Breaking News
light_mode
Trending Tags

Wawancara Eksklusif: MUI Gorontalo Siap Gelar Musda, Siapa yang Layak Memimpin?

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
  • visibility 120
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gorontalo akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) dalam waktu dekat. Forum resmi itu akan menetapkan program kerja dan memilih Ketua Umum yang baru.

Lantas siapa pengganti KH. Abdurrahman Abubakar Bachmid selaku Ketua Umum MUI Gorontalo yang dinilai layak memimpin organisasi sebagai wadah berhimpun ormas keagamaan Islam dan cendekiawan di Gorontalo itu?

Perihal siapa sosok pengganti Ketua Umum MUI Provinsi Gorontalo, redaksi bakukabar.id, pada Kamis, 1 Mei 2025 melakukan wawancara langsung kepada Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah, Randangan, Kabupaten Pohuwato KH. Abdullah Aniq Nawawi.

Dalam wawancara Eksklusif, Wakil Katib Syuriah PWNU Gorontalo ini dimintai pandangannya terkait peran MUI sebagai wadah berhimpun ormas keagamaan Islam dan cendekiawan, termasuk kontribusi MUI selama ini.

Berikut kutipan wawancara redaksi bakukabar.id bersama KH. Abdullah Aniq Nawawi;

Musyawarah Daerah (MUI) Provinsi Gorontalo tak akan lama lagi. Seperti apa pandangan Anda terkait organisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) selama ini?

Menurut Gus Aniq sapaan akrabnya, bahwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) adalah wadah berhimpunnya berbagai ormas Islam di Indonesia. Oleh karena itu, lanjut ia, dalam semangat musyawarah dan keterwakilan, sangat penting bahwa kepemimpinan MUI mencerminkan kekuatan dan kontribusi riil ormas-ormas yang tergabung di dalamnya.

“NU, sebagai ormas Islam terbesar di Indonesia, secara historis maupun struktural, telah memainkan peran dominan dalam pembentukan, perkembangan, dan keutuhan MUI. Karena itu, sudah sepatutnya posisi Ketua Umum MUI, baik di tingkat pusat maupun daerah, diamanahkan kepada kader terbaik NU”, terang Wakil Katib Syuriah PWNU Gorontalo ini.

Siapa menurut Anda yang layak memimpin MUI Provinsi Gorontalo setelah KH. Abdurrahman Abubakar Bachmid demisioner dan adakah Kader Nahdlatul Ulama Gorontalo yang direkomendasikan?

Ia menjawab bahwa siapapun bisa menakhodai MUI Gorontalo. Ada banyak sekali kiai-kiai yang layak berada di posisi tersebut. Hanya saja ia menegaskan bahwa tidak cukup  calon ketua MUI hanya “asal dari NU”. Yang lebih utama adalah bahwa kader tersebut mendapat legitimasi dan rekomendasi dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), sebagai satu-satunya entitas struktural yang berwenang mewakili NU di tingkat provinsi. Bagi Gus Aniq, hal itu bukan soal birokratisasi, tapi soal pertanggungjawaban organisasi dan kejelasan garis perjuangan.

“Di MUI Pusat pun hal ini menjadi preseden yang kuat. KH. Anwar Iskandar yang kini menjabat Ketua Umum MUI Pusat adalah Wakil Rais ‘Aam PBNU—sebuah isyarat penting bahwa ketua MUI berasal dari unsur tertinggi dalam struktur NU. Maka sangatlah wajar apabila MUI di tingkat provinsi mengikuti prinsip yang sama, yaitu menempatkan tokoh NU yang direkomendasikan resmi oleh PWNU”

Apakah NU Gorontalo tidak khawatir ketika dinilai justeru mendominasi Struktur di MUI, Gus?

Menurutnya, NU Gorontalo tidak mengkhawatirkan penilaian tersebut. Sebab hal itu telah menjadi kesepakatan tidak tertulis selama ini. Meskipun jelas ada tata cara dan mekanisme pemilihan dan organisasi.

“Ini bukan soal dominasi, tapi soal representasi yang sah dan bertanggung jawab. Jika MUI adalah rumah bersama umat Islam, maka pemimpin rumah ini harus dipilih berdasarkan ukuran penghuni terbanyaknya. Dan NU adalah organisasi paling besar, dengan basis massa paling banyak”, papar Gus Aniq.

Apa harapan Anda untuk Ketua Umum MUI Gorontalo yang baru nanti?

Ia berharap, bahwa saatnya MUI  mulai menyusun program yang manfaatnya bisa secara langsung dirasakan ummat, seperti sentuhan pada sektor riil dan sektor-sektor kemaslahatan lainnya. Selain itu MUI di daerah juga diharap menjaga marwahnya dengan menempatkan pemimpin yang tidak hanya mewakili ormas terbesar, tetapi juga memiliki legitimasi struktural dari organisasi yang diwakilinya. Dengan begitu, kolaborasi antar ormas di MUI akan berjalan lebih tertib, seimbang, dan penuh saling hormat.

Terakhir Gus Aniq menekankan pentingnya kekompakan unsur NU dalam mengusung kader-kader terbaiknya.

“Kalau NU tidak kompak dan menunjukan marwahnya, siapa saja bisa jadi ketua MUI dan setelah terpilih cukup mengaku dia ini NU. Meskipun kontribusi dan sanad keilmuannya tidak NU”, tutup pengurus LBM PBNU ini.

Diketahui, MUI Gorontalo pada Sabtu 3 Mei 2025 akan menggelar Musda ke-VI, yang akan berlangsung di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo. Seluruh ormas keagamaan islam, baik Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah di tingkat wilayah berhak dipilih dan memilih pada forum tersebut.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Going Concern Ibadah

    Going Concern Ibadah

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Dalam dunia akuntansi, ada satu asumsi yang membuat laporan keuangan bisa tidur nyenyak setiap akhir tahun: going concern. Artinya, entitas diasumsikan akan terus berlanjut usahanya, tidak bangkrut besok pagi, dan tidak bubar jalan setelah RUPS bubar. Nah, dalam konteks Ramadhan, saya kira kita juga perlu satu asumsi serupa: going concern ibadah. Jangan sampai ibadah kita […]

  • Muhammadiyah Tetapkan Lebaran 20 Maret, Pemerintah Masih Menunggu Hilal

    Muhammadiyah Tetapkan Lebaran 20 Maret, Pemerintah Masih Menunggu Hilal

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 527
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadan, umat Islam di Indonesia mulai menanti kepastian datangnya Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Momen ini memiliki arti penting karena menjadi penanda berakhirnya ibadah puasa sekaligus awal perayaan hari kemenangan yang penuh makna spiritual dan sosial. Antusiasme masyarakat biasanya meningkat seiring mendekatnya akhir […]

  • PENSIL Periode XXI Resmi Dilantik, Siap Perkuat Literasi dan Keilmuan Santri

    PENSIL Periode XXI Resmi Dilantik, Siap Perkuat Literasi dan Keilmuan Santri

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Asep Alfarizi
    • visibility 92
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Organisasi Pemuda Nusantara Ilmiah (PENSIL) resmi melaksanakan pelantikan dan serah terima jabatan Pengurus Periode XXI Masa Bakti 2026–2027 di Auditorium PKU Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (31/5/2026). Acara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat tersebut menandai dimulainya kepengurusan baru yang diharapkan mampu membawa organisasi semakin maju dalam bidang keilmuan, riset, dan pengembangan sumber daya […]

  • Pemkot Gorontalo Musnahkan 19.754 Miras di Lapangan Padebuolo

    Pemkot Gorontalo Musnahkan 19.754 Miras di Lapangan Padebuolo

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 184
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Pemerintah Kota Gorontalo memusnahkan sebanyak 19.754 minuman keras (miras) berbagai jenis, Senin (29/12/2025). Pemusnahan dilakukan di Lapangan Padebuolo, Kecamatan Kota Timur. Ribuan miras tersebut merupakan hasil penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2017 tentang pengendalian dan pengawasan minuman beralkohol oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Gorontalo, serta hasil razia Polresta […]

  • Akbar Ramadhan Tegaskan Siap Kawal Pengisian Jabatan Kosong di Desa Majannang

    Akbar Ramadhan Tegaskan Siap Kawal Pengisian Jabatan Kosong di Desa Majannang

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Anggota Karang Taruna Desa Majannang, Akbar Ramadhan, menyampaikan komitmennya untuk mengawal proses pengisian sejumlah jabatan yang saat ini masih kosong di Desa Majannang. Menurutnya, kekosongan beberapa posisi penting di desa harus segera mendapat perhatian serius demi menjaga stabilitas pelayanan dan jalannya pemerintahan desa. Adapun posisi yang menjadi sorotan di antaranya jabatan Kepala […]

  • Gus Ipul Tegas! 2.708 Pegawai Kemensos Bolos Disanksi, 1 ASN Dipecat

    Gus Ipul Tegas! 2.708 Pegawai Kemensos Bolos Disanksi, 1 ASN Dipecat

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 230
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Langkah tegas diambil Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat memimpin apel pembinaan pegawai pada Kamis (26/3/2026). Apel ini menjadi tindak lanjut dari inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan pada hari pertama masuk kerja. Dari hasil evaluasi, terungkap angka ketidakhadiran yang cukup mencolok. Dari total 46.090 pegawai Kemensos, sebanyak 2.708 orang tidak masuk kerja tanpa keterangan […]

expand_less