Akuntan Langit
- account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 21
- print Cetak

Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak./ Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Puasa, misalnya, adalah latihan akuntansi kejujuran. Tidak ada orang yang tahu apakah seseorang benar-benar berpuasa atau diam-diam minum di kamar mandi. Namun justru di situlah makna spiritualnya: integritas tanpa pengawasan manusia.
Dalam teori akuntansi modern, kita mengenal konsep accountability—tanggung jawab atas setiap tindakan. Dalam spiritualitas Islam, konsep itu bahkan lebih luas: manusia bukan hanya bertanggung jawab kepada masyarakat atau negara, tetapi juga kepada Tuhan.
Maka Ramadhan sesungguhnya adalah semester pendek bagi akuntan kehidupan. Ia memberi kesempatan memperbaiki pembukuan moral sebelum laporan akhir kehidupan diserahkan.
Humor ala pesantren kembali mengingatkan kita. Ada seorang kiai yang berkata, “Kalau hidup ini perusahaan, malaikat itu auditor. Bedanya, auditor dunia datang setahun sekali. Auditor langit standby dua puluh empat jam.” Jamaah tertawa. Tapi setelah itu biasanya mereka pulang dengan pikiran yang lebih jernih.
- Penulis: Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.

Saat ini belum ada komentar