Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Peringati Maulid Nabi 1447 H, Pesantren Salafiyah Syafiiyah Angkat Tema Pembelaan Kaum Mustadh’afin

  • account_circle Djemi Radji
  • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
  • visibility 163
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ribuan santri dan warga Nahdlatul Ulama dari berbagai wilayah di Kabupaten Pohuwato bakal memadati Aula Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah, Desa Banuroja, Kecamatan Randangan, Kamis malam (4/9/2025), dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H.

Mengusung tema “Meneladani Nabi Muhammad SAW dalam Membela Kaum Mustadh’afin dan Menjaga Stabilitas Sosial”, kegiatan ini tak hanya menjadi ajang perayaan spiritual, tetapi juga ruang refleksi mendalam atas misi kemanusiaan dan sosial yang diemban Rasulullah.

Pengasuh Pondok Pesantren, KH. Abdullah Aniq Nawawi, MA, kepada awak media ini menyampaikan, bahwa peringatan Maulid ini menekankan bahwa salah satu keteladanan utama Nabi Muhammad SAW adalah keberpihakannya kepada kaum lemah dan miskin (mustadh’afin).

“Dalam Maulid Barzanji disebutkan bahwa Nabi sangat mencintai kaum miskin dan senang duduk bersama mereka. Beliau tidak pernah menghina orang fakir, apalagi sampai membuat kebijakan yang menyengsarakan mereka,” ungkap Gus Aniq, sapaan akrabnya.

Misi Sosial Nabi: Melawan Jahiliyah dan Ketidakadilan

Lebih lanjut, Gus Aniq mengutip hadits riwayat Imam Ahmad, yang memuat penuturan sahabat Ja’far bin Abi Thalib saat menjelaskan kondisi masyarakat jahiliyah pra-Islam: menyembah berhala, memakan bangkai, berbuat keji, memutus tali silaturahmi, menyakiti tetangga, dan yang kuat menindas yang lemah.

“Misi kerasulan Nabi Muhammad adalah mengeluarkan umat dari kondisi itu. Jadi kalau hari ini kita masih melihat ada negara atau komunitas yang membiarkan yang kuat menindas yang lemah, maka itu ciri-ciri jahiliyah modern yang perlu segera diubah,” tegasnya.

Gus Aniq juga menyoroti bagaimana Nabi Muhammad SAW menjaga stabilitas sosial-politik dengan pendekatan yang penuh hikmah. Meskipun beliau seorang pemimpin tertinggi baik secara agama maupun politik namun Nabi tidak otoriter dalam mengambil keputusan.

“Peradaban Islam dibangun atas asas musyawarah. Nabi bahkan sering mengalah pada pendapat mayoritas sahabatnya, meski beliau merasa pendapatnya lebih tepat. Ini menunjukkan beliau tidak anti kritik dan sangat terbuka terhadap masukan,” terang Gus Aniq.

Ia menegaskan bahwa nilai-nilai inilah yang perlu diteladani oleh umat Islam, khususnya para pemimpin di segala level, agar keadilan sosial dan kestabilan politik bisa benar-benar terwujud dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

  • Penulis: Djemi Radji
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekolah di Zona Rawan: Mendesak Penerapan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Kota Gorontalo

    Sekolah di Zona Rawan: Mendesak Penerapan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Kota Gorontalo

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Dadang Sudardja
    • visibility 379
    • 0Komentar

    Tulisan ini diilhami dari diskusi bersama teman-teman WALHI Gorontalo. Kebetulan, penulis menjadi narasumber dan fasilitator dalam kegiatan Diklat Tanggap Darurat Bencana Ekologis. Sebagai pegiat kebencanaan yang juga menaruh perhatian serius pada isu Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), berbagai obrolan dan diskusi tersebut melahirkan satu kegelisahan mendasar: Kota Gorontalo berada pada ancaman gempa bumi dan banjir […]

  • PT Pegadaian Kanwil 9 Jakarta 2 Berangkatkan 500 Orang, Mudik 2025 Aman Sampai Tujuan 

    PT Pegadaian Kanwil 9 Jakarta 2 Berangkatkan 500 Orang, Mudik 2025 Aman Sampai Tujuan 

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H, PT Pegadaian Kanwil 9 Jakarta 2 kembali menggelar program Mudik Gratis bagi masyarakat. Program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung mobilitas masyarakat yang ingin merayakan Lebaran di kampung halaman dengan aman sampai tujuan. Jakarta, 27 Maret 2025. Acara pelepasan peserta mudik gratis ini dilaksanakan […]

  • Kevin Lapendos: Desa Kalumbatan Tidak Boleh Dikuasai Segelintir Kepentingan, Apalagi Sampai Dijajah

    Kevin Lapendos: Desa Kalumbatan Tidak Boleh Dikuasai Segelintir Kepentingan, Apalagi Sampai Dijajah

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 100
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemuda Desa Kalumbatan, Kevin Lapendos, kembali menyuarakan kritik terhadap dinamika tata kelola pembangunan di Desa Kalumbatan, Kecamatan Totikum Selatan, Kabupaten Banggai Kepulauan. Menurutnya, Desa Kalumbatan merupakan salah satu desa dengan jumlah penduduk terbesar di Kabupaten Banggai Kepulauan yang memiliki potensi sumber daya manusia (SDM) yang besar untuk mendorong perubahan menuju tata kelola pemerintahan […]

  • Bayangkan Jika Anda Seorang LGBT: Sebuah Eksperimen Imajinasi dan Refleksi Sosial-Religius

    Bayangkan Jika Anda Seorang LGBT: Sebuah Eksperimen Imajinasi dan Refleksi Sosial-Religius

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Fanridhal Engo
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Bayangkan Jika Anda adalah Seorang Waria atau bagian dari Komunitas LGBT. Ya, saya tahu mungkin terdengar janggal untuk dibayangkan. Namun, saya mengajak Anda sejenak menanggalkan posisi normatif Anda, dan merenungkan situasi ini dengan empati. Apa yang Anda rasakan? Marah, resah, atau merasa didiskriminasi oleh dunia yang tampak semakin modern, namun masih sangat konservatif terhadap keberadaan […]

  • Pegadaian Kanwil IX Dorong Pelaku Usaha Lewat Promo Cashback Pinjaman Hingga RP 5 Juta

    Pegadaian Kanwil IX Dorong Pelaku Usaha Lewat Promo Cashback Pinjaman Hingga RP 5 Juta

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 156
    • 0Komentar

    PT Pegadaian Kantor Wilayah IX Jakarta 2 bersama Forum Sahabat Emas Peduli Sampah Indonesia (FORSEPSI) gelar agenda Konsolidasi Offline Bank Sampah sebagai langkah penguatan sinergi dan evaluasi program lingkungan berbasis komunitas. Kamis, 7 Agustus 2025. Dihadiri oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Drs. Arifin, M.A.P, serta jajaran manajemen PT Pegadaian. Agenda konsolidasi ini menjadi salah […]

  • Jokowi Yang Sedang Turun Kelas? (Refleksi tentang Kekuasaan, Politik, dan Kematangan Demokrasi Kita)

    Jokowi Yang Sedang Turun Kelas? (Refleksi tentang Kekuasaan, Politik, dan Kematangan Demokrasi Kita)

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Ini bukan tentang siapa yang benar atau siapa yang salah. Bukan tentang siapa yang patut dibela atau digugat. Tulisan ini tidak berdiri di satu pihak, tidak pula hadir untuk menyokong atau menjatuhkan. Yang ingin disorot di sini adalah sebuah peristiwa politik yang mengandung makna lebih dalam: mantan Presiden Jokowi menggugat pihak-pihak yang menuduh ijazahnya palsu. […]

expand_less