Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Peneliti Internasional Teliti Sampah Plastik di Gorontalo

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • visibility 138
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tim riset Internasional Partnership for Australia–Indonesia Research (PAIR) Sulawesi khususnya grup peneliti Net Zero 2.5 sukses menggelar diskusi kelompok terpumpun bertajuk “Pengelolaan Sampah Plastik Sekali Pakai di Fasilitas Pelayanan Kesehatan”  di aula Prof. Abdul Sammadkadir, Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

Kegiatan ini merupakan bagian dari riset kolaboratif Indonesia–Australia yang difasilitasi oleh Australia–Indonesia Centre (AIC). Melalui forum ini, para peneliti dan pemangku kepentingan daerah berupaya mengonsolidasikan data serta memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung transisi fasilitas kesehatan menuju net zero emission dan pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular.

Penelitian kolaborasi internasional ini melibatkan universitas di Indonesia dan Australian yaitu Dr. Eng. Irwan Ridwan Rahim (Unhas), Dr. Raghel Yunginger dan Rezkiawan Tantawi MM (UNG), Dr. Musyarofah (Institut Teknologi Kalimantan), Prof. Markus T. Lasut, dan Andrew M. Sadue (Unsrat), Prof. Bronwyn Laycock dan Dr. Clement Chan (University of Queensland), dan Catherine O’Shea (University of Melbourne).

Konsorsium ini berfokus pada isu transisi energi menuju net zero dan ekonomi sirkular, dengan sektor kesehatan sebagai salah satu area kajian prioritas di Sulawesi.

Riset ini memiliki urgensi yang tinggi karena sektor kesehatan merupakan salah satu penyumbang emisi karbon terbesar secara global. Layanan kesehatan menghasilkan antara 4,4 hingga 5,2 persen emisi gas rumah kaca dunia, terutama dari penggunaan energi dan limbah plastik sekali pakai.

Di Indonesia sebagian besar fasilitas kesehatan masih bergantung pada plastik medis dan domestik yang sulit terurai, serta belum memiliki sistem daur ulang yang memadai. Melalui studi ini, tim PAIR Sulawesi Net Zero 2.5 berupaya menilai penggunaan plastik sekali pakai di fasilitas kesehatan, meneliti alternatif bahan yang dapat digunakan kembali atau terurai secara hayati, serta merancang pendekatan ekonomi sirkular yang dapat diterapkan di sektor kesehatan.

Diskusi ini dihadiri berbagai pihak, antara lain perwakilan dari Bappeda Provinsi Gorontalo, Bapelitbangda Kabupaten Gorontalo, Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten Gorontalo, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perikanan dan Kelautan, BKPSDM, Kepala Puskesmas Biluhu, Camat Biluhu, LPPM UNG, SDGs Center dan akademisi UNG, serta organisasi masyarakat sipil.

Dalam sambutannya Dr. Irwan sebagai ketua peneliti menegaskan bahwa diskusi ini bukan hanya sekedar forum akademik, tetapi wadah untuk membangun jembatan antara riset dan kebijakan publik agar hasil penelitian benar-benar memberi dampak nyata bagi daerah.

“Diskusi yang kami gelar pada hari Sabtu kemarin menjadi langkah penting untuk memahami kondisi lapangan dan merancang strategi pengelolaan sampah yang realistis, kontekstual, dan berkelanjutan,” kata Irwan dalam siaran persnya, Selasa (28/10/2025).

Setelah diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan lapangan tim peneliti ke Puskesmas Biluhu sebagai lokus penelitian yang ada di Kecamatan Biluhu, Kabupaten Gorontalo. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan verifikasi kondisi lapangan serta mengumpulkan data primer terkait sistem pengelolaan limbah medis dan domestik di fasilitas kesehatan tingkat pertama tersebut.

Dalam kunjungan ini tim peneliti meninjau langsung area penyimpanan limbah padat dan cair, fasilitas cool storage, serta sistem pengangkutan limbah medis. Selain itu, tim juga berdialog dengan tenaga kesehatan untuk memahami praktik pemilahan limbah, jenis limbah plastik berdasarkan jenis layanan kesehatan dan tantangan teknis lainnya.

Diskusi dan kunjungan lapangan ini menegaskan bahwa pengelolaan sampah plastik di fasilitas kesehatan tidak hanya merupakan persoalan teknis, tetapi juga mencakup aspek sosial, perilaku, dan tata kelola kelembagaan. Oleh karena itu, pendekatan berbasis bukti dan sinergi lintas aktor menjadi kunci untuk mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan sekaligus mendukung target nasional net zero emission.

Hasil studi ini diharapkan memperkuat peran riset dalam mengembangkan solusi dan rekayasa pengelolaan sampah plastik medis berbasis ekonomi sirkular menuju net zero emission, serta mendukung pembangunan berkelanjutan yang resilien terhadap perubahan iklim dan menjaga kelestarian laut.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menakar Efisiensi APBN: Tantangan Menjaga Akuntabilitas di Balik Penghematan Anggaran

    Menakar Efisiensi APBN: Tantangan Menjaga Akuntabilitas di Balik Penghematan Anggaran

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Ai Dila Umul Hidayah
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Klaim efisiensi dalam APBN 2026 yang mencapai Rp204,4 triliun sekilas terdengar meyakinkan. Di tengah tekanan fiskal dan kebutuhan pembangunan yang terus meningkat, penghematan dalam jumlah besar tentu dianggap sebagai langkah rasional. Namun, di balik angka tersebut, muncul pertanyaan yang lebih mendasar: apakah efisiensi ini benar-benar mencerminkan akuntabilitas, atau justru hanya menjadi ukuran keberhasilan yang terlalu […]

  • Waspada Normalisasi Kekerasan

    Waspada Normalisasi Kekerasan

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Akhir-akhir ini, konten media sosial dipenuhi fenomena yang menggelisahkan: domestifikasi kekerasan. Kekerasan, khususnya dalam rumah tangga, dikemas menjadi hiburan yang mudah dikonsumsi publik. Menariknya, latar rumah tangga dalam video-video ini sangat beragam, mulai dari keluarga mapan, keluarga miskin (terlihat dari kondisi rumah), hingga keluarga yang berpenampilan seperti tokoh agama. Meski biasanya korban kekerasan adalah suami, […]

  • Pemuda Kaltim Bersuara: Sudah Cukup, Tuntut Keadilan Lingkungan 

    Pemuda Kaltim Bersuara: Sudah Cukup, Tuntut Keadilan Lingkungan 

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 143
    • 0Komentar

    “Sudah cukup” Seruan itu menggema dari hati rakyat Kalimantan Timur sebagai bentuk kekecewaan sekaligus kepedulian mendalam terhadap kerusakan lingkungan yang terus berlangsung tanpa henti. Masyarakat menyerukan keadilan ekologis dan menolak eksploitasi yang menggerus alam serta merusak kehidupan mereka. Hal ini disampaikan oleh Usamah Ahmad Syahid, Wasekjend DPP GENINUSA (Gerakan Santriprenuer Nusantara), yang menyuarakan keresahan warga […]

  • Menyambut Tahun Baru Masehi dengan Dzikir Sunyi, Pesan KH. Abdul Ghofur Nawawi Sebelum Wafat Play Button

    Menyambut Tahun Baru Masehi dengan Dzikir Sunyi, Pesan KH. Abdul Ghofur Nawawi Sebelum Wafat

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 317
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pergantian tahun Masehi kerap identik dengan hiruk-pikuk perayaan, kembang api, dan berbagai euforia yang melibatkan keramaian. Namun, dalam sebuah pengajian penuh makna, almaghfurlah KH. Abdul Ghofur Nawawi justru mengajak jamaah untuk menyambut pergantian tahun dengan cara yang berbeda: dzikir sederhana, sunyi, dan penuh kesadaran spiritual. Kiai Ghofur mengisahkan bahwa amalan ini merupakan ijazah […]

  • PAD Bone Bolango Baru 21,75 Persen, Pemda Gaspol Digitalisasi dan Intensifikasi Pendapatan

    PAD Bone Bolango Baru 21,75 Persen, Pemda Gaspol Digitalisasi dan Intensifikasi Pendapatan

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 249
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bone Bolango pada awal 2026 masih jauh dari target. Hingga Maret, realisasi PAD baru mencapai 21,75 persen, mendorong pemerintah daerah untuk bergerak lebih cepat, agresif, dan inovatif dalam mengoptimalkan pendapatan. Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa, menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin berjalan dengan pola biasa. Optimalisasi PAD […]

  • Audensi DPP GENINUSA Bersama Komisaris Pelita Air Bahas Kolaborasi Program Strategis 

    Audensi DPP GENINUSA Bersama Komisaris Pelita Air Bahas Kolaborasi Program Strategis 

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Dewan Pimpinan Pusat Gerakan SantriPreuner Nusantara (DPP GENINUSA) menggelar audiensi dengan Komisaris Pelita Air, Bapak Cris Kuntadi, dalam upaya membangun kolaborasi strategis. Pertemuan yang berlangsung di Jakarta ini mendiskusikan sejumlah rencana yang dinilai akan membuka peluang besar pengembangan generasi muda, Senin, 28 April 2025. Dalam diskusi tersebut, DPP GENINUSA bersama Pelita Air membahas sejumlah inisiatif […]

expand_less