Breaking News
light_mode
Trending Tags

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Menguat, Tujuh Menteri Dikabarkan Dievaluasi

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
  • visibility 249
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Isu perombakan kabinet kembali mencuat di tengah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Kabinet Merah Putih disebut-sebut akan mengalami reshuffle dalam waktu dekat, menyusul agenda pelantikan sejumlah pejabat yang dijadwalkan berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (28/1/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Meski belum ada pernyataan resmi dari pihak Istana, rencana pelantikan tersebut memicu spekulasi bahwa Presiden Prabowo tengah menyiapkan evaluasi dan pergeseran posisi di jajaran kabinetnya.

Dilansir dari Tribunnews.com, sedikitnya terdapat tujuh nama menteri dan pejabat setingkat menteri yang dikabarkan masuk dalam daftar evaluasi. Mereka berasal dari sejumlah sektor strategis, mulai dari pembangunan manusia, diplomasi luar negeri, hingga komunikasi publik dan hak asasi manusia.

Adapun nama-nama yang disebut berpotensi terdampak reshuffle antara lain:

  • Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno

  • Menteri Luar Negeri, Sugiono

  • Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono

  • Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari

  • Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid

  • Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai

  • Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana

Namun demikian, hingga saat ini belum ada kepastian terkait benar tidaknya pergantian posisi para pejabat tersebut. Keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan Presiden Prabowo Subianto.

Pihak Istana juga belum memberikan keterangan resmi terkait agenda pelantikan maupun kemungkinan reshuffle kabinet yang kembali menjadi sorotan publik.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno, menilai isu reshuffle kabinet di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka muncul secara tiba-tiba tanpa sumber yang jelas.

Menurut Adi, tidak terdapat indikasi kuat sebelumnya yang mengarah pada rencana perombakan kabinet dalam waktu dekat. Karena itu, isu reshuffle yang beredar belakangan ini dinilainya berada dalam situasi yang serba tidak pasti.

“Isu reshuffle ini terkesan gelap gulita. Tidak ada sinyal politik yang kuat, baik dari Presiden maupun dari dinamika internal kabinet, yang menunjukkan akan ada perombakan,” ujar Adi dalam keterangannya.

Adi menjelaskan, biasanya wacana reshuffle diawali dengan tanda-tanda tertentu, seperti kritik terbuka Presiden terhadap kinerja menteri, ketegangan politik antarkoalisi, atau evaluasi kebijakan strategis. Namun, kondisi tersebut belum terlihat secara signifikan di pemerintahan saat ini.

Ia menilai, menguatnya isu reshuffle bisa jadi lebih dipicu oleh spekulasi politik dan kepentingan elite tertentu, ketimbang berdasarkan kebutuhan objektif pemerintahan.

“Dalam politik, isu reshuffle sering kali digunakan sebagai alat tekanan atau sekadar uji coba opini publik,” katanya.

Adi menegaskan bahwa keputusan reshuffle sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden. Selama tidak ada pernyataan resmi dari Prabowo Subianto, isu perombakan kabinet sebaiknya disikapi secara hati-hati agar tidak menimbulkan kegaduhan politik yang tidak perlu.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aliansi Anak Muda Nahdliyyin Maluku Utara Tuntut Bebaskan 11 aktivis Pejuang Lingkungan dan Cabut IUP PT Position

    Aliansi Anak Muda Nahdliyyin Maluku Utara Tuntut Bebaskan 11 aktivis Pejuang Lingkungan dan Cabut IUP PT Position

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Aliansi Anak Muda Nahdliyin Maluku Utara menggelar aksi demonstrasi pada Selasa (3/6), menuntut pembebasan 11 warga Maba Sangaji yang ditahan oleh Polda Maluku Utara serta pencabutan izin tambang PT Position yang dianggap menyerobot lahan masyarakat adat dan merusak lingkungan. Selasa, 3 Juni 2025. Aksi dimulai sekitar pukul 13.20 WIT dengan titik kumpul di depan lankmart […]

  • Korupsi, Pemakzulan, dan Ketegasan Moral

    Korupsi, Pemakzulan, dan Ketegasan Moral

    • calendar_month Kamis, 25 Agt 2022
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Pada suatu kesempatan, Kamis, 15 Mei 2015, Rais Syuriyah PBNU Masdar F. Mas’udi dimintai pandangannya terkait hukum pemakzulan kepala negara, kepala daerah, atau pejabat publik lain yang terbukti terlibat dalam pelanggaran kemanusiaan. Menurut Kiai Masdar, karena Indonesia adalah negara hukum, mekanisme pemakzulan terhadap pejabat publik yang bermasalah tentu dimungkinkan. Argumentasi ini, kata dia, bahkan dapat […]

  • Goodwill Langit

    Goodwill Langit

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Di dunia akuntansi, ada satu istilah yang sering membuat mahasiswa mengernyitkan dahi: goodwill. Ia tidak bisa disentuh, tidak bisa difoto, tetapi nilainya bisa sangat mahal. Goodwill muncul ketika sebuah perusahaan dibeli lebih mahal daripada nilai aset bersihnya. Artinya ada sesuatu yang tak terlihat—reputasi, kepercayaan, atau nama baik—yang dihargai lebih tinggi daripada bangunan, mesin, bahkan kas. […]

  • Gerakan Nurani Bangsa Sampaikan Pesan Kebangsaan, Desak Pemerintah Jaga Politik Luar Negeri Bebas Aktif

    Gerakan Nurani Bangsa Sampaikan Pesan Kebangsaan, Desak Pemerintah Jaga Politik Luar Negeri Bebas Aktif

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 175
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Sejumlah tokoh lintas agama, intelektual, dan budayawan yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa menyampaikan Pesan Kebangsaan kepada Presiden dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia terkait situasi geopolitik global yang semakin memanas. Pesan tersebut disampaikan di Jakarta pada 6 Maret 2026, sebagai respons atas meningkatnya ketegangan internasional, khususnya setelah serangan Amerika Serikat dan Israel […]

  • Negeri Tiba tiba Dan riuhnya Klarifikasi

    Negeri Tiba tiba Dan riuhnya Klarifikasi

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Negeri ini kian sering bekerja dengan cara tiba-tiba. Kebijakan lahir mendadak, diumumkan gegap gempita, lalu dijalankan sambil tergesa. Ketika tersandung di lapangan—yang sebenarnya bisa diprediksi sejak awal—negara pun segera masuk ke fase berikutnya: kebisingan klarifikasi. Dua hal ini bukan kebetulan. Negeri Tiba-Tiba dan Klarifikasi yang Ribut adalah pasangan serasi dalam politik kita hari ini. Ambil […]

  • Kas Langit

    Kas Langit

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Ramadhan itu unik. Ia seperti auditor independen yang datang tanpa diundang, memeriksa laporan keuangan batin kita. Bedanya, auditor ini tidak membawa kertas kerja, tapi membawa pahala. Ia tidak bertanya soal aset lancar, tetapi soal amal lancar. Dan yang paling penting, ia tidak bisa “diajak negosiasi”. Sebagai orang akuntansi, saya sering merenung: mengapa kita begitu teliti […]

expand_less