Breaking News
light_mode
Trending Tags

Sekolah Kader KOPRI PMII Makassar Hadirkan Farid F. Saenong Bahas Gerakan Perempuan Masa Depan

  • account_circle Redaksi Nulondalo
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 42
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Kurikulum Cinta pada dasarnya mengajarkan bagaimana nilai kasih sayang, penghormatan terhadap perbedaan, semangat kemanusiaan, dan kemampuan hidup bersama dalam keberagaman menjadi fondasi kehidupan berbangsa. Saya melihat nilai-nilai tersebut memiliki irisan yang sangat kuat dengan semangat gerakan KOPRI yang selama ini memperjuangkan kemaslahatan, pendidikan, dan pemberdayaan perempuan,” katanya.

Farid juga menilai sinergi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah menjadi ruang strategis untuk memperluas dampak gerakan sosial yang berbasis pendidikan, pemberdayaan, dan penguatan karakter masyarakat.

Sementara itu, KOPRI PMII Kota Makassar menyatakan siap membangun kolaborasi bersama Kementerian Agama dalam mengimplementasikan berbagai program yang sejalan dengan semangat Kurikulum Berbasis Cinta.

Ketua KOPRI PMII Kota Makassar mengatakan materi yang disampaikan Farid menjadi penguatan penting bagi kader dalam memahami posisi strategis organisasi untuk menjawab berbagai isu kontemporer sekaligus memperluas ruang gerak melalui kolaborasi multisektoral.

Melalui penyelenggaraan Sekolah Kader KOPRI (SKK), KOPRI PMII Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk terus mencetak kader perempuan yang progresif, kolaboratif, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat. Organisasi tersebut juga berkomitmen mendukung terciptanya kehidupan yang damai, toleran, inklusif, dan berkeadaban melalui penguatan nilai-nilai cinta sebagai fondasi gerakan sosial.

  • Penulis: Redaksi Nulondalo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Skema Ponzi Berkedok Syariah Terkuak, DPR Desak Pemulihan Kerugian Korban DSI

    Skema Ponzi Berkedok Syariah Terkuak, DPR Desak Pemulihan Kerugian Korban DSI

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 205
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Dugaan skema ponzi berkedok syariah dalam pengelolaan investasi peer to peer lending PT Dana Syariah Indonesia (DSI) kian menguat. Komisi III DPR RI menegaskan bahwa penanganan perkara tersebut tidak boleh berhenti pada penetapan tersangka dan proses pemidanaan semata, tetapi harus berorientasi pada pemulihan kerugian para korban. Penegasan itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat […]

  • Spirit Qurban: Manifestasi Iman dan Solidaritas Kemanusiaan

    Spirit Qurban: Manifestasi Iman dan Solidaritas Kemanusiaan

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Amsar A. Dulmanan
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Ibadah qurban merupakan  simbol spiritual paling mendalam pada tradisi Islam. Qurban tidak sekadar ritual penyembelihan hewan pada momentum Idul Adha, melainkan representasi perjalanan batin manusia dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memperkuat relasi kemanusiaan. Dalam tindakan qurban terkandung pesan pengorbanan, keikhlasan, ketundukan, dan solidaritas sosial yang melampaui makna formal ibadah. Di tengah kehidupan modern […]

  • Setelah Khamenei Wafat, Nama Hassan Rouhani Kembali Menguat dalam Politik Iran

    Setelah Khamenei Wafat, Nama Hassan Rouhani Kembali Menguat dalam Politik Iran

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 194
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kematian Ali Khamenei memicu dinamika baru dalam politik Iran. Di tengah spekulasi mengenai siapa yang akan menjadi pemimpin tertinggi berikutnya, nama Hassan Rouhani kembali mencuat dan mulai diperbincangkan di kalangan elite politik maupun pengamat internasional. Rouhani dikenal sebagai salah satu tokoh moderat dalam struktur Republik Islam Iran. Ia pernah menjabat sebagai Presiden Iran […]

  • Kapal Nelayan Mati Mesin di Teluk Tomini, Seluruh Awak Berhasil Diselamatkan

    Kapal Nelayan Mati Mesin di Teluk Tomini, Seluruh Awak Berhasil Diselamatkan

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Tim Rescue Pos SAR Parigi bersama unsur potensi SAR tiba di lokasi pada Rabu (18/3/2026) dan langsung melakukan briefing untuk memastikan kesiapan personel serta pembagian tugas sesuai prosedur operasi Basarnas. Saat proses pencarian berlangsung, tepatnya pukul 14.35 Wita, tim SAR menerima informasi bahwa KM Elnas II berhasil menemukan KM Elnas III beserta seluruh awaknya. Kapal […]

  • Pemkot Gorontalo Musnahkan 19.754 Miras di Lapangan Padebuolo

    Pemkot Gorontalo Musnahkan 19.754 Miras di Lapangan Padebuolo

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 190
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Pemerintah Kota Gorontalo memusnahkan sebanyak 19.754 minuman keras (miras) berbagai jenis, Senin (29/12/2025). Pemusnahan dilakukan di Lapangan Padebuolo, Kecamatan Kota Timur. Ribuan miras tersebut merupakan hasil penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2017 tentang pengendalian dan pengawasan minuman beralkohol oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Gorontalo, serta hasil razia Polresta […]

  • Aktivis Muda Kalumbatan Kecam Kelalaian MBG: “Ini Program Presiden, Bukan Main-main”

    Aktivis Muda Kalumbatan Kecam Kelalaian MBG: “Ini Program Presiden, Bukan Main-main”

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Tragedi keracunan massal yang menimpa 200-an lebih siswa di Kota Salakan usai mengonsumsi makanan dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG) terus menuai sorotan. Kali ini kritik keras datang dari Kevin Lapendos, aktivis muda asal Desa Kalumbatan, Kecamatan Totikum Selatan, Kabupaten Banggai Kepulauan. Kevin menilai insiden tersebut bukanlah persoalan biasa, melainkan sebuah kelalaian serius yang mencoreng […]

expand_less