Breaking News
light_mode
Trending Tags

I’tikaf: Kontemplasi dan Reorientasi Diri

  • account_circle Dr. Hj. Misnawaty S. Nuna
  • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
  • visibility 238
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kesadaran untuk melakukan i’tikaf bukanlah tanpa dasar. Syariat Islam telah mengaturnya dengan sangat indah dalam sumber hukum primer, yakni Al-Qur’an dan Sunnah.

Dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 187, Allah SWT berfirman:

وَأَنْتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ

Wa antum ‘ākifūna fil-masājid

Artinya: “…sedang kamu beriktikaf dalam masjid…”

Ayat ini menegaskan bahwa masjid adalah ruang sakral yang dipilih sebagai tempat untuk memutus hubungan sementara dengan dunia luar.

Hal ini diperkuat dengan tradisi yang dilakukan oleh Rasulullah SAW. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau mengisahkan ketekunan Nabi dalam menjalankan ibadah ini:

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّMَ كَانَ يَعْتَكِفُ العَشْرَ الأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ حَتَّى تَوَفَّاهُ اللَّهُ

Anna n-nabiyya shallallāhu ‘alayhi wa sallama kāna ya‘takifu l-‘asyra l-awākhira min ramadhāna hattā tawaffāhu llāh.

Artinya: “Bahwasanya Nabi SAW senantiasa beriktikaf pada sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadan sampai Allah mewafatkan beliau.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Hadis ini menggambarkan bahwa i’tikaf selain sebagai anjuran, juga adalah kebutuhan ruhani yang konsisten dipraktikkan oleh Nabi SAW sebagai sarana untuk menjemput malam Lailatul Qadar dan memperkuat kedekatan dengan Sang Khalik.

Saat seseorang melangkahkan kaki ke dalam masjid dengan niat i’tikaf, ia sebenarnya sedang memasuki laboratorium ruhani.

  • Penulis: Dr. Hj. Misnawaty S. Nuna

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Jabar Bongkar Produksi Mie Basah Berformalin di Garut, Satu Tersangka Diamankan

    Polda Jabar Bongkar Produksi Mie Basah Berformalin di Garut, Satu Tersangka Diamankan

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 119
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat membongkar praktik produksi mie basah yang mengandung bahan tambahan pangan berbahaya di Kabupaten Garut. Seorang pria berinisial WK ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Hendra Rochmawan, mengatakan pengungkapan berawal dari Laporan Polisi Nomor: LP/A/14/II/2026/SPKT.DITRESKRIMSUS/POLDA JABAR tertanggal 13 Februari 2026. “Pengungkapan […]

  • Dari Masjid ke Lereng Bulusaraung: Doa Mengiringi Perjuangan Tim SAR Cari Korban ATR 42-500

    Dari Masjid ke Lereng Bulusaraung: Doa Mengiringi Perjuangan Tim SAR Cari Korban ATR 42-500

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, PANGKEP — Di tengah medan yang kejam dan cuaca yang sulit ditebak, perjuangan mencari korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), tak hanya mengandalkan peralatan, strategi, dan ketangguhan fisik. Ada ikhtiar lain yang tak kalah penting: mengetuk langit lewat doa. Selasa (20/1/2026) usai Shalat Zuhur, tim SAR gabungan […]

  • Kapolres Sleman Dinonaktifkan, Polri Merespons Kritik Publik soal Kasus Korban Penjambretan

    Kapolres Sleman Dinonaktifkan, Polri Merespons Kritik Publik soal Kasus Korban Penjambretan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 150
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Gelombang kritik publik terhadap penanganan kasus hukum yang menjerat Hogi Minaya, seorang suami korban penjambretan, akhirnya berujung pada keputusan tegas dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Kapolres Sleman Kombes Pol Edy Setyanto resmi dinonaktifkan sementara dari jabatannya. Keputusan tersebut diambil menyusul polemik penetapan status tersangka terhadap Hogi Minaya, yang justru diproses hukum setelah berusaha […]

  • Mudzakarah Istiqlal Bahas Wacana Pembayaran Dam Haji di Tanah Air: Antara Dimensi Ta‘abbudi dan Maqashid Syariah

    Mudzakarah Istiqlal Bahas Wacana Pembayaran Dam Haji di Tanah Air: Antara Dimensi Ta‘abbudi dan Maqashid Syariah

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Menurutnya, ayat-ayat tentang hadyu dalam Al-Qur’an tidak hanya berbicara tentang ritual penyembelihan semata, tetapi juga mengandung pesan distribusi kesejahteraan dan jaminan konsumsi bagi umat Islam yang membutuhkan. “Tujuan utama penyembelihan hewan hadyu bukan pada darah yang mengalir, melainkan pada kemanfaatannya bagi manusia,” jelasnya. Pandangan tersebut, lanjutnya, sejalan dengan tafsir Syaikh Muhammad Thahir bin ‘Asyur dalam […]

  • Belanja Non-Prioritas dalam APBN: Siapa yang Menentukan Skala Kepentingan?

    Belanja Non-Prioritas dalam APBN: Siapa yang Menentukan Skala Kepentingan?

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Rahma Diva Febryana
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Dampak dari kebijakan ini tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga nyata di lapangan. Program bantuan pendidikan seperti KIP-Kuliah berpotensi berkurang, akses pendidikan bagi kelompok rentan semakin terbatas, dan kemungkinan kenaikan biaya kuliah meningkat. Di sektor kesehatan, pemangkasan anggaran dapat berdampak pada menurunnya kualitas layanan dasar. Dalam jangka panjang, pengurangan investasi pada sektor-sektor ini berpotensi menghambat […]

  • PCINU Jerman Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

    PCINU Jerman Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 151
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Jerman menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Dengan demikian, ibadah puasa dimulai pada hari tersebut dan salat Tarawih pertama dilaksanakan Rabu malam, 18 Februari 2026. Pengumuman itu disampaikan melalui akun Instagram resmi PCINU Jerman dan dikutip nulondalo.com, Selasa (17/2/2026). Ketua PCINU Jerman, Miftah […]

expand_less