Sulbar

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle -
    • visibility 1.019
    • 0Komentar

    Jenderal Salim, putra Mandar dengan pangkat bintang dua, dikenal sebagai pribadi kharismatik. Ketegasan, integritas, serta sikapnya yang tidak suka berbelit-belit membuatnya dihormati banyak orang. Pandangan hidupnya selalu tegak lurus, sementara kecerdasannya senantiasa diarahkan untuk kemaslahatan masyarakat. Dalam setiap pidato, narasinya sederhana, langsung pada inti, tegas, dan tanpa kompromi. Pesan-pesan moral selalu mewarnai ucapannya. Penampilannya pun […]

expand_less