Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Gerakan Nurani Bangsa Sampaikan Pesan Kebangsaan, Desak Pemerintah Jaga Politik Luar Negeri Bebas Aktif

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • visibility 298
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Sejumlah tokoh lintas agama, intelektual, dan budayawan yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa menyampaikan Pesan Kebangsaan kepada Presiden dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia terkait situasi geopolitik global yang semakin memanas.

Pesan tersebut disampaikan di Jakarta pada 6 Maret 2026, sebagai respons atas meningkatnya ketegangan internasional, khususnya setelah serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran di tengah proses perundingan nuklir yang sedang berlangsung.

Gerakan Nurani Bangsa menilai serangan tersebut merupakan tindakan yang mengingkari upaya perdamaian dunia dan berpotensi memicu eskalasi konflik yang lebih luas.

“Serangan terhadap kedaulatan negara lain bertentangan dengan prinsip perdamaian dan norma hukum internasional serta berpotensi menjadi pemicu konflik global yang lebih besar,” demikian salah satu poin dalam Pesan Kebangsaan tersebut.

Gerakan ini juga menegaskan pentingnya Indonesia tetap berpegang pada amanat konstitusi dan prinsip politik luar negeri bebas aktif yang selama ini menjadi landasan diplomasi Indonesia di panggung internasional.

Mereka mengingatkan bahwa pembukaan UUD 1945 secara tegas menyatakan bahwa penjajahan harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan, serta menugaskan Indonesia untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Selain itu, Gerakan Nurani Bangsa menyoroti keputusan Indonesia yang sebelumnya bergabung dalam Board of Peace Charter, sebuah badan internasional yang diinisiasi Presiden Amerika Serikat dan melibatkan Israel serta sejumlah negara lain untuk mengawal proses transisi dan rekonstruksi Gaza.

Menurut mereka, langkah tersebut berpotensi menimbulkan kompleksitas baru dalam kebijakan luar negeri Indonesia karena berada di luar mekanisme internasional yang selama ini dijalankan melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Dalam Pesan Kebangsaan itu, Gerakan Nurani Bangsa menyampaikan sejumlah rekomendasi kepada pemerintah, antara lain meminta Presiden untuk tetap konsisten menjalankan politik luar negeri bebas aktif, memperkuat peran Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam upaya penyelesaian konflik, serta menggalang solidaritas internasional untuk menghentikan konflik bersenjata antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Mereka juga meminta agar pemerintah mematuhi ketentuan Pasal 11 UUD 1945 yang mengatur bahwa pernyataan perang, perdamaian, dan perjanjian internasional harus mendapat persetujuan DPR.

Selain itu, pemerintah diminta menarik keikutsertaan Indonesia dari Board of Peace dan membatalkan rencana pengiriman pasukan TNI ke Gaza sebagai bagian dari komitmen keanggotaan tersebut.

Gerakan ini menegaskan bahwa Indonesia harus tetap menjaga marwah sebagai negara merdeka, berdaulat, dan berkomitmen pada nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, serta perdamaian dunia dalam setiap kebijakan internasionalnya.

Pesan Kebangsaan ini ditandatangani oleh sejumlah tokoh nasional lintas agama dan intelektual, di antaranya Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, Quraish Shihab, Ahmad Mustofa Bisri, Ignatius Suharyo, Komaruddin Hidayat, Franz Magnis-Suseno, serta sejumlah tokoh lainnya seperti Lukman Hakim Saifuddin dan Alissa Q. Wahid.

Gerakan Nurani Bangsa menegaskan bahwa pesan ini merupakan seruan etis dan non-partisan yang bertujuan menjaga komitmen bangsa Indonesia terhadap cita-cita perdamaian dunia sebagaimana diamanatkan oleh para pendiri negara.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini, Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pemilahan Sampah di Dua SD Desa Pajukukang

    Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini, Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pemilahan Sampah di Dua SD Desa Pajukukang

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Nulondalo.com–Maros — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Perubahan Iklim Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) Posko Desa Pajukukang menggelar edukasi pemilahan sampah di dua sekolah dasar di Desa Pajukukang, Kabupaten Maros, pada 20–21 Juli 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di SDN 100 Inpres Balosi pada 20 Juli 2026 dan SDN 43 Parrasangan Beru pada 21 Juli […]

  • Menari dalam Belantara Simulacra

    Menari dalam Belantara Simulacra

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Pepi al-Bayqunie
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Lebaran, seperti biasa, datang bukan hanya membawa ketupat dan peluk maaf. Ia datang membawa gelombang kegembiraan yang melompat-lompat dari dapur ibu sampai ke beranda digital. Di kampung-kampung kecil yang debunya masih hangat oleh langkah kaki anak-anak, hingga ke rumah-rumah mewah yang tak pernah tidur oleh lampu-lampu sorot interior—suasana keriangan tumpah ruah. Tahun ini, kegembiraan itu […]

  • Rakorev Pemkot Gorontalo, Wali Kota Tekankan TPP, Parkir Berlangganan, hingga Zikir Akbar

    Rakorev Pemkot Gorontalo, Wali Kota Tekankan TPP, Parkir Berlangganan, hingga Zikir Akbar

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 187
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, didampingi Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, memberikan sejumlah penekanan dalam rapat koordinasi dan evaluasi (Rakorev) penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan yang digelar di Bandhayo Lo Yiladia, Jumat (19/12/2025). Salah satu fokus utama yang disoroti Wali Kota Adhan adalah progres penerapan aplikasi Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) serta sistem […]

  • UNUSIA Berikan Masukan di Forum Investor Daily

    UNUSIA Berikan Masukan di Forum Investor Daily

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) turut ambil bagian dalam Forum Investor Daily Indonesia yang mengusung tema Environmental, Social, and Governance (ESG): Bersama Membangun Keberlanjutan, diselenggarakan pada Kamis, 20 November 2025 di Ballroom 1 Hotel Mulia Senayan. Forum ini mempertemukan akademisi, regulator, dan pelaku industri untuk membahas strategi keberlanjutan dan tata kelola perusahaan yang semakin relevan […]

  • Wagub Gorontalo Sidak Empat Dapur MBG di Kabupaten Gorontalo, Temukan Sejumlah Pelanggaran SOP

    Wagub Gorontalo Sidak Empat Dapur MBG di Kabupaten Gorontalo, Temukan Sejumlah Pelanggaran SOP

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 342
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Gorontalo, Jumat (30/1/2026). Sidak ini dilakukan untuk memastikan kelayakan dapur dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta mencegah potensi terjadinya keracunan makanan pada peserta didik. Empat SPPG yang menjadi sasaran sidak […]

  • Abdul Kadir Diko/FOTO: Istimewa Play Button photo_camera 14

    Gorontalo Green School: Langkah Kecil Menahan Krisis Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Abdullah K. Diko
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Kerusakan lingkungan tidak pernah hadir sebagai peristiwa tunggal. Ia tumbuh perlahan—dari tanah yang kehilangan kesuburan, sungai yang kian tercemar, hingga bencana alam yang makin sering dan sulit diprediksi. Dalam banyak kasus, respons kita justru terjebak pada solusi jangka pendek: proyek cepat, jargon hijau, dan seremoni tanam pohon. Padahal, di balik krisis itu terdapat persoalan yang […]

expand_less