Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur di Jombang, Kenang Peran dalam Reformasi dan Pemisahan TNI-Polri

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
  • visibility 88
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Kapolri Listyo Sigit Prabowo melakukan ziarah ke makam Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid di kompleks pemakaman keluarga Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026 mendatang.

Dalam prosesi ziarah, Kapolri hadir mengenakan peci dan melakukan doa bersama di makam Gus Dur. Setelah itu, ia menaburkan bunga sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh bangsa yang dikenal memiliki kontribusi besar dalam perjalanan demokrasi dan reformasi di Indonesia.

Kedatangan Kapolri disambut langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Abdul Hakim Machfudz. Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menerima pengalungan surban sebagai simbol penghormatan dan silaturahmi.

Gus Dur menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia ke-4 pada periode 20 Oktober 1999 hingga 23 Juli 2001.

Selama masa kepemimpinannya, ia melanjutkan agenda reformasi dengan mendorong profesionalisme militer serta memperkuat supremasi sipil dalam tata kelola pemerintahan.

Salah satu warisan penting Gus Dur adalah pengukuhan pemisahan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui TAP MPR Nomor VI Tahun 2000 tentang Pemisahan TNI dan Polri, serta TAP MPR Nomor VII Tahun 2000 tentang Peran TNI dan Polri.

Kebijakan tersebut menjadi tonggak penting dalam reformasi sektor keamanan di Indonesia.

Selain dikenal sebagai tokoh demokrasi, KH Abdurrahman Wahid juga dikenang sebagai “Bapak Pluralisme” karena konsistensinya dalam memperjuangkan nilai-nilai keberagaman, toleransi, dan persatuan di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk.

Melalui ziarah tersebut, Polri tidak hanya memberikan penghormatan kepada jasa-jasa Gus Dur, tetapi juga menegaskan komitmen untuk terus menjaga nilai-nilai kebangsaan, persatuan, serta semangat reformasi yang telah diwariskan oleh almarhum.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada Apa dengan (Haji) Bawakaraeng

    Ada Apa dengan (Haji) Bawakaraeng

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Kalau Anda bertanya kepada seorang muslim, apakah ia punya niatan naik haji, maka dari  jutaaan mereka nyaris punya jawaban yang sama, “ingin berhaji melengkapi rukun Islam kelima. Saya pun adalah satu dari sekian banyak umat Islam yang selalu mengharu-birukan doa untuk mendapat undangan Sang Khaliq ke Rumah-Nya yang suci itu. Naik haji ke Baitullah (Makkah […]

  • Puncak PES PWNU Gorontalo: Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Da’i Cilik dan Mobile Lengend

    Puncak PES PWNU Gorontalo: Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Da’i Cilik dan Mobile Lengend

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Suasana penuh kebersamaan mewarnai penutupan Pekan Ekonomi Syariah (PES) PWNU Gorontalo 2025 yang digelar sejak 28 Oktober 2025 sampai dengan Kamis 30 Oktober 2025 di pelataran kantor PWNU Gorontalo. Penutupan diisi dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang berbagai lomba yang sebelumnya digelar, termasuk Lomba Da’i Cilik dan Lomba Mobile Legends bertema ekonomi syariah. Kedua lomba […]

  • Intelektual NU Sentil Keras Seskab: Jawaban “Pokoknya Ada” Cermin Akuntabilitas yang Retak

    Intelektual NU Sentil Keras Seskab: Jawaban “Pokoknya Ada” Cermin Akuntabilitas yang Retak

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 747
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Intelektual muda Nahdlatul Ulama, Muhammad Aras Prabowo, mengkritik keras pernyataan Sekretaris Kabinet, Teddy, yang menyebut sumber anggaran program pasar murah di Monas dengan ungkapan “pokoknya ada”. Pernyataan tersebut dinilai problematik secara etik, administratif, dan epistemik dalam tata kelola keuangan negara. Menurut Aras, ungkapan tersebut mencerminkan lemahnya kesadaran terhadap prinsip dasar akuntabilitas publik dalam […]

  • Alissa Wahid dan Kartini yang Tak Pernah Selesai

    Alissa Wahid dan Kartini yang Tak Pernah Selesai

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Setiap April, memori tentang Kartini akan menyeruak. Ia datang, dikenang, dirayakan, dan diabadikan. Di ruang kelas, anak-anak berseragam menggelar lomba busana adat. Di media sosial, ucapan selamat Hari Kartini berseliweran, disertai kutipan populer dan foto perempuan berkebaya. Sebuah ritual yang terasa akrab, bahkan otomatis. Tapi siapa Kartini yang sebenarnya sedang kita rayakan? Yang pasti bukan […]

  • Menjemput Hari Raya Idul Fitri, FPPMB dan Pemdes Bobawa Gelar Bukber Dengan Masyarakat 

    Menjemput Hari Raya Idul Fitri, FPPMB dan Pemdes Bobawa Gelar Bukber Dengan Masyarakat 

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Forum Pemuda Pelajar Mahasiswa Bobawa (FPPMB) menggelar agenda buka puasa bersama di Masjid Al-Fajri, Desa Bobawa, Kecamatan Makian Barat, Kabupaten Halmahera Selatan. Jum’at, 28 Maret 2025. Acara ini melibatkan masyarakat, badan syara, serta pemerintah desa dengan tujuan mempererat tali silaturahmi antarwarga. Kepala Desa Bobawa, Ludin Halek, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang berbuka bersama, […]

  • Menanti Dakwah Keagamaan Nahdlatul Ulama dalam Pelestarian Lingkungan

    Menanti Dakwah Keagamaan Nahdlatul Ulama dalam Pelestarian Lingkungan

    • calendar_month Jumat, 14 Jun 2019
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Plastik telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Sifatnya yang ringan, kuat, dan praktis menjadikannya pilihan utama dalam berbagai aktivitas manusia. Namun di balik kemudahan tersebut, sampah plastik justru menyimpan ancaman serius bagi kesehatan manusia dan keseimbangan lingkungan. Sampah plastik membutuhkan waktu puluhan bahkan ratusan tahun untuk dapat terurai secara alami. Sebagai negara […]

expand_less