Breaking News
light_mode
Trending Tags

Wawancara Eksklusif: MUI Gorontalo Siap Gelar Musda, Siapa yang Layak Memimpin?

  • account_circle Redaksi Nulondalo
  • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
  • visibility 27
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gorontalo akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) dalam waktu dekat. Forum resmi itu akan menetapkan program kerja dan memilih Ketua Umum yang baru.

Lantas siapa pengganti KH. Abdurrahman Abubakar Bachmid selaku Ketua Umum MUI Gorontalo yang dinilai layak memimpin organisasi sebagai wadah berhimpun ormas keagamaan Islam dan cendekiawan di Gorontalo itu?

Perihal siapa sosok pengganti Ketua Umum MUI Provinsi Gorontalo, redaksi bakukabar.id, pada Kamis, 1 Mei 2025 melakukan wawancara langsung kepada Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah, Randangan, Kabupaten Pohuwato KH. Abdullah Aniq Nawawi.

Dalam wawancara Eksklusif, Wakil Katib Syuriah PWNU Gorontalo ini dimintai pandangannya terkait peran MUI sebagai wadah berhimpun ormas keagamaan Islam dan cendekiawan, termasuk kontribusi MUI selama ini.

Berikut kutipan wawancara redaksi bakukabar.id bersama KH. Abdullah Aniq Nawawi;

Musyawarah Daerah (MUI) Provinsi Gorontalo tak akan lama lagi. Seperti apa pandangan Anda terkait organisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) selama ini?

Menurut Gus Aniq sapaan akrabnya, bahwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) adalah wadah berhimpunnya berbagai ormas Islam di Indonesia. Oleh karena itu, lanjut ia, dalam semangat musyawarah dan keterwakilan, sangat penting bahwa kepemimpinan MUI mencerminkan kekuatan dan kontribusi riil ormas-ormas yang tergabung di dalamnya.

“NU, sebagai ormas Islam terbesar di Indonesia, secara historis maupun struktural, telah memainkan peran dominan dalam pembentukan, perkembangan, dan keutuhan MUI. Karena itu, sudah sepatutnya posisi Ketua Umum MUI, baik di tingkat pusat maupun daerah, diamanahkan kepada kader terbaik NU”, terang Wakil Katib Syuriah PWNU Gorontalo ini.

Siapa menurut Anda yang layak memimpin MUI Provinsi Gorontalo setelah KH. Abdurrahman Abubakar Bachmid demisioner dan adakah Kader Nahdlatul Ulama Gorontalo yang direkomendasikan?

Ia menjawab bahwa siapapun bisa menakhodai MUI Gorontalo. Ada banyak sekali kiai-kiai yang layak berada di posisi tersebut. Hanya saja ia menegaskan bahwa tidak cukup  calon ketua MUI hanya “asal dari NU”. Yang lebih utama adalah bahwa kader tersebut mendapat legitimasi dan rekomendasi dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), sebagai satu-satunya entitas struktural yang berwenang mewakili NU di tingkat provinsi. Bagi Gus Aniq, hal itu bukan soal birokratisasi, tapi soal pertanggungjawaban organisasi dan kejelasan garis perjuangan.

“Di MUI Pusat pun hal ini menjadi preseden yang kuat. KH. Anwar Iskandar yang kini menjabat Ketua Umum MUI Pusat adalah Wakil Rais ‘Aam PBNU—sebuah isyarat penting bahwa ketua MUI berasal dari unsur tertinggi dalam struktur NU. Maka sangatlah wajar apabila MUI di tingkat provinsi mengikuti prinsip yang sama, yaitu menempatkan tokoh NU yang direkomendasikan resmi oleh PWNU”

Apakah NU Gorontalo tidak khawatir ketika dinilai justeru mendominasi Struktur di MUI, Gus?

Menurutnya, NU Gorontalo tidak mengkhawatirkan penilaian tersebut. Sebab hal itu telah menjadi kesepakatan tidak tertulis selama ini. Meskipun jelas ada tata cara dan mekanisme pemilihan dan organisasi.

“Ini bukan soal dominasi, tapi soal representasi yang sah dan bertanggung jawab. Jika MUI adalah rumah bersama umat Islam, maka pemimpin rumah ini harus dipilih berdasarkan ukuran penghuni terbanyaknya. Dan NU adalah organisasi paling besar, dengan basis massa paling banyak”, papar Gus Aniq.

Apa harapan Anda untuk Ketua Umum MUI Gorontalo yang baru nanti?

Ia berharap, bahwa saatnya MUI  mulai menyusun program yang manfaatnya bisa secara langsung dirasakan ummat, seperti sentuhan pada sektor riil dan sektor-sektor kemaslahatan lainnya. Selain itu MUI di daerah juga diharap menjaga marwahnya dengan menempatkan pemimpin yang tidak hanya mewakili ormas terbesar, tetapi juga memiliki legitimasi struktural dari organisasi yang diwakilinya. Dengan begitu, kolaborasi antar ormas di MUI akan berjalan lebih tertib, seimbang, dan penuh saling hormat.

Terakhir Gus Aniq menekankan pentingnya kekompakan unsur NU dalam mengusung kader-kader terbaiknya.

“Kalau NU tidak kompak dan menunjukan marwahnya, siapa saja bisa jadi ketua MUI dan setelah terpilih cukup mengaku dia ini NU. Meskipun kontribusi dan sanad keilmuannya tidak NU”, tutup pengurus LBM PBNU ini.

Diketahui, MUI Gorontalo pada Sabtu 3 Mei 2025 akan menggelar Musda ke-VI, yang akan berlangsung di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo. Seluruh ormas keagamaan islam, baik Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah di tingkat wilayah berhak dipilih dan memilih pada forum tersebut.

  • Penulis: Redaksi Nulondalo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan Rusak Total, Warga Kelurahan Tubo Berinisiatif Bangun Sandiri

    Jalan Rusak Total, Warga Kelurahan Tubo Berinisiatif Bangun Sandiri

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Kondisi jalan Ake Tubo di RT 007 dan RT 008 Kelurahan Tubo, Ternate Utara, Kota Ternate mengalami RUSAK TOTAL. Jalan ake Tubo adalah jalan satu-satunya yang digunakan tiap hari oleh warga untuk bolak balik ke tempat kerja, pasar dan juga aktifitas kebun masyarakat setempat. Selain itu, jalan ake Tubo juga merupakan akses jalan satu-satunya menuju […]

  • Al-Khat Seni Rupa Peradaban Islam

    Al-Khat Seni Rupa Peradaban Islam

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Muh. Ersyad Mamonto
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Kaligrafi atau dalam Islam biasa dikenal dengan istilah al-khat mempunyai makna yang serupa di antara kedua istilah tersebut yaitu “tulisan indah”. Kaligrafi sangat erat dengan peradaban dunia Islam, selain memang sebagai produk budaya yang digunakan dalam pembakuan mushaf Qur’an, juga adanya pandangan ikonoklasme dalam Islam sehingga menempatkan kaligrafi sebagai sentrum seninya seni rupa Islam. Ikonoklasme […]

  • Sebanyak 2.490 Orang Berangkat Melalui Pelabuhan Feri Gorontalo

    Sebanyak 2.490 Orang Berangkat Melalui Pelabuhan Feri Gorontalo

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo merilis jumlah penumpang yang berangkat dengan angkutan penyeberangan/feri pada Mei 2025 sebanyak 2.490 orang. “Angka ini menurun 31,63 persen dibandingkan April 2025 yang tercatat sebanyak 3.642 orang,” kata Dwi Alwi Astuti Plt. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo Dalam rilis Berita Resmi Statistik (BRS), Selasa (1/7/2025). Sedangkan orang […]

  • Istri Sah Hi. Sadik Jafar Noch Somasi Direktur PT. HIPMEN Atas Dugaan Perbuatan Melawan Hukum

    Istri Sah Hi. Sadik Jafar Noch Somasi Direktur PT. HIPMEN Atas Dugaan Perbuatan Melawan Hukum

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Jaia Basra, Istri sah Hi. Sadik Jafar Noch melalui kuasa hukumnya, melayangkan Somasi/Peringatan terhadap Direktur dan Wakil Direktur PT. HALMAHERA INDONESIA PULAU MALUKU SELATAN (PT. HIPMEN) yang beralamat di Jl. Mesjid Ar-Raiyah RT.000/RW.000, Kampung Makian, Kec. Bacan Selatan, Kab. Halmahera Selatan, Maluku Utara. Somasi tertanggal 3 Juli 2025 dilayangkan atas dugaan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) […]

  • PMD Maros Ungkap Penyebab Dua Desa Belum Serap ADD 100 Persen

    PMD Maros Ungkap Penyebab Dua Desa Belum Serap ADD 100 Persen

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Serapan Alokasi Dana Desa (ADD) di Kabupaten Maros tahun anggaran 2025 hampir mencapai target maksimal. Namun demikian, masih terdapat dua desa yang belum mampu menyerap ADD secara penuh, yakni Desa Tunikamaseang, Kecamatan Bontoa, dan Desa Majannang, Kecamatan Maros Baru. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Maros, Idrus, mengungkapkan belum maksimalnya serapan […]

  • Bendera dan Gugatan Nasionalisme

    Bendera dan Gugatan Nasionalisme

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Ada pemandangan tak biasa menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia. Bendera bergambar tengkorak tersenyum, bertopi jerami berkibar di berbagai penjuru. Rumah-rumah memasangnya. Di tembok ada gambarnya. Truk, mobil dan motor memansangnya, sementara anak muda dengan bangga memajang di media sosialnya. Bendera yang dikenal sebagai Jolly Roger itupun berkibar di angkasa dan medsos. Gambar tengkorak tersenyum itu […]

expand_less