Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Keutamaan Salat Isya Menurut Imam an-Nawawi

  • account_circle Djemi Radji
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • visibility 172
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Salat Isya adalah salah satu dari lima salat fardhu yang diwajibkan atas setiap Muslim. Waktunya berada di penghujung siang, ketika tubuh manusia telah letih dan condong pada istirahat. Dalam kondisi demikian, syariat tetap mendorong umat Islam untuk tetap menunaikan salat Isya, bahkan dengan jaminan keutamaan yang besar. Ulama besar mazhab Syafi’i, Imam Yahya bin Syaraf an-Nawawi (631–676 H), dalam karya-karyanya seperti Syarḥ Ṣaḥīḥ Muslim dan al-Adzkar, memberikan ulasan yang dalam mengenai fadhilah dan rahasia spiritual dari salat Isya.

Salah satu hadis yang menjadi dasar pembahasan Imam an-Nawawi adalah sabda Rasulullah:

“Salat yang paling berat bagi orang-orang munafik adalah salat Isya dan salat Subuh. Seandainya mereka mengetahui pahala yang ada di dalam keduanya, niscaya mereka akan mendatanginya walaupun dengan merangkak.” – (HR. Bukhari dan Muslim)

Imam an-Nawawi dalam Syarḥ Ṣaḥīḥ Muslim menjelaskan bahwa hadis ini menunjukkan: bahwa beratnya salat Isya disebabkan waktunya yang gelap dan ketika manusia cenderung lelah dan ingin beristirahat. Oleh karena itu, orang yang tetap menjaga salat Isya, terutama berjamaah, menunjukkan tanda keimanan yang tulus. Imam an-Nawawi menyatakan bahwa dorongan Nabi agar mendatangi salat Isya “walau dengan merangkak” merupakan indikasi dari nilai luar biasa besar yang dikandungnya.

Imam an-Nawawi menafsirkan bahwa kemalasan seseorang terhadap salat Isya terutama secara berjamaah merupakan ciri kemunafikan dalam makna syar’i. Ini bukan berarti secara langsung menyebut orang tersebut munafik, tetapi menjadi peringatan bahwa iman seseorang diuji pada momen-momen sulit seperti waktu Isya dan Subuh.

“Salat pada waktu ini menuntut pengorbanan nafsu, dan siapa yang sanggup menunaikannya dengan ringan hati, itulah tanda kebersihan jiwa dan kekuatan imannya.” (Syarḥ Ṣaḥīḥ Muslim, Nawawi)

Dalam hadis sahih lainnya:

“Barangsiapa yang salat Isya berjamaah, maka seakan-akan ia salat separuh malam. Dan barangsiapa yang salat Subuh berjamaah, maka seolah-olah ia salat sepanjang malam.”– (HR. Muslim)

Imam an-Nawawi menegaskan bahwa hadis ini adalah bukti nyata betapa besar pahala salat berjamaah, khususnya Isya dan Subuh. Ia juga menunjukkan keutamaan spiritual: menjaga Isya berjamaah membangun kekuatan ruhani untuk mendekat kepada Allah sepanjang malam, meski tanpa qiyam.

Dalam beberapa kondisi, Nabi pernah mengakhirkan salat Isya hingga larut malam. Imam an-Nawawi dalam syarahnya menyatakan bahwa ini menunjukkan kelonggaran dalam waktu pelaksanaan, selama belum keluar dari waktunya. Bahkan, mengakhirkan salat Isya bisa menjadi ibadah tersendiri jika dilakukan dengan niat menunggu jamaah atau menghidupkan malam.

Dalam al-Adzkar, Imam an-Nawawi juga membahas tentang zikir dan doa setelah salat Isya. Ia menyebut bahwa waktu malam adalah saat yang sangat tepat untuk:

  • Berzikir kepada Allah,
  • Membaca doa-doa wirid,
  • Membaca Al-Qur’an.

Ini karena malam membawa ketenangan batin yang tidak didapatkan pada siang hari. Imam Nawawi menyebut bahwa:

“Waktu yang paling utama untuk zikir dan membaca Al-Qur’an adalah setelah Isya hingga terbit fajar.”– (al-Adzkar, Bab Fadhilah al-Lail)

Dari seluruh penjelasan Imam an-Nawawi, dapat disimpulkan bahwa salat Isya memiliki dimensi keimanan dan keruhanian yang sangat mendalam. Ia bukan hanya salat di waktu malam, tapi simbol ketulusan, kesungguhan, dan kekuatan iman seseorang. Menjaga salat Isya dengan sungguh-sungguh, terlebih berjamaah, merupakan bentuk pengabdian yang besar, bahkan bisa menyamai ibadah sepanjang malam.

  • Penulis: Djemi Radji
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bappeda Gorontalo Gelar FGD Bahas Optimalisasi Ruang Destinasi Pariwisata Unggulan 2025

    Bappeda Gorontalo Gelar FGD Bahas Optimalisasi Ruang Destinasi Pariwisata Unggulan 2025

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Optimalisasi Kebutuhan Ruang Destinasi Pariwisata Unggulan Provinsi Gorontalo 2025”, Jumat (17/10/2025), di kantor Bappeda Provinsi Gorontalo. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo, tenaga ahli, akademisi, serta praktisi wisata. FGD ini merupakan bagian dari […]

  • GUSDURian Makassar dan Bawaslu Sulsel Gelar Bincang Demokrasi Bahas Tantangan Gen Z di Era Digital

    GUSDURian Makassar dan Bawaslu Sulsel Gelar Bincang Demokrasi Bahas Tantangan Gen Z di Era Digital

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Makassar, nulondalo.com – Komunitas GUSDURian Makassar bekerja sama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Selatan serta organisasi kepemudaan (OKP) pegiat demokrasi menggelar Bincang Demokrasi #1 pada Jumat, 31 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Bawaslu Sulsel dan menjadi ruang diskusi awal dalam mengawal demokrasi di tengah tantangan era digital. Bincang demokrasi perdana tersebut mengangkat […]

  • GERAK Laporkan Dugaan Monopoli dan Korupsi Alkes Rp50,9 M di Dinkes Boalemo ke Kejaksaan Agung

    GERAK Laporkan Dugaan Monopoli dan Korupsi Alkes Rp50,9 M di Dinkes Boalemo ke Kejaksaan Agung

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GERAK) Provinsi Gorontalo, yang dikomandoi oleh Abdul Wahidin Tutuna, resmi melaporkan dugaan tindak pidana korupsi dan monopoli dalam proyek pengadaan alat kesehatan (alkes) dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp50,9 miliar di Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo ke Kejaksaan Agung RI, Selasa (15 /7/2025). Laporan tersebut disampaikan langsung di Jakarta, dengan […]

  • Annaungguru Haji Baharuddin (Niaga yang Menyemai Cahaya)

    Annaungguru Haji Baharuddin (Niaga yang Menyemai Cahaya)

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Hamzah Durisa
    • visibility 514
    • 0Komentar

    Di sebuah lekuk perbukitan yang bernama Buttu, yang lebih familiar dengan Buttu Da’ala,  pada tahun 1953, lahirlah seorang anak lelaki dari rahim perempuan sederhana bernama Ruhana. Anak itu diberi nama Baharuddin. Kelak, orang-orang akan mengenalnya sebagai AGH. Baharuddin bin Ta’nang bin Shahir, seorang guru yang tidak sekadar mengajar, tetapi menanam masa depan. Buttu adalah kampung […]

  • Presiden Prabowo Konsolidasikan Tokoh Bangsa di Istana, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Dinamika Global

    Presiden Prabowo Konsolidasikan Tokoh Bangsa di Istana, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Dinamika Global

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 238
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah terus memperkuat konsolidasi nasional dalam merespons dinamika global yang kian kompleks. Melalui pertemuan lintas generasi pemimpin dan pimpinan partai politik di Istana Jakarta, Presiden indonesia president 2024 menegaskan pentingnya kesatuan sikap serta kesiapsiagaan nasional demi menjaga stabilitas dan keamanan negara, Selasa (3/3/2026). Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa […]

  • BNPB Catat Sejumlah Bencana Hidrometeorologi di Berbagai Wilayah, Banjir hingga Angin Kencang Dominasi Kejadian

    BNPB Catat Sejumlah Bencana Hidrometeorologi di Berbagai Wilayah, Banjir hingga Angin Kencang Dominasi Kejadian

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 224
    • 0Komentar

    nulondalo.com , Jakarta — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Pusat Pengendalian Operasi melaporkan sejumlah kejadian bencana yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia dalam periode Kamis (5/2) hingga Jumat (6/2) pukul 07.00 WIB. Mayoritas peristiwa dipicu oleh cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi basah seperti banjir, hujan lebat, serta angin kencang. Di Provinsi Jawa Timur, […]

expand_less