Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Abdullah bin Rawahah: Penyair yang Menguatkan Hati Pasukan (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #25)

  • account_circle Pepi Al-Bayqunie
  • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
  • visibility 185
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Abdullah bin Rawahah adalah salah satu sahabat Nabi Muhammad dari kalangan Anshar di Madinah. Ia berasal dari kabilah Khazraj dan termasuk orang yang lebih awal memeluk Islam sebelum hijrah Nabi ke Madinah. Dalam sejarah Islam, Abdullah bin Rawahah dikenal sebagai sosok yang memiliki dua kekuatan sekaligus: keberanian di medan perang dan kemampuan menyusun syair yang menggugah semangat.

Pada masa masyarakat Arab, syair memiliki kedudukan penting. Ia bukan sekadar bentuk seni, tetapi juga alat untuk menyampaikan pesan, membangun semangat, dan memperkuat identitas kelompok. Abdullah bin Rawahah dikenal sebagai salah satu penyair Muslim yang menggunakan syair untuk mendukung dakwah dan membela kaum Muslimin. Bersama sahabat lain seperti Hassan bin Tsabit dan Ka‘b bin Malik, ia sering menyampaikan syair yang menjawab ejekan atau serangan verbal dari pihak Quraisy.

Kehadiran Abdullah bin Rawahah dalam komunitas Muslim Madinah tidak hanya terlihat dalam ruang budaya, tetapi juga dalam berbagai peristiwa penting. Ia ikut serta dalam beberapa peperangan bersama Nabi Muhammad dan dikenal sebagai sahabat yang setia. Keberaniannya terlihat dari kesediaannya berada di barisan depan dalam banyak kesempatan.

Namun peristiwa yang paling sering disebut dalam kisah hidup Abdullah bin Rawahah adalah keterlibatannya dalam Perang Mu’tah, sebuah pertempuran yang terjadi pada tahun 8 Hijriah di wilayah Syam. Pasukan Muslim yang berjumlah sekitar tiga ribu orang menghadapi kekuatan besar dari pasukan Bizantium dan sekutu Arabnya. Nabi Muhammad menunjuk tiga komandan secara berurutan untuk memimpin pasukan: Zaid bin Haritsah, Ja‘far bin Abi Thalib, dan Abdullah bin Rawahah.

Ketika pertempuran berlangsung, Zaid bin Haritsah gugur sebagai komandan pertama. Kepemimpinan kemudian berpindah kepada Ja‘far bin Abi Thalib, yang juga gugur di medan perang setelah bertempur dengan sangat berani. Setelah itu komando jatuh kepada Abdullah bin Rawahah.

Riwayat menyebutkan bahwa sebelum maju ke pertempuran, Abdullah bin Rawahah sempat berdiri sejenak. Ia berbicara kepada dirinya sendiri, mengingatkan hatinya tentang tujuan perjuangan dan keberanian yang harus ia miliki. Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa ia mengucapkan syair yang meneguhkan dirinya agar tidak ragu menghadapi pertempuran.

Setelah itu ia maju memimpin pasukan. Abdullah bin Rawahah akhirnya gugur dalam pertempuran tersebut. Peristiwa itu menjadikannya sebagai komandan ketiga yang gugur dalam Perang Mu’tah. Setelah gugurnya tiga komandan tersebut, pasukan Muslim kemudian dipimpin oleh Khalid bin al-Walid yang berhasil menarik pasukan kembali dengan selamat.

Kisah gugurnya Abdullah bin Rawahah menjadi bagian penting dalam sejarah sahabat. Ia bukan hanya seorang prajurit yang berani, tetapi juga seorang penyair yang menggunakan kata-kata untuk menguatkan keyakinan. Syair yang ia ucapkan sebelum maju ke pertempuran sering dikenang sebagai gambaran pergulatan batin seorang manusia yang harus mengatasi rasa takut sebelum melangkah ke medan yang berbahaya.

Selain perannya di medan perang, Abdullah bin Rawahah juga dikenal sebagai sahabat yang dipercaya Nabi dalam beberapa tugas administratif. Ia pernah diutus Nabi untuk mengawasi pengelolaan hasil pertanian di wilayah Khaibar setelah wilayah itu berada di bawah kekuasaan Muslim. Dalam tugas tersebut ia dikenal sebagai orang yang tegas dan adil.

  • Penulis: Pepi Al-Bayqunie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPMI BOGANI sukses menggelar Debat Ilmiah Paguyuban se-Bolaang Mongondow Raya 2025

    KPMI BOGANI sukses menggelar Debat Ilmiah Paguyuban se-Bolaang Mongondow Raya 2025

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Nulondalo.com — Kerukunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Bolaang Poigar Bilalang Passi (KPMI BOGANI) sukses menggelar kegiatan  Debat Ilmiah Paguyuban se-Bolaang Mongondow Raya (BMR) 2025, Rabu (24/12/2025). Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Universitas Gorontalo dan diikuti oleh paguyuban-paguyuban Bolaang Mongondow Raya yang berada di Gorontalo. Kegiatan debat ilmiah ini menjadi ruang akademik dan kultural bagi mahasiswa BMR […]

  • Menulis Ulang Sejarah; Pentingkah?

    Menulis Ulang Sejarah; Pentingkah?

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 154
    • 0Komentar

    (catatan reflektif untuk gagasan penulisan ulang sejarah Indonesia) Sejarah, pada hakikatnya, tidak pernah beku. Ia adalah aliran waktu yang terus bergerak, terus diinterpretasi ulang. Gagasan untuk menulis ulang sejarah, dalam kondisi tertentu, bukanlah hal yang tabu—bahkan sebaliknya, bisa menjadi langkah penting untuk menyembuhkan luka kolektif, membetulkan narasi yang timpang, dan membuka ruang bagi suara-suara yang […]

  • Puasa Ruhani: Madrasah Pengendalian Diri

    Puasa Ruhani: Madrasah Pengendalian Diri

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Ilham Sopu 
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Setiap tahun, bulan Ramadhan datang membawa suasana yang berbeda dalam kehidupan umat Islam. Masjid-masjid menjadi lebih hidup, lantunan ayat suci Al-Qur’an terdengar di berbagai tempat, dan masyarakat berlomba-lomba memperbanyak ibadah. Namun di balik semua itu, ada pertanyaan penting yang patut direnungkan: apakah puasa yang kita jalankan benar-benar telah menyentuh dimensi terdalam dari diri kita, ataukah […]

  • Polda Bali Deportasi Buronan Interpol Asal Inggris, Pimpinan Sindikat Narkotika Internasional

    Polda Bali Deportasi Buronan Interpol Asal Inggris, Pimpinan Sindikat Narkotika Internasional

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 219
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Bali – Kepolisian Daerah (Polda) Bali resmi mendeportasi buronan internasional berinisial SL, warga negara Inggris yang diduga sebagai pimpinan sindikat kriminal transnasional. Deportasi dilakukan setelah tersangka ditangkap dalam operasi gabungan bersama Divhubinter Polri dan Imigrasi, Selasa (31/3/2026). Keterangan tersebut disampaikan oleh Kasubid Penmas Polda Bali, Rina Isriana Dewi, mewakili Kabid Humas Polda Bali. Ia […]

  • QRIS Menyapa Gorontalo, Bank Indonesia Perkuat Literasi Pembayaran Digital di Pekan Ekonomi Syariah

    QRIS Menyapa Gorontalo, Bank Indonesia Perkuat Literasi Pembayaran Digital di Pekan Ekonomi Syariah

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Pekan Ekonomi Syariah yang digelar oleh PWNU Gorontalo menjadi ajang kolaborasi penting antara lembaga keagamaan, pelaku usaha, dan lembaga keuangan. Kegiatan yang berlangsung di kantor PWNU Gorontalo ini menghadirkan berbagai agenda edukatif, mulai dari expo UMKM, seminar investasi syariah, hingga sosialisasi sistem pembayaran digital oleh Bank Indonesia, Rabu (29/10/2025). Dalam kegiatan Sosialisasi QRIS, Bank Indonesia […]

  • Kolaborasi Peneliti, Warga Pesisir, dan Pemerintah Pulihkan Terumbu Karang Botutonuo

    Kolaborasi Peneliti, Warga Pesisir, dan Pemerintah Pulihkan Terumbu Karang Botutonuo

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Kerusakan terumbu karang menjadi ancaman nyata bagi ekosistem laut, Salah satunya di dasar laut yang berada di Desa Botutonuo, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. Barrier Reef (karang penghalang) yang berada disana sudah menjadi patahan karang mati yang kehilangan fungsinya sebagai rumah bagi ribuan biota laut. Kerusakan ini akibat aktivitas manusia, pencemaran, dan perubahan […]

expand_less