SAPMA PP Maros Kritik Mutasi Guru, Minta Bupati Maros Evaluasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
- account_circle Hardiansyah
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 39
- print Cetak

Wakil Ketua SAPMA Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Maros, Haikal Rizan Anwar, mengkritik kebijakan mutasi dan penempatan guru yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maros.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAROS, nulondalo.com – Wakil Ketua SAPMA Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Maros, Haikal Rizan Anwar, mengkritik kebijakan mutasi dan penempatan guru yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maros.
Menurutnya, kebijakan tersebut diduga belum didasarkan pada kajian yang komprehensif terhadap kebutuhan riil di setiap sekolah.
Haikal mencontohkan adanya guru mata pelajaran yang dipindahkan ke sekolah yang sebenarnya telah memiliki jumlah guru yang cukup untuk mata pelajaran yang sama.
Akibatnya, guru yang dipindahkan tidak mendapatkan jam mengajar karena mata pelajaran tersebut telah ditangani oleh guru lain di sekolah tujuan.
“Pendidikan tidak bisa dikelola dengan pendekatan administratif semata. Harus ada pemetaan kebutuhan yang jelas. Jangan sampai guru dipindahkan ke sekolah yang sudah penuh untuk mata pelajaran tertentu, sementara sekolah lain masih kekurangan tenaga pendidik.
Kebijakan seperti ini justru merugikan dunia pendidikan,” ujar Haikal Rizan Anwar, mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM), Senin (15/6/2026).
Menurut Haikal, persoalan tersebut tidak hanya mengganggu pemerataan tenaga pendidik, tetapi juga berdampak langsung pada hak guru.
- Penulis: Hardiansyah

Saat ini belum ada komentar