Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Organisasi Masyarakat Sipil Gorontalo Mengecam Represi Aparat dalam Aksi 1 September

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
  • visibility 118
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sejumlah organisasi masyarakat sipil di Provinsi Gorontalo menyampaikan pernyataan sikap bersama terkait pembubaran paksa dan penangkapan demonstran dalam aksi yang digelar di kawasan perlimaan Kota Gorontalo, Senin (1/9/2025).

Mereka mengecam keras tindakan represif aparat yang dinilai sebagai bentuk pengingkaran terhadap prinsip demokrasi.

Dalam rilis yang diterima bakukabar.id, Rabu (3/9/2025 itu meyebut, aksi yang awalnya berjalan tertib berubah ricuh saat menjelang waktu magrib di saat massa aksi sedang istirahat terdengar seruan tembakan dari arah aparat kepolisian.

Polisi kemudian menembakkan gas air mata, menyemprotkan water canon, serta melakukan pengejaran, pemukulan, dan penangkapan terhadap massa.

“Sebanyak 16 orang menjadi korban tindakan represif, 11 di antaranya ditangkap dan hingga Selasa siang (2/9/2025) masih ditahan di Mapolda Gorontalo tanpa alasan hukum yang jelas dan tanpa pendampingan hukum,” demikian pernyataan sikap tersebut.

Para korban dilaporkan mengalami luka memar, bengkak, sesak napas, hingga berdarah akibat kekerasan fisik. Organisasi masyarakat sipil menilai hal ini merupakan pelecehan terhadap harkat martabat manusia sekaligus pelanggaran hak asasi.

Dalam pernyataannya, aliansi organisasi sipil menuntut Kapolda Gorontalo bertanggung jawab serta memastikan adanya sanksi bagi aparat yang melakukan kekerasan.

Mereka juga mendesak Komnas HAM dan Kompolnas melakukan investigasi independen agar kejadian serupa tidak terulang.

Selain itu, mereka menyerukan reformasi kepolisian secara menyeluruh serta mendesak Presiden, DPR RI, dan DPD RI memenuhi tuntutan rakyat.

Beberapa di antaranya yakni membatalkan R-KUHAP, mengesahkan RUU Perampasan Aset, menghentikan kebijakan anggaran yang memperkaya pejabat, hingga mencabut izin industri ekstraktif di Gorontalo yang dinilai merusak lingkungan dan merampas ruang hidup rakyat.

Aliansi juga meminta peninjauan kembali RTRW Provinsi Gorontalo dan RTRW kabupaten/kota agar tidak mengorbankan lingkungan dan melibatkan masyarakat sipil dalam perencanaannya.

Mereka mendesak pemerintah daerah serta DPRD lebih bermakna melibatkan rakyat dalam setiap pengambilan keputusan terkait pembangunan dan perizinan.

Secara khusus, mereka juga menuntut wakil rakyat Gorontalo di DPR RI dan DPD RI untuk mengawal aspirasi masyarakat hingga tuntas.

“Jika tidak, silakan mundur dari jabatan,” tegas mereka.

Adapun organisasi yang menandatangani pernyataan sikap bersama ini antara lain: WALHI Gorontalo, Inhides, WIRE-G, Japesda, Mapala-STA IAIN Sultan Amai, AJI Gorontalo, Gusdurian Kota dan Kabupaten Gorontalo, Mapala Motolomoia UNG, Salam Puan, serta Huntu Art Distrik.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Elite Dorong Pilkada Lewat DPRD, Kritik Soal Penyempitan Hak Rakyat Menguat

    Elite Dorong Pilkada Lewat DPRD, Kritik Soal Penyempitan Hak Rakyat Menguat

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 183
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wacana mengembalikan mekanisme pemilihan kepala daerah melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kembali menguat di kalangan elite politik nasional. Usulan ini memantik perdebatan luas karena dinilai berpotensi menyempitkan hak politik rakyat dan menandai kemunduran demokrasi pasca-Reformasi. Lebih dari dua dekade setelah Reformasi 1998 dan hampir 20 tahun sejak pilkada langsung pertama kali digelar […]

  • Gusdurian Makassar Matangkan Konsep Advokasi Penyelesaian Krisis Air di Buloa

    Gusdurian Makassar Matangkan Konsep Advokasi Penyelesaian Krisis Air di Buloa

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 259
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Makassar– Sejumlah penggerak inti komunitas Gusdurian Makassar menggelar rapat terbatas di Kompleks Perumahan Permata Sudiang. Pertemuan tersebut digelar untuk menyikapi krisis air bersih yang sudah menahun di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar. “Pertemuan hari ini berupaya merumuskan kerja-kerja advokasi, dengan terlebih dahulu membuat perencanaan,” ujar Ahmad Fatin Ilfi, fasilitator pertemuan. Sabtu, 7 Maret […]

  • Keluarga Berisiko Stunting Dapat Bantuan Internasional

    Keluarga Berisiko Stunting Dapat Bantuan Internasional

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Pemerintah Provinsi Gorontalo menyampaikan apresiasi atas dukungan internasional dalam upaya percepatan penurunan stunting. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, yang mewakili Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, dalam acara penyerahan bantuan oleh Branch Singapore Aid kepada 150 keluarga berisiko stunting di Kota Gorontalo. Kegiatan ini merupakan bagian dari […]

  • Mekanisme Pengangkatan Kapolri Digugat ke MK, Pemohon Soroti Ketiadaan Batas Masa Jabatan

    Mekanisme Pengangkatan Kapolri Digugat ke MK, Pemohon Soroti Ketiadaan Batas Masa Jabatan

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 180
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Konstitusionalitas mekanisme pengangkatan dan pemberhentian Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) kembali diuji di Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini, permohonan diajukan oleh seorang warga negara sekaligus mahasiswa, Tri Prasetio Putra Mumpuni. Dalam Sidang Pemeriksaan Pendahuluan Perkara Nomor 77/PUU-XXIV/2026 yang dipimpin Ketua MK Suhartoyo di Ruang Sidang Pleno Gedung 1 MK, Senin (2/3/2026), Pemohon […]

  • Perkokoh Pancasila, Lakpesdam NU Kota Gorontalo Ngaji Kebangsaan

    Perkokoh Pancasila, Lakpesdam NU Kota Gorontalo Ngaji Kebangsaan

    • calendar_month Minggu, 30 Jun 2019
    • account_circle Yusran Laindi
    • visibility 163
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Mengantisipasi berkurangnya jumlah dukungan terhadap Pancasila di Kota Gorontalo, Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Nahdlatul Ulama Kota Gorontalo gelar Ngaji Kebangsaan dengan tema ‘Pancasila Sebagai Living Ideologi Bangsa.’ Narasumber kegiatan tersebut, KH. Abdul Rasyid Kamaru (Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi Gotontalo), Alim Niode M.Si (Budayawan) dan DR Sastro Wantu […]

  • Kontroversi Abah Aos dan Ujian Akidah Umat di Era Media Sosial

    Kontroversi Abah Aos dan Ujian Akidah Umat di Era Media Sosial

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Nur Shollah Bek
    • visibility 424
    • 0Komentar

    “Menimbang Klaim Spiritual dengan Al-Qur’an, Sunnah, dan Akal Sehat” Nama Syekh Muhammad Abdul Gaos Saefulloh Maslul—yang dikenal luas sebagai Abah Aos—kembali menjadi pusat perhatian publik. Tokoh spiritual Tarekat Qodiriyyah Naqsyabandiyyah (TQN) asal Ciamis, Jawa Barat ini menuai gelombang kritik dari berbagai kalangan umat Islam akibat sejumlah pernyataan yang beredar luas di media sosial dan dinilai […]

expand_less