Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Bahaya Gambar Telanjang Palsu Buatan AI: Netizen Perlu Waspada

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 321
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Kemajuan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membuka banyak peluang positif dalam dunia digital. Namun, di sisi lain, teknologi ini juga menghadirkan ancaman serius terhadap privasi dan martabat manusia. Salah satu bentuk penyalahgunaan yang kini menjadi sorotan global adalah pembuatan gambar telanjang palsu atau berpakaian minim menggunakan AI, tanpa persetujuan subjeknya.

Isu ini kembali mengemuka setelah laporan BBC mengungkap bahwa Kate Middleton, Putri Wales, menjadi salah satu tokoh publik yang dilaporkan sebagai sasaran objek gambar telanjang palsu atau berpakaian minim yang dibuat menggunakan Grok, chatbot kecerdasan buatan milik platform X.

Fakta Terungkap: Permintaan Manipulasi Gambar Tanpa Izin

Dalam laporannya pada Selasa, 6 Januari 2026, BBC menyebut telah melihat sejumlah contoh di platform X, di mana pengguna meminta Grok untuk mengubah gambar asli perempuan agar tampak mengenakan bikini atau ditempatkan dalam situasi seksual—tanpa persetujuan mereka. Praktik ini tidak hanya menyasar figur publik, tetapi juga jurnalis dan individu lainnya.

Kate Middleton dilaporkan menjadi salah satu sasaran permintaan tersebut. Selain itu, jurnalis Samantha Smith mengungkapkan kepada BBC bahwa melihat gambar-gambar manipulatif itu membuatnya merasa “direndahkan martabatnya dan direduksi menjadi stereotip seksual”.

“Meskipun bukan saya yang telanjang, gambar itu tampak seperti saya, terasa seperti saya, dan melanggarnya terasa sama seperti jika seseorang benar-benar mengunggah foto telanjang saya,” ujarnya.

Yang lebih mengkhawatirkan, tangkapan layar yang beredar juga menunjukkan adanya permintaan kepada Grok untuk membuat gambar Nell Fisher, bintang serial Stranger Things berusia 14 tahun, dalam balutan bikini. Fakta ini menimbulkan kekhawatiran serius terkait perlindungan anak di era AI.

Reaksi Pemerintah Inggris dan Regulator

Menanggapi laporan tersebut, Menteri Teknologi Inggris Liz Kendall mendesak tindakan segera dan mendorong Ofcom, otoritas pengatur industri komunikasi Inggris, untuk mengambil langkah penegakan hukum yang diperlukan.

“Kita tidak bisa dan tidak akan membiarkan penyebaran gambar-gambar yang merendahkan dan menghina ini, yang secara tidak proporsional ditujukan kepada perempuan dan anak perempuan,” tegas Kendall, seperti dikutip The Guardian. Ia menegaskan Inggris tidak akan menoleransi penyebaran materi yang menjijikkan dan kasar di ruang daring.

Hingga kini, Istana Buckingham belum memberikan komentar resmi terkait keterlibatan nama Kate Middleton dalam kasus tersebut.

Sejak diluncurkan pada November 2023, Grok memang kerap menuai kontroversi, termasuk laporan bahwa AI tersebut menjawab pertanyaan dengan informasi keliru atau teori konspirasi. Menanggapi isu gambar tidak pantas, akun keamanan X pada 4 Januari 2026 menyatakan bahwa mereka mengambil tindakan terhadap konten ilegal, termasuk Materi Pelecehan Seksual Anak (CSAM), dengan menghapus konten, menangguhkan akun secara permanen, serta bekerja sama dengan penegak hukum.

Elon Musk selaku pemilik X juga menegaskan bahwa siapa pun yang menggunakan Grok untuk membuat konten ilegal akan menghadapi konsekuensi yang sama seperti jika mereka mengunggah konten ilegal secara langsung.

Bagi Kate Middleton, kasus ini bukan pengalaman pertama. Pada 2012, foto dirinya yang sedang berjemur tanpa busana di Prancis Selatan diambil dari jarak jauh dan dipublikasikan tanpa izin. Istana kala itu menyebut tindakan tersebut “tidak dapat dibenarkan” dan mengajukan gugatan hukum. Pengadilan kemudian memutuskan ganti rugi sebesar 100.000 euro.

Sejak kejadian itu, Kate dikenal aktif menyuarakan pentingnya keamanan dan moderasi internet, terutama bagi anak-anak. Pada Oktober 2025, ia bahkan ikut menulis esai bersama profesor Harvard Robert Waldinger tentang dampak teknologi terhadap hubungan manusia dan kesehatan mental.

Netizen di Persimpangan Etika Digital

Kasus ini menegaskan bahwa bahaya AI tidak hanya terletak pada teknologi itu sendiri, melainkan pada cara manusia menggunakannya. Netizen memiliki peran krusial: memilih untuk menghentikan atau justru melanggengkan kejahatan digital.

Membagikan, menyimpan, atau sekadar menormalisasi gambar manipulatif—meski atas nama rasa ingin tahu—berarti ikut melukai korban. Di era AI, etika digital bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.

Kemajuan teknologi seharusnya berjalan beriringan dengan perlindungan martabat manusia. Ketika gambar bisa direkayasa sedemikian rupa, kewaspadaan, literasi digital, dan penegakan hukum menjadi benteng terakhir.

Kasus Kate Middleton menjadi pengingat bahwa siapa pun bisa menjadi korban, dan bahwa tanggung jawab menjaga ruang digital yang aman adalah tugas bersama—platform, pemerintah, dan masyarakat.



DUKUNG TIM NULONDALO DENGAN DONASI SEIKHLASNYA

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apakah Indonesia sudah dalam Cengkeraman Masyarakat Paliatif?

    Apakah Indonesia sudah dalam Cengkeraman Masyarakat Paliatif?

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Kita hidup dalam realitas yang serba aneh. Informasi datang menerjang setiap detik, jauh lebih cepat daripada kemampuan kita untuk benar-benar meresapi apa yang terjadi. Setiap hari, layar ponsel kita dijejali berita korupsi, lahan yang dirampas, sungai yang tercemar, hingga ketimpangan yang makin lebar. Semua ada di sana, bisa diakses hanya dengan satu sapuan jari. Namun, […]

  • Aliansi Mahasiswa Peduli Lingkungan Gelar Aksi Desak Penindakan PETI di Botudulang

    Aliansi Mahasiswa Peduli Lingkungan Gelar Aksi Desak Penindakan PETI di Botudulang

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Aliansi Mahasiswa Peduli Lingkungan (AMPL) kembali menggelar aksi demonstrasi di depan Mako Polda Gorontalo pada Kamis, 11 September 2025. Aksi tersebut mengangkat isu maraknya praktik pertambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Botudulanga, Kabupaten Pohuwato. Dalam aksinya, AMPL menyampaikan sejumlah tuntutan utama, salah satunya mendesak Kapolda Gorontalo untuk segera menangkap Daeng Baba dan Daeng Arif […]

  • Ketua Umum MUI Ajak Bangsa Perkuat Persatuan dan Doa Hadapi Dinamika Global

    Ketua Umum MUI Ajak Bangsa Perkuat Persatuan dan Doa Hadapi Dinamika Global

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 184
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Iskandar, mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat persatuan nasional serta meningkatkan ikhtiar spiritual di tengah dinamika geopolitik dan geoekonomi global yang terus berkembang. Hal tersebut disampaikan Anwar usai menghadiri kegiatan silaturahmi antara Presiden dan para kiai serta tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan Jakarta pada […]

  • BBPOM di Makassar Jalani Reakreditasi ISO/IEC 17025:2017, Perkuat Keandalan Laboratorium Pengawasan Obat dan Makanan

    BBPOM di Makassar Jalani Reakreditasi ISO/IEC 17025:2017, Perkuat Keandalan Laboratorium Pengawasan Obat dan Makanan

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Nulondalo.com Makassar – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Makassar melaksanakan kegiatan reakreditasi SNI ISO/IEC 17025:2017 yang berlangsung pada 17–18 Juni 2026. Kegiatan ini menghadirkan Tim Asesor dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), yaitu Tri Pratiwi selaku Asesor Kepala bersama Ani Suwitaningsih, Effi Setiawati, Anissa Tiana Sheilayanti, dan Herawati, yang melakukan asesmen dan witness […]

  • Newcastle Tundukkan Manchester United Meski Bermain 10 Pemain, Arsenal Makin Kokoh di Puncak

    Newcastle Tundukkan Manchester United Meski Bermain 10 Pemain, Arsenal Makin Kokoh di Puncak

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 250
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Newcastle United meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Manchester United dalam lanjutan Premier League yang berlangsung pada Rabu, 4 Maret 2026. Bermain di kandang sendiri, Newcastle harus menjalani babak kedua dengan 10 pemain setelah Jacob Ramsey menerima kartu kuning kedua pada menit 45+1 akibat dianggap melakukan diving. Meski dalam kondisi timpang, Newcastle justru mampu […]

  • Bahas Sejumlah Isu, PWNU Gorontalo Gagas Bahtsul Masail Se-Suluttenggo

    Bahas Sejumlah Isu, PWNU Gorontalo Gagas Bahtsul Masail Se-Suluttenggo

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo akan menggelar Bahtsul Masail yang melibatkan tiga wilayah, yakni Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) pada Ahad, 23 Februari 2025 besok. Acara yang digagas oleh Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PWNU Gorontalo ini menjadi tonggak sejarah baru dalam mengintegrasikan diskusi ilmiah antar wilayah di kawasan Sulawesi. Ketua LBM PWNU […]

expand_less