Breaking News
light_mode
Trending Tags

Senyum Manis Wahid Yasin, Pendonor Darah Peringati Hari Kemerdekaan

  • account_circle Faisal husuna
  • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
  • visibility 96
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Senyum manis Wahid Yasin, salah satu peserta donor darah, mewarnai kegiatan bakti sosial memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia yang digelar PKC PMII Gorontalo bekerja sama dengan PWNU Gorontalo dan PMI Provinsi Gorontalo, Sabtu (16/8/2025).

Wahid mengaku, ini adalah pengalaman pertamanya mendonorkan darah.

Perasaan campur aduk sempat menghantui, antara deg-degan, ragu-ragu, namun juga ingin mencoba.

Namun, keinginan untuk berkontribusi pada momentum kemerdekaan akhirnya mengalahkan rasa takutnya.

“Jujur perasaan saya campur aduk, awalnya. Tapi karena saya ingin berkontribusi dalam peringatan kemerdekaan ini, saya akhirnya beranikan diri,” ungkapnya.

Berbeda dengan kebanyakan peserta lain yang tampak tegang saat jarum suntik menembus kulit, Wahid justru terlihat sumringah.

Senyum bangga tidak bisa ia sembunyikan terpancar dari wajahnya, hingga proses donor selesai.

“Alhamdulillah tadi berjalan lancar. Semoga setetes darah ini bisa jadi penyelamat nyawa orang lain,” kata Wahid dengan wajah berbinar-binar.

Selain Wahid, sejak pagi puluhan peserta juga mulai berdatangan di lokasi kegiatan yang dipusatkan di Kantor PWNU Gorontalo.

Mereka rela antre untuk mendonorkan darah. Meski, tidak semua bisa lolos proses skrining karena alasan kesehatan seperti sakit, berat badan kurang, hingga kurang istirahat.

Kendati begitu, suasana kegiatan tetap hangat dan penuh antusias.

Senyum-senyum para pendonor seakan menjadi hadiah kecil untuk Indonesia di hari kemerdekaan.

Sementara itu, Ketua PKC PMII Gorontalo, Windy Olivia Dawa, menegaskan kegiatan ini bukan sekadar aksi sosial, melainkan bentuk penghormatan mendalam kepada para pejuang kemerdekaan.

“Dengan berdonor, kita seolah berkata: Kami tidak melupakanmu, pahlawan. Kami lanjutkan semangatmu dalam kepedulian yang menyelamatkan nyawa. Setetes darah hari ini bisa jadi penentu hidup seseorang esok,” ujar Windy.

Wakil Sekretaris PWNU Gorontalo, Abdul Kadir Lawero, menyampaikan bahwa agenda donor darah ini merupakan program rutin yang telah diamanatkan dalam rapat pleno PWNU.

“Kegiatan donor darah ini kami lakukan sebagai wujud kepedulian terhadap sesama. Darah yang terkumpul nantinya akan disalurkan kepada warga yang membutuhkan. Selain itu, donor juga bermanfaat bagi kesehatan pendonor sendiri,” jelasnya.

Ia menambahkan, melalui kegiatan ini pihaknya berharap manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas.

“Kolaborasi ini semoga terus terjaga, sehingga bisa berlanjut pada agenda-agenda berikutnya,” tambah Kadir.

Senada dengan itu, PMI Provinsi Gorontalo, Iswan Abdul selaku teknisi menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya aksi kemanusiaan ini. Terlebih, kondisi stok darah PMI saat ini sedang kosong.

“Melalui kegiatan ini, stok darah bisa bertambah untuk kebutuhan masyarakat. Dengan mengangkat tema Setetes darah dari Serambi Madinah, sejuta penghormatan untuk pahlawan, semoga dapat membangkitkan semangat para pendonor sukarela,” ungkap Iswan.

Kegiatan donor darah ini disambut antusias oleh kader PMII, jajaran PWNU, serta masyarakat sekitar. Selain menjadi bentuk nyata kepedulian sosial, agenda ini juga diharapkan mampu memperkuat solidaritas dan semangat kebangsaan menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80

Penulis : Faisal husuna

  • Penulis: Faisal husuna
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Arqam, Sang Pemilik Rumah Legendaris (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #7)

    Arqam, Sang Pemilik Rumah Legendaris (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #7)

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Bagi kader Muhammadiyah, istilah Darul Arqam tentu sudah akrab. Darul Arqam adalah sebutan untuk jenjang pengkaderan yang menjadi bagian penting dalam pembinaan anggota dan kader Muhammadiyah. Secara harfiah, Darul Arqam berarti “rumah Arqam”, merujuk pada sahabat Nabi Muhammad SAW, Arqam, yang rumahnya menjadi tempat berkumpul dan belajar para sahabat Muslim pertama. Dari sinilah prinsip pengkaderan dan pembinaan […]

  • Waketum PBNU Urai Strategi NU, Isu Indonesia Timur dan Kesejahteraan Guru Mengemuka

    Waketum PBNU Urai Strategi NU, Isu Indonesia Timur dan Kesejahteraan Guru Mengemuka

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 313
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Zulfa Musthofa, mengurai arah strategi kepemimpinan NU sekaligus menyerap berbagai aspirasi daerah dalam agenda silaturahim bersama PCNU se-Gorontalo dan tiga cabang PCNU dari Sulawesi Utara, Ahad (19/4/2026), di Kantor PWNU Gorontalo. Dalam pemaparannya, Zulfa Musthofa menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama bukan sekadar organisasi keagamaan, melainkan […]

  • Mentan Amran Murka Temukan Bawang Selundupan: “Tak Ada Ampun, Bongkar Sampai Akar!”

    Mentan Amran Murka Temukan Bawang Selundupan: “Tak Ada Ampun, Bongkar Sampai Akar!”

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 182
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan sikap keras pemerintah terhadap praktik impor ilegal pangan yang dinilai merugikan petani dan mengancam ekosistem pertanian nasional. Penegasan itu disampaikan Mentan Amran saat turun langsung ke Semarang untuk mengecek ribuan karung bawang bombay selundupan yang masuk tanpa izin resmi dan terindikasi membawa penyakit berbahaya. Dalam pemeriksaan […]

  • Islam Moderat di Persimpangan Jalan

    Islam Moderat di Persimpangan Jalan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Alam Khaerul Hidayat
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Di tengah riuhnya perbincangan tentang agama di ruang publik Indonesia, istilah Islam moderat seolah menemukan momentumnya. Ia hadir sebagai penyeimbang di antara tarikan ekstrem yang kerap mengeras dalam wajah keberagamaan kita di satu sisi konservatisme yang eksklusif, di sisi lain liberalisme yang kadang kehilangan pijakan nilai. Dalam konteks masyarakat yang majemuk, gagasan ini terasa penting, […]

  • Korporasi Langit

    Korporasi Langit

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Ramadhan sering dianggap sebagai bulan spiritual, bulan ibadah, bulan diskon pahala. Namun jika kita meminjam kacamata akuntansi—yang biasanya sibuk menghitung debit, kredit, dan laporan keuangan—Ramadhan sebenarnya menyerupai sebuah perusahaan besar. Bukan perusahaan biasa, melainkan semacam holding company raksasa yang dalam bahasa jenaka bisa kita sebut sebagai “Korporasi Langit.” Dalam korporasi ini, manusia adalah para pemegang […]

  • Koalisi Masyarakat Gorontalo Nilai Gugatan Menteri Pertanian terhadap Tempo Ancaman Serius bagi Kebebasan Pers

    Koalisi Masyarakat Gorontalo Nilai Gugatan Menteri Pertanian terhadap Tempo Ancaman Serius bagi Kebebasan Pers

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sejumlah organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Gorontalo untuk Demokrasi menilai gugatan hukum yang dilayangkan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terhadap majalah Tempo merupakan bentuk pembungkaman terhadap kebebasan pers sekaligus ancaman serius bagi demokrasi di Indonesia. Pandangan tersebut mengemuka dalam Diskusi Publik bertajuk “Pembungkaman Ruang Publik dalam Gugatan Perdata Menteri Pertanian terhadap Tempo” […]

expand_less