Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Unggahan Tokoh Muhammadiyah Gorontalo soal Akhlak dan Gerakan Pakai Sarung Tuai Perdebatan di Media Sosial

  • account_circle Faisal H
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 97
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NULONDALO.COM, GORONTALO — Unggahan tokoh Muhammadiyah Gorontalo, Arfan Tilome, terkait pentingnya pembenahan akhlak, moral, dan etika sebelum menginisiasi gerakan mengenakan sarung menuai beragam tanggapan di media sosial, Senin (26/10/2026).

Arfan yang menjabat Direktur Pascasarjana Muhammadiyah Gorontalo itu mengingatkan bahwa penggunaan simbol keagamaan perlu diiringi perilaku yang mencerminkan nilai-nilai moral. Ia menyinggung praktik suap, korupsi, dan nepotisme yang menurutnya perlu menjadi perhatian.

Unggahan tersebut dinilai berkaitan dengan gagasan Kementerian Agama RI mengenai gerakan mengenakan sarung dan peci satu kali dalam sepekan. Meski demikian, Arfan tidak secara eksplisit menyebut program tersebut dalam kutipan unggahan yang beredar.

Pernyataan itu memunculkan beragam respons. Sejumlah warganet menyoroti pentingnya kesesuaian antara narasi moral dan tindakan, sementara lainnya mengingatkan agar gagasan pelestarian budaya tidak dipertentangkan dengan persoalan akhlak.

Salah satu komentar datang dari Ichsan Naway. Ia mempertanyakan konsistensi pesan moral dalam unggahan Arfan dengan persoalan penggunaan tanah yang diklaimnya terjadi di lingkungan SMA Muhammadiyah, Kelurahan Moodu, Kota Gorontalo.

Ichsan menyebut seseorang telah menghibahkan tanah sepanjang 300 meter kepada Muhammadiyah. Namun, menurut keterangannya, ketika pemilik tanah hendak meminjam sebagian lahan sebagai akses menuju sawah, muncul persoalan terkait lebar jalan yang disepakati.

“Bagus dan elok dibaca Bapak punya narasi ini, tapi apakah sudah sesuai dengan perbuatan?” tulis Ichsan dalam komentarnya.

Ia mengklaim bahwa akses yang dibicarakan melalui musyawarah semula direncanakan selebar tiga meter, tetapi kemudian hanya diberikan sekitar satu setengah meter.

  • Penulis: Faisal H
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi Peneliti, Warga Pesisir, dan Pemerintah Pulihkan Terumbu Karang Botutonuo

    Kolaborasi Peneliti, Warga Pesisir, dan Pemerintah Pulihkan Terumbu Karang Botutonuo

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Kerusakan terumbu karang menjadi ancaman nyata bagi ekosistem laut, Salah satunya di dasar laut yang berada di Desa Botutonuo, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. Barrier Reef (karang penghalang) yang berada disana sudah menjadi patahan karang mati yang kehilangan fungsinya sebagai rumah bagi ribuan biota laut. Kerusakan ini akibat aktivitas manusia, pencemaran, dan perubahan […]

  • Begal Tusuk Warga di Semarang Timur, Satu Pelaku Ditangkap Polisi

    Begal Tusuk Warga di Semarang Timur, Satu Pelaku Ditangkap Polisi

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 446
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Aksi begal disertai kekerasan terjadi di Jalan Halmahera Raya, Kelurahan Karangtempel, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, Minggu (6/4/2026) pagi. Seorang korban mengalami luka akibat serangan senjata tajam dalam kejadian tersebut. Kapolsek Semarang Timur, Andy Susanto, mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 06.45 WIB saat korban berinisial ACH (31) tengah menjemput rekannya, Yovita Haryanto, untuk […]

  • Manifesto Tarbiyah di Zaman Kacau

    Manifesto Tarbiyah di Zaman Kacau

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Almunauwar Bin Rusli
    • visibility 746
    • 0Komentar

    Tulisan ini muncul dari proses perenungan panjang di Kediri. Kedatangan saya di Kediri bukan hanya sekadar lompatan geografis, melainkan sebuah proses penguatan ideologis. Di tanah ini, Munawar Musso terlahir ke dunia, Jenderal Soedirman memimpin pasukan gerilya dan Tan Malaka berpulang kepada Tuhannya. Dari mereka bertiga, saya  belajar bagaimana cara manusia melawan marabahaya. Marabahaya memang selalu […]

  • Post-Tarbiyah : Akhir Politik Kebencian

    Post-Tarbiyah : Akhir Politik Kebencian

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Almunauwar Bin Rusli
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Sejak pertama kali Asef Bayat menggempur ruang publik melalui pemikiran Post-Islamism: The Changing Faces of Political Islam (2013), negara yang berpenduduk mayoritas Muslim-termasuk Indonesia- tiba-tiba tersentak karena ternyata tubuh Islam  tidak pernah mengalami stagnasi tapi terus memperlihatkan sinyal transformasi. Para kaum Islamis terdidik pun segera banting setir lalu  melayangkan protes tanpa ampun apabila Islam bukanlah […]

  • Harga BBM Nonsubsidi Kompak Naik, Pertamax hingga BP 92 Kini Tembus Rp16 Ribuan per Liter

    Harga BBM Nonsubsidi Kompak Naik, Pertamax hingga BP 92 Kini Tembus Rp16 Ribuan per Liter

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 156
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi kembali mengalami penyesuaian. Mulai 10 Juni 2026, tidak hanya SPBU Pertamina yang menaikkan harga jual BBM, tetapi juga sejumlah operator SPBU swasta seperti BP-AKR dan Vivo. Sebelumnya, Pertamina mengumumkan kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter. Penyesuaian tersebut kemudian diikuti oleh operator swasta, sehingga harga BBM nonsubsidi […]

  • Kasus Dugaan Persekusi Banser di Tangerang, Habib Bahar Bin Smith Ditetapkan Tersangka

    Kasus Dugaan Persekusi Banser di Tangerang, Habib Bahar Bin Smith Ditetapkan Tersangka

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 391
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Tangerang Kota resmi menetapkan Assayid Bahar Bin Smith alias Habib Bahar Bin Ali Bin Smith sebagai tersangka dalam kasus dugaan persekusi terhadap kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di Kota Tangerang. Penetapan tersangka tersebut tertuang dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) Nomor B/43/I/RES.1.24/2026/Reskrim yang beredar pada Sabtu, […]

expand_less