Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Mahasiswa UNUSIA Gugat UU Pesantren ke MK, Soroti Ketidakadilan Anggaran dan Politik Pengakuan Negara

  • account_circle Ikbal
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
  • visibility 314
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kuasa hukum pemohon, Alif Resnu Ahmad, menilai pendanaan pesantren seharusnya diposisikan sebagai bagian dari hak konstitusional warga negara sebagaimana diamanatkan Pasal 31 UUD 1945, bukan sekadar kebijakan yang bergantung pada diskresi pemerintah.

“Persoalan pendanaan pendidikan, termasuk pesantren, harus dipandang sebagai kewajiban konstitusional negara. Bukan sekadar kebijakan yang bisa diberikan atau tidak diberikan berdasarkan alasan kemampuan fiskal,” ujarnya.

Dalam diskusi tersebut, sejumlah narasumber menyoroti adanya kesenjangan antara pengakuan formal negara terhadap pesantren melalui UU Pesantren dengan implementasi kebijakan anggaran yang dinilai belum berpihak secara substantif.

KH. Maman Imanul Haq mengungkapkan bahwa hingga saat ini pendidikan keagamaan masih berada pada posisi marginal dalam distribusi anggaran pendidikan nasional.

“Pengakuan terhadap pesantren sudah ada, tetapi afirmasi kebijakan anggarannya masih parsial. Padahal kontribusi pesantren terhadap bangsa sangat besar,” katanya.

Sementara itu, akademisi UIII, Dr. Phil. Zacky K. Umam, menjelaskan bahwa pesantren membutuhkan pendekatan keadilan berbasis kebutuhan (equity), bukan sekadar kesetaraan (equality).

“Setiap pesantren memiliki kondisi yang berbeda. Karena itu yang dibutuhkan adalah keadilan yang mempertimbangkan kebutuhan dan realitas objektif pesantren di berbagai daerah,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Pengasuh Pondok Pesantren Ziyadatul Mubtadiin, KH. Lutfi Hakim, M.A., menegaskan bahwa pesantren tidak sedang meminta perlakuan istimewa dari negara.

“Pesantren hanya menuntut keadilan atas kontribusi besar yang telah diberikan kepada bangsa jauh sebelum sistem pendidikan modern berkembang seperti sekarang,” ujarnya.

Diskusi publik tersebut menyimpulkan bahwa pengakuan negara terhadap pesantren belum sepenuhnya tuntas selama masih terdapat ketimpangan dalam akses pendanaan. Melalui langkah hukum di Mahkamah Konstitusi, mahasiswa UNUSIA berharap negara dapat menghadirkan kebijakan yang lebih konkret, adil, dan berkelanjutan bagi pesantren di seluruh Indonesia.

  • Penulis: Ikbal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maros Konsisten 9 Tahun, Duta Anti Narkoba 2025 Resmi Dinobatkan

    Maros Konsisten 9 Tahun, Duta Anti Narkoba 2025 Resmi Dinobatkan

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Grand Final Pemilihan Duta Anti Narkoba Kabupaten Maros 2025 sukses digelar di Gedung Serbaguna Pemerintah Kabupaten Maros, Sabtu (13/12/2025). Ajang bergengsi ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Maros, Andi Muetazim Mansyur, dan berlangsung meriah sejak pukul 14.00 Wita hingga 23.00 Wita. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Maros, Ikatan […]

  • Ismail Fahmi: Platform Digital Sudah Bisa Deteksi Usia Tanpa KTP, Indonesia Perlu Adaptasi Teknologi AI

    Ismail Fahmi: Platform Digital Sudah Bisa Deteksi Usia Tanpa KTP, Indonesia Perlu Adaptasi Teknologi AI

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 455
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pakar analisis media sosial sekaligus Founder Drone Emprit, Ismail Fahmi, menilai platform digital saat ini sebenarnya sudah memiliki kemampuan untuk mendeteksi usia pengguna tanpa harus bergantung pada verifikasi identitas seperti KTP. Hal tersebut disampaikan Fahmi merespons rencana pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang akan menerapkan pembatasan akses anak di bawah […]

  • Universalitas Sepak Bola dan Identity Sports

    Universalitas Sepak Bola dan Identity Sports

    • calendar_month Minggu, 11 Des 2022
    • account_circle Asrul G.H. Lasapa
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sejatinya sepak bola adalah simbol universalisme. Negara-negara yang telah ditetapkan dan telah memenuhi persyaratan sebagai peserta Piala Dunia 2022, ikut meramaikan even sepak bola paling bergengsi di seantero dunia ini.  Sudah barang tentu, negara peserta selalu didampingi oleh tim suporter fanatik dari negaranya masing-masing. Para pendukung ataupun simpatisan dari negara lainnya yang tidak masuk sebagai peserta […]

  • Pasca Kebakaran di Sipatana, Pemkot Gorontalo Salurkan Bantuan untuk Korban photo_camera 2

    Pasca Kebakaran di Sipatana, Pemkot Gorontalo Salurkan Bantuan untuk Korban

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 496
    • 0Komentar

    Pemerintah Kota Gorontalo menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang tertimpa musibah merupakan bagian dari tanggung jawab untuk memastikan warga terdampak tetap mendapatkan perhatian dan dukungan. Selain menyalurkan bantuan, pemerintah kota juga memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar terkait pentingnya meningkatkan kewaspadaan guna mencegah terjadinya kebakaran di lingkungan permukiman. Warga diimbau untuk rutin memeriksa instalasi […]

  • Polres Pohuwato Amankan Mobil Pengangkut Puluhan Galon Solar Bersubsidi di Buntulia

    Polres Pohuwato Amankan Mobil Pengangkut Puluhan Galon Solar Bersubsidi di Buntulia

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Ikbal
    • visibility 220
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Jajaran Polres Pohuwato mengamankan satu unit kendaraan yang diduga digunakan untuk mengangkut bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Kamis (11/6/2026). Pengungkapan kasus tersebut bermula saat personel Polres Pohuwato melaksanakan patroli rutin di wilayah Kecamatan Buntulia. Dalam kegiatan itu, petugas menemukan sebuah kendaraan Suzuki Carry pikap […]

  • DPP Geninusa Gelar Buka Puasa Bersama, Pembina Febrina Tekankan Pentingnya Nalar Kritis Generasi Muda

    DPP Geninusa Gelar Buka Puasa Bersama, Pembina Febrina Tekankan Pentingnya Nalar Kritis Generasi Muda

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Nulondalo – Dewan Pengurus Pusat Gerakan Santripreneur Nusantara (DPP GENINUSA), menggelar buka puasa bersama dan berbagi takjil dengan ibu Febrina sebagai salah satu dewan pembina Geninusa di kediamannya, Jakarta Selatan, Jum’at 07 Maret 2025. Sebagai salah satu dewan pembina Geninusa, ibu Febrina juga memberikan pesan sebagai dorongan kepada pengurus DPP Geninusa. Harapannya geninusa harus tetap […]

expand_less