Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Abdullah bin Rawahah: Penyair yang Menguatkan Hati Pasukan (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #25)

  • account_circle Pepi Al-Bayqunie
  • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
  • visibility 162
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Abdullah bin Rawahah adalah salah satu sahabat Nabi Muhammad dari kalangan Anshar di Madinah. Ia berasal dari kabilah Khazraj dan termasuk orang yang lebih awal memeluk Islam sebelum hijrah Nabi ke Madinah. Dalam sejarah Islam, Abdullah bin Rawahah dikenal sebagai sosok yang memiliki dua kekuatan sekaligus: keberanian di medan perang dan kemampuan menyusun syair yang menggugah semangat.

Pada masa masyarakat Arab, syair memiliki kedudukan penting. Ia bukan sekadar bentuk seni, tetapi juga alat untuk menyampaikan pesan, membangun semangat, dan memperkuat identitas kelompok. Abdullah bin Rawahah dikenal sebagai salah satu penyair Muslim yang menggunakan syair untuk mendukung dakwah dan membela kaum Muslimin. Bersama sahabat lain seperti Hassan bin Tsabit dan Ka‘b bin Malik, ia sering menyampaikan syair yang menjawab ejekan atau serangan verbal dari pihak Quraisy.

Kehadiran Abdullah bin Rawahah dalam komunitas Muslim Madinah tidak hanya terlihat dalam ruang budaya, tetapi juga dalam berbagai peristiwa penting. Ia ikut serta dalam beberapa peperangan bersama Nabi Muhammad dan dikenal sebagai sahabat yang setia. Keberaniannya terlihat dari kesediaannya berada di barisan depan dalam banyak kesempatan.

Namun peristiwa yang paling sering disebut dalam kisah hidup Abdullah bin Rawahah adalah keterlibatannya dalam Perang Mu’tah, sebuah pertempuran yang terjadi pada tahun 8 Hijriah di wilayah Syam. Pasukan Muslim yang berjumlah sekitar tiga ribu orang menghadapi kekuatan besar dari pasukan Bizantium dan sekutu Arabnya. Nabi Muhammad menunjuk tiga komandan secara berurutan untuk memimpin pasukan: Zaid bin Haritsah, Ja‘far bin Abi Thalib, dan Abdullah bin Rawahah.

Ketika pertempuran berlangsung, Zaid bin Haritsah gugur sebagai komandan pertama. Kepemimpinan kemudian berpindah kepada Ja‘far bin Abi Thalib, yang juga gugur di medan perang setelah bertempur dengan sangat berani. Setelah itu komando jatuh kepada Abdullah bin Rawahah.

Riwayat menyebutkan bahwa sebelum maju ke pertempuran, Abdullah bin Rawahah sempat berdiri sejenak. Ia berbicara kepada dirinya sendiri, mengingatkan hatinya tentang tujuan perjuangan dan keberanian yang harus ia miliki. Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa ia mengucapkan syair yang meneguhkan dirinya agar tidak ragu menghadapi pertempuran.

Setelah itu ia maju memimpin pasukan. Abdullah bin Rawahah akhirnya gugur dalam pertempuran tersebut. Peristiwa itu menjadikannya sebagai komandan ketiga yang gugur dalam Perang Mu’tah. Setelah gugurnya tiga komandan tersebut, pasukan Muslim kemudian dipimpin oleh Khalid bin al-Walid yang berhasil menarik pasukan kembali dengan selamat.

Kisah gugurnya Abdullah bin Rawahah menjadi bagian penting dalam sejarah sahabat. Ia bukan hanya seorang prajurit yang berani, tetapi juga seorang penyair yang menggunakan kata-kata untuk menguatkan keyakinan. Syair yang ia ucapkan sebelum maju ke pertempuran sering dikenang sebagai gambaran pergulatan batin seorang manusia yang harus mengatasi rasa takut sebelum melangkah ke medan yang berbahaya.

Selain perannya di medan perang, Abdullah bin Rawahah juga dikenal sebagai sahabat yang dipercaya Nabi dalam beberapa tugas administratif. Ia pernah diutus Nabi untuk mengawasi pengelolaan hasil pertanian di wilayah Khaibar setelah wilayah itu berada di bawah kekuasaan Muslim. Dalam tugas tersebut ia dikenal sebagai orang yang tegas dan adil.

  • Penulis: Pepi Al-Bayqunie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungan Mendadak Prabowo Subianto di Senen, Tangis Haru Warga Pecah di Bantaran Rel

    Kunjungan Mendadak Prabowo Subianto di Senen, Tangis Haru Warga Pecah di Bantaran Rel

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 304
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Warga Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, dikejutkan dengan kehadiran mendadak Presiden Prabowo Subianto, Kamis (26/03/2026) sore. Kunjungan tersebut sontak mengundang antusiasme sekaligus haru dari masyarakat yang tinggal di kawasan padat, termasuk di bantaran rel. Dalam kunjungannya, Presiden Prabowo tampak menyapa warga secara langsung dan mendengarkan berbagai aspirasi yang disampaikan. Momen tersebut berlangsung […]

  • Hisab Kemenag: Hilal Awal Syawal 1447 H Belum Penuhi Kriteria MABIMS, Lebaran Berpotensi 21 Maret 2026

    Hisab Kemenag: Hilal Awal Syawal 1447 H Belum Penuhi Kriteria MABIMS, Lebaran Berpotensi 21 Maret 2026

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 575
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Kementerian Agama (Kemenag) menyampaikan bahwa posisi hilal awal Syawal 1447 Hijriah secara hisab belum memenuhi kriteria visibilitas hilal (imkanur rukyat) yang ditetapkan oleh Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS). Dengan kondisi tersebut, Idulfitri 1447 H berpotensi jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Hal ini disampaikan Anggota Tim Hisab Rukyat Kemenag, Cecep […]

  • Penerapan Prinsip Pembangunan Hijau dalam Kebijakan Pangan dan Energi Nasional

    Penerapan Prinsip Pembangunan Hijau dalam Kebijakan Pangan dan Energi Nasional

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Pemerintahan Presiden Prabowo telah menetapkan Misi lima tahun pembangunan dalam masa pemerintahannya yang dikenal dengan Asta Cita. Berlandaskan pada Prinsip Ekonomi Pancasila, Asta Cita menempatkan ideologi Pancasila, demokrasi dan hak asasi manusia sebagai pilar utama pembangunan berlandaskan religiositas kehidupan berbangsa dan persatuan nasional yang kuat. Cita kedua adalah memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong […]

  • Bursa Efek Gorontalo Ajak Masyarakat Waspada Investasi Ilegal dalam Pekan Ekonomi Syariah PWNU

    Bursa Efek Gorontalo Ajak Masyarakat Waspada Investasi Ilegal dalam Pekan Ekonomi Syariah PWNU

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Bursa Efek Gorontalo hadir sebagai narasumber dalam Seminar Pasar Modal Syariah bertajuk “Investasi Itu Mudah dan Waspada Investasi Ilegal” yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Pekan Ekonomi Syariah PWNU Gorontalo, Rabu (29/10/2025), di Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo. Perwakilan Bursa Efek, Dodi Prasetya, menyampaikan apresiasi atas inisiatif PWNU Gorontalo yang dianggap sebagai salah […]

  • Kolaborasi SEMA-HABAR Koter Bersama Puskesmas Jailolo Adakan Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis

    Kolaborasi SEMA-HABAR Koter Bersama Puskesmas Jailolo Adakan Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maluku Utara – SEMA-HABAR Kota Ternate Bersama Puskesmas Jailolo dan Himpa Pabos Melakukan Pengecekan Dan Pengobatan Gratis Di Desa Payo dan Pateng Kecamatan Jailolo, Halmahera Barat, Rabu 20 Mei 2026. Menurut Riwan Basir, Ketua Sentral Mahasiswa Halmahera Barat (SEMA-HABAR) Kota Ternate, Program Pengobatan Gratis yang di lakukan merupakan tanggung jawab pemerintah dalam Memberikan Kesehatan […]

  • 80 Persen Objek Wisata di Aceh Timur Rusak Akibat Banjir Besar

    80 Persen Objek Wisata di Aceh Timur Rusak Akibat Banjir Besar

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 278
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Bencana banjir besar yang melanda Kabupaten Aceh Timur pada akhir November 2025 menyebabkan dampak serius pada sektor pariwisata. Sekitar 80 persen objek wisata di daerah tersebut dilaporkan mengalami kerusakan dengan tingkat bervariasi, mulai dari ringan hingga berat. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh Timur, Syahril, S.STP., M.AP, mengatakan kerusakan terparah terjadi pada […]

expand_less