Breaking News
dark_mode
Trending Tags

DPR Apresiasi Penetapan Dua Korporasi Tersangka Karhutla di Kalteng, HGU Terancam Dicabut

  • account_circle Abdul Fajar
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 7
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NULONDALO.COM, KALIMANTAN TENGAH – Anggota Komisi II DPR RI, Iwan Kurniawan, mengapresiasi langkah Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) yang menetapkan dua korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menurutnya, langkah tersebut menjadi penegasan bahwa perusahaan harus bertanggung jawab apabila terbukti melakukan pelanggaran hukum dan menyebabkan kerusakan lingkungan.

Dua korporasi yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Kalteng adalah PT BWL di Kabupaten Kapuas dan PT PWN di Kabupaten Lamandau.

Dalam penanganan kedua perkara tersebut, kepolisian juga menetapkan pimpinan perusahaan sebagai tersangka perorangan.

Iwan menyebut, penindakan terhadap korporasi merupakan pembelajaran penting bagi seluruh perusahaan yang menjalankan kegiatan usaha di Kalimantan Tengah, khususnya sektor perkebunan kelapa sawit.

“Tentunya ini menjadi satu catatan pembelajaran bagaimana ketika korporasi melakukan kesalahan, melakukan pelanggaran, harus ditindak tegas,” kata Iwan saat berkunjung ke Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sabtu (31/10/2026).

Dalam keterangan tertulis yang dikutip Parlementaria, Iwan mengatakan akan berupaya berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengetahui kemungkinan adanya korporasi lain yang berpotensi terlibat dalam kasus serupa.

Menurutnya, penegakan hukum tidak boleh berhenti pada perusahaan yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Penelusuran terhadap dugaan keterlibatan pihak lain perlu dilakukan agar penanganan kasus karhutla berjalan menyeluruh.

Iwan berharap proses hukum tersebut dapat memberikan efek jera sehingga kebakaran hutan dan lahan tidak terus berulang setiap tahun.

Perusahaan yang berinvestasi di Kalimantan Tengah, terutama sektor perkebunan kelapa sawit, diminta meningkatkan upaya pencegahan serta memastikan aktivitas usahanya tidak menimbulkan kerusakan lingkungan.

Ia juga menilai penindakan terhadap korporasi yang melanggar sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai penegakan hukum tanpa pandang bulu, termasuk terhadap perusahaan yang memiliki investasi besar.

Iwan menegaskan, perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran berat harus siap menerima sanksi sesuai ketentuan hukum, termasuk kemungkinan pencabutan Hak Guna Usaha (HGU).

“Tidak pandang bulu, punya siapa pun itu. Termasuk pencabutan HGU. Jadi kalau memang kesalahannya fatal, tidak menutup kemungkinan mereka akan sampai dicabut HGU-nya,” tegas politisi Fraksi Partai Gerindra tersebut.

Ia menambahkan, kepentingan masyarakat luas dan kelestarian lingkungan harus menjadi pertimbangan utama dalam penanganan kasus karhutla.

Aktivitas investasi, menurutnya, tidak boleh mengabaikan tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

“Kepentingan masyarakat, kepentingan orang banyak di atas segalanya,” pungkasnya.

  • Penulis: Abdul Fajar
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPP GENINUSA Menginisiasi Diskusi Publik Reformasi Hukum Soal Tarik-Menarik RUU KUHAP 

    DPP GENINUSA Menginisiasi Diskusi Publik Reformasi Hukum Soal Tarik-Menarik RUU KUHAP 

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Dewan Pimpinan Pusat Gerakan SantriPreuner Nusantara (DPP GENINUSA) Melalui Biro Hukum dan Hak Asasi Manusia – Biro Pendidikan dan Ekonomi Mengagendakan Diskusi Publik, Santunan Anak Yatim serta dibarengi dengan Buka Puasa Bersama yang berlokasi di Pondok Ranggi, Jakarta Pusat, 20 Maret 2025. Agenda diskusi dengan teman “RUU KUHAP: Reformasi hukum atau pelemahan pemberantasan korupsi”, dihadiri […]

  • Pesawat ATR 42 Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros, Basarnas Lakukan Pencarian

    Pesawat ATR 42 Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros, Basarnas Lakukan Pencarian

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 359
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menerima laporan hilangnya kontak (loss contact) pesawat udara jenis ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026). Pesawat dengan registrasi PK-THT tersebut dioperasikan oleh IAT selaku pemegang AOC 034, dan sedang melakukan penerbangan dari Bandara Adi Sucipto Yogyakarta (JOG) […]

  • Delegasi NU di Turki, Gus Aniq Soroti Krisis Lingkungan dan Pembebasan Mustadh’afin

    Delegasi NU di Turki, Gus Aniq Soroti Krisis Lingkungan dan Pembebasan Mustadh’afin

    • calendar_month Kamis, 29 Okt 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 183
    • 0Komentar

    NULONDALO.COM, ISTANBUL — Delegasi Nahdlatul Ulama (NU), KH. Abdullah Aniq Nawawi, menyoroti krisis iklim, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia, serta pentingnya perjuangan membela masyarakat mustadh’afin, yakni kelompok yang dilemahkan dan rentan terhadap ketidakadilan. Sorotan tersebut disampaikan Gus Aniq, sapaan akrab KH. Abdullah Aniq Nawawi, dalam konferensi internasional bertajuk Al-Ummah Al-Wasath: Min Ats-Tsawabit ila […]

  • Beragama di Era Algoritma: Cepat Yakin, Lambat Memahami

    Beragama di Era Algoritma: Cepat Yakin, Lambat Memahami

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Alam Khaerul Hidayat
    • visibility 434
    • 0Komentar

    Lewat beberapa perbincangan santai ala tongkrongan dengan teman, saya menemukan satu celah pembahasan yang menarik sekaligus perlu diluruskan. Kami memang tumbuh dari latar belakang yang tidak sepenuhnya sama. Bahkan, jika dilihat dari kecenderungan wacananya, mereka hampir mendekati kelompok yang hendak saya bahas. Namun beruntungnya, keduanya tetap berada pada posisi yang moderat dan terbuka untuk berdialog. […]

  • Menari dalam Belantara Simulacra

    Menari dalam Belantara Simulacra

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Pepi al-Bayqunie
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Lebaran, seperti biasa, datang bukan hanya membawa ketupat dan peluk maaf. Ia datang membawa gelombang kegembiraan yang melompat-lompat dari dapur ibu sampai ke beranda digital. Di kampung-kampung kecil yang debunya masih hangat oleh langkah kaki anak-anak, hingga ke rumah-rumah mewah yang tak pernah tidur oleh lampu-lampu sorot interior—suasana keriangan tumpah ruah. Tahun ini, kegembiraan itu […]

  • Menag: Presiden Dukung Penuh Pengembangan PKUMI, Dorong Percepatan Kaderisasi Ulama Global

    Menag: Presiden Dukung Penuh Pengembangan PKUMI, Dorong Percepatan Kaderisasi Ulama Global

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 435
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan program Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI). Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi dan persiapan perpanjangan Nota Kesepahaman (NK) antara Lembaga Pengelola Dana Pendidikan, PKUMI, dan Universitas PTIQ Jakarta. Dalam sambutannya, Menag menekankan pentingnya percepatan kaderisasi ulama […]

expand_less