Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Keutamaan Salat Isya Menurut Imam an-Nawawi

  • account_circle Djemi Radji
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • visibility 204
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Salat Isya adalah salah satu dari lima salat fardhu yang diwajibkan atas setiap Muslim. Waktunya berada di penghujung siang, ketika tubuh manusia telah letih dan condong pada istirahat. Dalam kondisi demikian, syariat tetap mendorong umat Islam untuk tetap menunaikan salat Isya, bahkan dengan jaminan keutamaan yang besar. Ulama besar mazhab Syafi’i, Imam Yahya bin Syaraf an-Nawawi (631–676 H), dalam karya-karyanya seperti Syarḥ Ṣaḥīḥ Muslim dan al-Adzkar, memberikan ulasan yang dalam mengenai fadhilah dan rahasia spiritual dari salat Isya.

Salah satu hadis yang menjadi dasar pembahasan Imam an-Nawawi adalah sabda Rasulullah:

“Salat yang paling berat bagi orang-orang munafik adalah salat Isya dan salat Subuh. Seandainya mereka mengetahui pahala yang ada di dalam keduanya, niscaya mereka akan mendatanginya walaupun dengan merangkak.” – (HR. Bukhari dan Muslim)

Imam an-Nawawi dalam Syarḥ Ṣaḥīḥ Muslim menjelaskan bahwa hadis ini menunjukkan: bahwa beratnya salat Isya disebabkan waktunya yang gelap dan ketika manusia cenderung lelah dan ingin beristirahat. Oleh karena itu, orang yang tetap menjaga salat Isya, terutama berjamaah, menunjukkan tanda keimanan yang tulus. Imam an-Nawawi menyatakan bahwa dorongan Nabi agar mendatangi salat Isya “walau dengan merangkak” merupakan indikasi dari nilai luar biasa besar yang dikandungnya.

Imam an-Nawawi menafsirkan bahwa kemalasan seseorang terhadap salat Isya terutama secara berjamaah merupakan ciri kemunafikan dalam makna syar’i. Ini bukan berarti secara langsung menyebut orang tersebut munafik, tetapi menjadi peringatan bahwa iman seseorang diuji pada momen-momen sulit seperti waktu Isya dan Subuh.

“Salat pada waktu ini menuntut pengorbanan nafsu, dan siapa yang sanggup menunaikannya dengan ringan hati, itulah tanda kebersihan jiwa dan kekuatan imannya.” (Syarḥ Ṣaḥīḥ Muslim, Nawawi)

Dalam hadis sahih lainnya:

“Barangsiapa yang salat Isya berjamaah, maka seakan-akan ia salat separuh malam. Dan barangsiapa yang salat Subuh berjamaah, maka seolah-olah ia salat sepanjang malam.”– (HR. Muslim)

Imam an-Nawawi menegaskan bahwa hadis ini adalah bukti nyata betapa besar pahala salat berjamaah, khususnya Isya dan Subuh. Ia juga menunjukkan keutamaan spiritual: menjaga Isya berjamaah membangun kekuatan ruhani untuk mendekat kepada Allah sepanjang malam, meski tanpa qiyam.

Dalam beberapa kondisi, Nabi pernah mengakhirkan salat Isya hingga larut malam. Imam an-Nawawi dalam syarahnya menyatakan bahwa ini menunjukkan kelonggaran dalam waktu pelaksanaan, selama belum keluar dari waktunya. Bahkan, mengakhirkan salat Isya bisa menjadi ibadah tersendiri jika dilakukan dengan niat menunggu jamaah atau menghidupkan malam.

Dalam al-Adzkar, Imam an-Nawawi juga membahas tentang zikir dan doa setelah salat Isya. Ia menyebut bahwa waktu malam adalah saat yang sangat tepat untuk:

  • Berzikir kepada Allah,
  • Membaca doa-doa wirid,
  • Membaca Al-Qur’an.

Ini karena malam membawa ketenangan batin yang tidak didapatkan pada siang hari. Imam Nawawi menyebut bahwa:

“Waktu yang paling utama untuk zikir dan membaca Al-Qur’an adalah setelah Isya hingga terbit fajar.”– (al-Adzkar, Bab Fadhilah al-Lail)

Dari seluruh penjelasan Imam an-Nawawi, dapat disimpulkan bahwa salat Isya memiliki dimensi keimanan dan keruhanian yang sangat mendalam. Ia bukan hanya salat di waktu malam, tapi simbol ketulusan, kesungguhan, dan kekuatan iman seseorang. Menjaga salat Isya dengan sungguh-sungguh, terlebih berjamaah, merupakan bentuk pengabdian yang besar, bahkan bisa menyamai ibadah sepanjang malam.

  • Penulis: Djemi Radji
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengelolaan APBD Gorontalo Prioritaskan Agro-maritim

    Pengelolaan APBD Gorontalo Prioritaskan Agro-maritim

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail memastikan pelaksanaan APBD 2025 saat ini akan bergerak dinamis. Selain disusun sebelum pelantikan dirinya bersama Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie, kondisi fiskal mengalami efisiensi yang membutuhkan penyesuaian di berbagai jenis belanja. “Pengelolaan anggaran tahun ini akan berlangsung dinamis dan penuh penyesuaian. Namun kita tetap optimis untuk mencapai target-target pembangunan secara […]

  • Dari Ruang Kelas hingga Laboratorium, Revitalisasi Sekolah Diperkuat di Gorontalo Utara

    Dari Ruang Kelas hingga Laboratorium, Revitalisasi Sekolah Diperkuat di Gorontalo Utara

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 373
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah Provinsi Gorontalo terus memperkuat kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail meresmikan revitalisasi fasilitas pendidikan di SMK Negeri 4 Gorontalo Utara dan Sekolah Luar Biasa (SLB) Gorontalo Utara, Rabu (21/1/2025). Peresmian tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Gorontalo Utara Nurjanah Hasan Yusuf serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, Sudarman […]

  • Nilai Ekspor Mei Provinsi Gorontalo Capai US.433.761

    Nilai Ekspor Mei Provinsi Gorontalo Capai US$11.433.761

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Nilai ekspor Mei 2025 Provinsi Gorontalo sebesar US$11.433.761. Angka ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 123,25 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar US$5.121.461. “Ekspor melalui pelabuhan atau bandara di Provinsi Gorontalo pada Mei 2025 adalah sebesar US$2.901.823 dengan komoditas Gula/Kembang Gula (HS 17) dan komoditas Pelet Kayu (HS 44),” kata Dwi Alwi Astuti […]

  • Kas Langit

    Kas Langit

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Ramadhan itu unik. Ia seperti auditor independen yang datang tanpa diundang, memeriksa laporan keuangan batin kita. Bedanya, auditor ini tidak membawa kertas kerja, tapi membawa pahala. Ia tidak bertanya soal aset lancar, tetapi soal amal lancar. Dan yang paling penting, ia tidak bisa “diajak negosiasi”. Sebagai orang akuntansi, saya sering merenung: mengapa kita begitu teliti […]

  • Al-Shifah binti Abdullah, Sang Guru Literasi, Ahli Rukiyah dan Manajer Pasar

    Al-Shifah binti Abdullah, Sang Guru Literasi, Ahli Rukiyah dan Manajer Pasar

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Lalyla binti Abdullah bin Abdu Syams al-Qurasyiyah al-Adawaiyah atau lebih dikenal dengan Al-Shifah binti Abdullah adalah perempuan Quraisy dari Bani ‘Adi yang masuk Islam pada fase awal dakwah di Makkah, lalu hijrah ke Madinah. Informasi tentang dirinya memang tidak sebanyak tokoh perempuan lain, tetapi data yang tersedia cukup jelas dalam beberapa sumber klasik seperti Al-Tabaqat […]

  • Muhammadiyah Tetapkan Lebaran 20 Maret, Pemerintah Masih Menunggu Hilal

    Muhammadiyah Tetapkan Lebaran 20 Maret, Pemerintah Masih Menunggu Hilal

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 865
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadan, umat Islam di Indonesia mulai menanti kepastian datangnya Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Momen ini memiliki arti penting karena menjadi penanda berakhirnya ibadah puasa sekaligus awal perayaan hari kemenangan yang penuh makna spiritual dan sosial. Antusiasme masyarakat biasanya meningkat seiring mendekatnya akhir […]

expand_less