Baju Baru Lebaran: Antara Sunnah, Syukur, dan Makna yang Sering Terlupa
- account_circle Djemi Radji
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 113
- print Cetak

Keluarga Muslim membawa belanjaan pakaian baru di suasana menjelang Idul Fitri, mencerminkan kebahagiaan, rasa syukur, dan semangat menyambut hari kemenangan.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Lebaran sejatinya bukan tentang apa yang dikenakan, melainkan bagaimana hati kembali kepada fitrah. Baju baru hanyalah simbol lahiriah dari kebaruan batin yang diharapkan muncul setelah Ramadan.
Maka, tidak ada yang salah dengan membeli baju baru. Namun, yang perlu dijaga adalah niat dan makna di baliknya. Jangan sampai semangat memperindah penampilan justru mengaburkan tujuan utama dari hari raya itu sendiri.
Pada akhirnya, Idulfitri adalah momentum untuk merayakan kemenangan spiritual. Dan kemenangan itu tidak diukur dari seberapa baru pakaian yang dikenakan, tetapi seberapa bersih hati yang kita bawa.
Wallahu a’lam.
- Penulis: Djemi Radji
- Editor: Djemi Radji

Saat ini belum ada komentar