Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Tiga Jet Tempur AS Ditembak Jatuh di Kuwait, Enam Awak Selamat

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • visibility 174
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Tiga jet tempur Amerika Serikat jenis F-15E Strike Eagle ditembak jatuh secara tidak sengaja oleh sistem pertahanan udara Kuwait saat operasi tempur aktif di kawasan tersebut, Senin (2/3/2026). Seluruh enam awak pesawat dilaporkan selamat dan dalam kondisi stabil.

Insiden itu terjadi di tengah ofensif gabungan Washington bersama Israel terhadap Iran yang telah memasuki hari ketiga. Video yang beredar memperlihatkan sebuah jet tempur berputar di udara dengan bagian ekor terbakar sebelum jatuh. Rekaman lain menunjukkan dua pilot melontarkan diri dan kemudian terlihat selamat di darat.

United States Central Command (CENTCOM) menyatakan tiga F-15E Strike Eagle “secara keliru ditembak jatuh” oleh pertahanan udara Kuwait selama operasi berlangsung.

“Seluruh enam awak berhasil melontarkan diri dengan aman, telah dievakuasi, dan berada dalam kondisi stabil. Kuwait telah mengakui insiden ini dan kami berterima kasih atas upaya pasukan pertahanan Kuwait,” demikian pernyataan CENTCOM, dikutip dari aljazeera.com

Penyebab insiden tersebut masih dalam penyelidikan dan informasi lanjutan akan disampaikan setelah proses investigasi selesai.

Kementerian Pertahanan Kuwait membenarkan sejumlah pesawat militer AS jatuh dan menyatakan tengah berkoordinasi dengan pihak Amerika Serikat. Juru bicara kementerian mengatakan seluruh pilot telah dibawa ke rumah sakit dan kondisinya stabil.

Sementara itu, ledakan keras dan sirene dilaporkan terdengar di beberapa wilayah Kuwait pada Senin dini hari. Otoritas setempat menyebut sejumlah drone mendekati ibu kota dan sebagian besar berhasil dicegat di wilayah Rumaithiya dan Salwa.

Di Washington, Ketua Kepala Staf Gabungan AS, Dan Caine, mengatakan operasi militer terhadap Iran tidak akan selesai dalam waktu singkat.

“Ini bukan operasi satu malam. Target militer yang diberikan kepada CENTCOM dan pasukan gabungan akan membutuhkan waktu untuk dicapai,” ujarnya dalam konferensi pers di Pentagon.

Sehari sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyatakan serangan terhadap Iran bisa berlangsung hingga empat minggu. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menegaskan operasi tersebut tidak akan menjadi “perang tanpa akhir”, meskipun diakuinya target militer tidak dapat dicapai dalam semalam.

Konflik yang melibatkan AS, Israel, dan Iran itu kini semakin meluas, dengan ketegangan meningkat di sejumlah negara Teluk yang menjadi lokasi pangkalan militer Amerika Serikat.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerakan Kebudayaan, Titik Akupuntur dalam Krisis Demokrasi

    Gerakan Kebudayaan, Titik Akupuntur dalam Krisis Demokrasi

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 127
    • 0Komentar

    (Catatan naratif peta loop Komisi Media, Budaya, dan Masyarakat Sipil pada Sarasehan Gerakan Nurani Bangsa, 8 Juni 2025) Demokrasi Indonesia sedang mengalami paradoks . Secara prosedural, mekanisme demokrasi berjalan—pemilu dilaksanakan, lembaga negara berfungsi—namun secara substansial, demokrasi mengalami defisit. Kebebasan sipil menyusut, ruang berpikir kritis menyempit, dan masyarakat sipil kehilangan pijakan simbolik untuk mendorong perubahan. Dengan […]

  • Cerita Gus Dur yang Berpulang Bersama Jenderal Salim

    Cerita Gus Dur yang Berpulang Bersama Jenderal Salim

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 736
    • 0Komentar

    Ada sebuah kisah yang sejatinya akan terdengar pada peringatan Haul ke-16 Gus Dur, yang diselenggarakan di Masjid At-Taqwa, Pambusuang, Polewali Mandar, 12 Februari 2026. Kisah itu semula hendak disampaikan oleh Mayjen TNI (Purn.) Salim S. Mengga. Namun, cerita sejarah tersebut tampaknya tidak akan pernah terucap, sebab Puang Salim, sapaan akrab beliau telah berpulang ke hadirat […]

  • Pasar Masuk Angin

    Pasar Masuk Angin

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle  Dr. Muhammad Aras Prabowo
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Di negeri yang katanya ramah, religius, dan gemar musyawarah ini, ekonomi ternyata juga punya perasaan. Ia bisa senang, bisa sedih, dan rupanya juga bisa kaget sampai masuk angin. Buktinya, ketika keponakan Presiden Prabowo Subianto, Thomas Djiwandono, resmi ditunjuk sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), pasar langsung demam. Rupiah menggigil, IHSG meriang, dan investor asing mendadak […]

  • Ukasyah bin Mihshan: Sahabat Yang Menuntut Balas Kepada Nabi (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #15)

    Ukasyah bin Mihshan: Sahabat Yang Menuntut Balas Kepada Nabi (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #15)

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Ukasyah bin Mihshan adalah salah satu sahabat Nabi Muhammad  yang dikenal karena keberanian, kesetiaan, dan kedekatannya dengan Rasulullah dalam berbagai peperangan serta kehidupan sehari-hari. Ia berasal dari suku Bani Asad. Biografi lengkapnya tidak banyak tercatat, tetapi riwayat sejarah menunjukkan bahwa Ukasyah ikut serta dalam berbagai ekspedisi militer penting, termasuk Perang Badr, Uhud, dan Khandaq. Ia dikenal […]

  • Kevin Lapendos Tegas Bantah Tudingan Gerakan Ditunggangi: “Ini Gerakan Saya, Bukan Pesanan Siapa Pun”

    Kevin Lapendos Tegas Bantah Tudingan Gerakan Ditunggangi: “Ini Gerakan Saya, Bukan Pesanan Siapa Pun”

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Di tengah memanasnya isu tambang ilegal (PETI) di Kabupaten Pohuwato, nama aktivis muda Sandri, yang lebih dikenal dengan sebutan Kevin Lapendos, kembali mencuat. Namun kali ini bukan karena aksinya di lapangan, melainkan karena tudingan miring yang mencoba menggiring opini publik seolah-olah gerakannya telah “ditunggangi” oleh pihak tertentu. Sebuah unggahan akun media sosial baru-baru ini menyebut […]

  • Gagal Membawa Emas, Belanda Meninggalkan Misteri (3)

    Gagal Membawa Emas, Belanda Meninggalkan Misteri (3)

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Momy Hunowu
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Gagal membawa pulang bongkahan emas dari Lembah Tupalo, kaum kolonial Belanda tidak lantas meninggalkan kawasan itu. Mereka kemudian menyusuri aliran sungai dengan harapan menemukan bongkahan emas lain yang lebih mudah diangkat. Setelah menempuh perjalanan sekitar 17 kilometer menurut penututan warga, rombongan serdadu itu memutuskan berhenti di sebuah puncak perbukitan. Di tempat itulah mereka mendirikan sebuah […]

expand_less