Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kadis Pendidikan Maros Resmikan SDN 215 Inpres Taipa, Sekolah Berbasis Karakter dan Life Skill

  • account_circle Sakti
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • visibility 192
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, MAROS — Suasana haru dan kebanggaan menyelimuti SDN 215 Inpres Taipa, Dusun Taipa, Desa Majannang, Kecamatan Maros Baru, saat bangunan sekolah yang telah lama dinantikan akhirnya diresmikan, baru-baru ini. Peresmian tersebut langsung dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maros, Andi Wandi Bangsawan Putra Patabai, S.STP., MM, disaksikan para guru se-Kecamatan Maros Baru, jajaran Dinas Pendidikan, orang tua siswa, serta seluruh keluarga besar SDN 215 Inpres Taipa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Maros, Kepala Sekolah SDN 215 Inpres Taipa Sri Wahyuni, S.Pd., MM, seluruh guru dan tenaga pendidik, serta para orang tua siswa yang selama ini menjadi bagian penting dari perjalanan sekolah tersebut.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maros menyampaikan apresiasi tinggi atas kekompakan dan semangat kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat Majannang.

“Saya sangat mengapresiasi kekompakan orang tua siswa dan seluruh warga Majannang. Dulu saya tahu betul kondisi sekolah ini, dan hari ini saya bangga melihat perubahan yang luar biasa. Ini bukti bahwa kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah benar-benar menghasilkan dampak nyata,” ujar Andi Wandi.

Ia juga menegaskan komitmen Dinas Pendidikan untuk terus mendorong pendidikan yang berkualitas dan berintegritas.

“Kami berkomitmen menghadirkan pendidikan yang berkualitas, transparan, dan bebas pungutan. Bantuan akan terus kami dorong, inovasi kepala sekolah kami dukung, dan yang terpenting bangunan ini kita jaga bersama demi kenyamanan dan masa depan anak-anak kita,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 215 Inpres Taipa, Sri Wahyuni, S.Pd., MM, menyampaikan sambutan yang penuh makna dan semangat. Ia menegaskan bahwa berbagai keterbatasan, termasuk banjir yang kerap melanda, tidak pernah memadamkan semangat sekolah untuk terus berinovasi.

“Banjir bukan alasan untuk berhenti. Justru dari setiap banjir, kami selalu berinovasi. Setiap tahun sekolah kami hadir dengan warna dan tema baru, tema cinta dan kasih sayang. Itu yang kami pegang. Meski hujan dan banjir datang, kami tetap tersenyum dan bangkit,” tuturnya.

Dengan hadirnya bangunan sekolah yang baru, Sri Wahyuni berharap semangat seluruh warga sekolah juga semakin kuat dalam mendidik generasi masa depan.

“Dengan sekolah yang baru ini, Insya Allah semangat kami juga baru. Kami berkomitmen menyiapkan anak-anak bukan hanya cerdas secara akademik, tapi juga berkarakter dan mandiri,” lanjutnya.

Ia menjelaskan bahwa SDN 215 Inpres Taipa juga menanamkan pendidikan keterampilan hidup kepada siswa, mulai dari berkebun, membudidayakan jamur, mengenal tanaman obat, hingga menumbuhkan kecintaan terhadap warisan leluhur.

“Harapan kami sederhana, melahirkan anak-anak hebat, berani, sehat, dan punya keterampilan hidup untuk masa depan mereka,” pungkasnya.

Sambutan hangat juga disampaikan Ketua Komite SDN 215 Inpres Taipa yang menegaskan pentingnya kebersamaan dalam merawat dan memajukan sekolah.

“Meski sempat lama mengabdi di tempat lain, Alhamdulillah saya kembali dan dipercaya. Bersama tim dan orang tua siswa, kami merawat sekolah ini dengan kebersamaan dan keikhlasan,” ujarnya.

Peresmian bangunan SDN 215 Inpres Taipa ini menjadi simbol kebangkitan dan harapan baru bagi dunia pendidikan di Maros Baru bahwa dengan kolaborasi, ketulusan, dan semangat pantang menyerah, perubahan nyata bisa diwujudkan.

  • Penulis: Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Habis Gelap Ada yang Belum Terang: Kartini, Emansipasi dan Ilusi Kolonial

    Habis Gelap Ada yang Belum Terang: Kartini, Emansipasi dan Ilusi Kolonial

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 130
    • 0Komentar

    “Ibu Kita Kartini, putri sejati, wanita yang mulia dan harum namanya.” Begitulah yang terpatri di benak para anak-anak sekolah.  Lagunya kerap didendangkan, hari lahirnya ditetapkan sebagai emansipasi wanita dan kiprahnya dijadikan patokan gerakan perempuan di Indonesia.  Setiap tanggal 21 April, Kartini dan narasi tentangnya dilantangkan kembali. Kalau anda hidup dan sudah bisa memahami situasi pada masa orde […]

  • Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

    Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 474
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diambil dalam Sidang Isbat yang digelar setelah pemantauan hilal di berbagai wilayah Indonesia. Penetapan tersebut didasarkan pada hasil rukyatul hilal yang dilakukan di lebih dari seratus titik di seluruh […]

  • Keutamaan Hari Asyura: Hari Besar Penuh Hikmah dan Pelajaran

    Keutamaan Hari Asyura: Hari Besar Penuh Hikmah dan Pelajaran

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Dalam kalender Hijriyah, bulan Muharram dikenal sebagai salah satu bulan suci yang dimuliakan oleh Allah SWT. Di antara hari-hari di bulan ini, terdapat satu hari yang memiliki keutamaan luar biasa, yaitu Hari Asyura, yang jatuh pada tanggal 10 Muharram. Asyura bukan hanya sekadar penanda waktu, namun ia sarat dengan nilai sejarah, spiritualitas, dan pelajaran moral […]

  • Work From Home sebagai Gerakan Nasionalisme

    Work From Home sebagai Gerakan Nasionalisme

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Pernahkah kita berpikir bahwa diam di rumah bisa menjadi tindakan patriotik? Bagi sebagian orang, terutama mereka yang memahami nasionalisme sebagai gerak—kerja keras, mobilisasi, dan kehadiran fisik di ruang publik—gagasan ini mungkin terasa aneh. Nasionalisme selama ini dibayangkan sebagai sesuatu yang tampak: tindakan yang bisa disaksikan, diukur, bahkan dirayakan. Dalam bayangan itu, diam justru sering diposisikan […]

  • Heboh Tumpukan Potongan Uang di TPS Liar Setu Bekasi, Ini Penjelasan Polisi dan BI

    Heboh Tumpukan Potongan Uang di TPS Liar Setu Bekasi, Ini Penjelasan Polisi dan BI

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 116
    • 0Komentar

    nulondalo.com, BEKASI –  Warga Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, dihebohkan dengan temuan tumpukan potongan uang pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu di sebuah tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Desa Taman Rahayu. Peristiwa ini menjadi viral setelah video amatir yang memperlihatkan karung berisi cacahan uang bercampur sampah beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, potongan […]

  • Dari Dosa Akuntansi ke Selera Politik

    Dari Dosa Akuntansi ke Selera Politik

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Di negeri ini, fraud dan kriminalisasi sering kali seperti dua santri yang duduk satu bangku: kelihatannya berbeda kitab, tapi ujian akhirnya sama-sama bikin deg-degan. Fraud yang awalnya dosa akuntansi, lama-lama naik kelas menjadi dosa pidana. Sementara kriminalisasi, yang mestinya urusan hukum, kadang terasa seperti urusan selera politik. Maka jangan heran, jabatan publik kini sering dipersepsikan […]

expand_less