Breaking News
light_mode
Trending Tags

I’tikaf: Kontemplasi dan Reorientasi Diri

  • account_circle Dr. Hj. Misnawaty S. Nuna
  • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
  • visibility 154
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Waktu yang ada sebaiknya diisi dengan aktivitas yang mendukung reorientasi, seperti tadarus Al-Qur’an, zikir yang panjang, serta doa-doa yang dipanjatkan dengan penuh harap.

Dengan menjaga kebersihan diri dan ketertiban di dalam rumah Allah, suasana tenang yang tercipta akan semakin memudahkan hati untuk menerima hidayah dan inspirasi spiritual.

I’tikaf adalah madrasah ruhaniyah yang menawarkan jalan pulang bagi jiwa-jiwa yang lelah.

Melalui kontemplasi yang jujur dan reorientasi diri yang kuat, i’tikaf mengubah cara pandang seseorang terhadap dunia.

Ia bukan sekadar ritual tahunan di bulan Ramadan, tetapi sebuah strategi revolusi mental dan spiritual.

Seseorang yang menyelesaikan i’tikaf dengan benar akan keluar dari masjid dengan “baterai” ruhani yang penuh.

Ia kembali ke tengah masyarakat dengan mentalitas yang lebih tangguh, hati yang lebih jernih, dan arah hidup yang lebih jelas.

I’tikaf membuktikan bahwa untuk melangkah lebih jauh ke depan, terkadang kita perlu berhenti sejenak dan menengok ke dalam diri, demi meraih kebahagiaan yang sejati di dunia dan akhirat.

Wallahu a’lam bish showaab

Penulis : Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Gorontalo

  • Penulis: Dr. Hj. Misnawaty S. Nuna

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Beban Langit

    Beban Langit

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Ada yang berkata, “Ramadhan ini berat.” Saya jawab, “Berat di badan atau berat di hati?” Kalau berat di badan, itu wajar. Kalau berat di hati, mungkin kita terlalu banyak memikul beban dunia dan terlalu sedikit memikul beban langit. Sebagai akademisi akuntansi, saya melihat Ramadhan sebagai laboratorium etika. Di kampus kita belajar standar, di masjid kita […]

  • “Tuhan-tuhan Kecil” Yang Suka Menghukumi

    “Tuhan-tuhan Kecil” Yang Suka Menghukumi

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Dr. Samsi Pomalingo, MA
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Lagi-lagi belakangan ini media sosial kita khususnya Facebook, dipenuhi dengan berbagai postingan yang mengekspresikan penolakan terhadap keberadaan kelompok LGBT di Gorontalo. Banyak pengguna yang mengangkat isu seperti “Tolak LGBT”, “Selamatkan Gorontalo sebagai Serambi Madinah dari Kelompok LGBT”, dan “Hilangkan kaum LGBT dari Bumi Gorontalo”. Fenomena ini mencerminkan adanya gelombang penolakan yang kuat terhadap keberadaan LGBT […]

  • Bappeda Gorontalo Gelar Kajian Pengelolaan Tambang Mineral Bukan Logam dan Dampaknya terhadap Lingkungan Sosial-Ekonomi

    Bappeda Gorontalo Gelar Kajian Pengelolaan Tambang Mineral Bukan Logam dan Dampaknya terhadap Lingkungan Sosial-Ekonomi

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Gorontalo menggelar kajian bertema “Pengelolaan Tambang Mineral Bukan Logam dan Dampaknya terhadap Lingkungan Sosial dan Ekonomi”, Rabu (5/11/2025), bertempat di Kantor Bappeda Provinsi Gorontalo. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo yang diwakili oleh Kabid Riset dan Inovasi, Titi Iriani Datau. Dalam sambutannya, Titi Iriani menegaskan pentingnya kajian […]

  • Tahajud Sang Aktivis Reborn: Napas Baru Tasawuf Progresif dalam Sastra Indonesia

    Tahajud Sang Aktivis Reborn: Napas Baru Tasawuf Progresif dalam Sastra Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Dunia literasi spiritual Indonesia kembali hidup dengan hadirnya edisi re-born novel Tahajud Sang Aktivis, karya Pepi Al Bayqunie, seorang penulis sekaligus aktivis kebudayaan dan Gusdurian di Sulawesi Selatan yang dikenal dengan pendekatan Islam progresif dan humanis. Novel ini bukan sekadar fiksi keagamaan. Ia adalah refleksi mendalam tentang perjalanan iman, kegelisahan eksistensial, dan pencarian makna hidup […]

  • Ramadhan dan Ilusi Stabilitas Demokrasi

    Ramadhan dan Ilusi Stabilitas Demokrasi

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Suko Wahyudi
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Jika nilai nilai Ramadhan mampu meresap dalam tata kelola negara, maka politik simbolik dapat berubah menjadi politik pertanggungjawaban. Retorika amanah diikuti transparansi. Bahasa keberpihakan diikuti kebijakan yang berpihak. Komitmen keadilan diikuti penegakan hukum yang konsisten. Stabilitas memang penting. Namun stabilitas yang tidak ditopang kepercayaan hanya akan menjadi ketenangan di permukaan. Demokrasi yang matang menuntut lebih […]

  • Komitmen Melayani: Kelurahan Baji Pamai Bagikan Beras dan Minyak Goreng kepada Warga

    Komitmen Melayani: Kelurahan Baji Pamai Bagikan Beras dan Minyak Goreng kepada Warga

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 303
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Maros— Pemerintah Kelurahan Baji Pamai Kecamatan Maros Baru kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat. Kelurahan Baji Pamai menyalurkan bantuan pangan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng kepada warga. Bantuan ini merupakan program dari Kementerian Sosial RI dan dibagikan langsung di kantor kelurahan. Pada penyaluran kali ini, bantuan didistribusikan ke warga […]

expand_less