Breaking News
light_mode
Trending Tags

Tradisi Memperingati 1 Muharram di Gorontalo: Perpaduan Spiritualitas dan Budaya

  • account_circle Djemi Radji
  • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
  • visibility 74
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bulan Muharram, khususnya tanggal 1 Muharram, bukan hanya menandai tahun baru dalam kalender Islam, tetapi juga menjadi momen penting refleksi dan spiritualitas bagi masyarakat Gorontalo. Di wilayah ini, peringatan Muharram tidak sekadar seremonial, namun sarat dengan nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal.

Tradisi Buruda di Makam-makam Aulia

Salah satu tradisi yang masih dilestarikan adalah Buruda atau Burdah, yakni kegiatan ziarah ke makam – makam Aulia atau  makam keramat diringi syair-syair pujian kepada Nabi. Biasanya gelaran ini dilaksanakan  pada malam 1 Muharram.

“Ada pula tradisi pembacaan Madih Burdah yang tujuannya untuk pengobatan”, kata Ustadz Rionadi Doe, S.Pd.I, tokoh agama di Gorontalo.

Buruda atau Burdah, tradisi memperingati malam 1 Muharram yang digelar di Makam-makan Aulia atau keramat di Gorontalo dengan pembacaan doa dan syair-syair pujian untuk Baginda Nabi Saw/ Foto PP Sirojuth Tholibin.

Menurutnya, makna 1 Muharram bagi masyarakat Muslim Gorontalo adalah momentum  membenahi diri dan berdoa agar setahun ke depan  untuk mendapatkan  hal-hal lebih baik.

Doa bersama dan Makan Kue Tradisional

Masyarakat Muslim di Gorontalo menggelar kegiatan doa bersama yang biasanya digelar di rumah-rumah warga, masjid, atau pusat-pusat kegiatan keagamaan. Setelah berdoa, masyarakat akan makan bersama, saling berbagi makanan tradisional khas Gorontalo seperti:

  • Kue Apangi
  • Kue Perahu
  • Kolombengi
  • Tili Aya
  • Nasi kuning
  • Bubur putih merah (bubur syukuran)

Kue Apang Colo biasanya disajikan warga Muslim di Gorontalo saat peringatan 1 Muharram

Tradisi ini memperkuat rasa persaudaraan, semangat gotong royong, dan penghormatan terhadap leluhur.

Menurut Akademisi IAIN Sultan Amay Gorontalo Dr. Hamid Pongoliu, hal tersebut bukan hanya mengandung tradisi, melainkan ciri khas umat islam di Gorontalo dalam memperingati 1 Muharram.

“Dalam islam sendiri ada anjuran untuk bersedekah. Nah hal ini masuk dalam anjuran tersebut. Bagaimana setiap insan dapat memperkuat hubungan manusia dengan manusia lainnya (hablumminannas), terangnya.

Pembacaan Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriah

Di malam pergantian tahun Hijriah, umat Islam di Gorontalo melaksanakan pembacaan doa akhir tahun dan awal tahun  di masjid-masjid atau surau. Doa ini bertujuan memohon ampunan atas kesalahan masa lalu dan harapan hidup lebih baik di tahun baru.

Doa bersama peringatan 1 Muharram di Surau-surau atau Masjid/Foto : Lensa islami

Biasanya, kegiatan ini dipadukan dengan ceramah agama (tausiah) yang mengangkat tema hijrah, perubahan diri, dan semangat keislaman.

Parade Busana Muslim Anak-anak

Beberapa daerah di Gorontalo juga menggelar Parade Busan Muslim anak-anak, menandai semangat hijrah dan menanamkan kecintaan kepada Islam sejak dini. Anak-anak berpakaian muslim sambil melafazkan doa-doa pilihan, berjalan bersama menuju tempat yang telah ditentukan penyelenggara kegiatan.

Kegiatan ini biasanya dihelat pemerintah daerah yang berkerjasama dengan organisasi keagamaan islam,  guru-guru pengajian, takmir masjid, atau kelompok pemuda Islam setempat.

Editor : Djemi Radji

  • Penulis: Djemi Radji
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gusdur Dalam Memori  Mbak Yenny dan Gus Mus

    Gusdur Dalam Memori Mbak Yenny dan Gus Mus

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Riski Hidayat
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Oleh: Riski Hidayat, Mahasiswa Pasca Sarjana UAC Mojokerto Tulisan ini Merupakan Refleksi Penulis pada saat Menghadiri Acara Peringatan Haul Gus Dur ke 16 dan Tasyakuran Penganugrahan Gelar Pahlawan Nasional K.H Abdurrahman Wahid di Tebu Ireng Pada 17 Desember 2025. Berangkat dari pertanyaan yang dilontarkan oleh Mbak Yenny Wahid. Apa yang membuat Gus Dur begitu istimewa […]

  • Reformasi Birokrasi ParCok sekedar Retorika dibalik Selubung Patologi Kekuasaan

    Reformasi Birokrasi ParCok sekedar Retorika dibalik Selubung Patologi Kekuasaan

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Reformasi birokrasi yang diarahkan pada ParCok semakin hari terdengar seperti retorika kosong. Ia berulang kali diproduksi sebagai janji politik dan simbol pembaruan, namun minim jejak transformasi substantif. Alih-alih menjadi proyek koreksi struktural, reformasi justru tereduksi menjadi narasi populis kekuasaan—bahasa manis yang meredam kritik publik, tanpa sungguh-sungguh menyentuh sumber penyakit yang mengendap dan telah menjadi habitus […]

  • BNPB: Bencana Hidrometeorologi Dominasi Laporan 10–11 Februari 2026 di Jawa Tengah

    BNPB: Bencana Hidrometeorologi Dominasi Laporan 10–11 Februari 2026 di Jawa Tengah

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 119
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum sejumlah kejadian bencana yang terjadi pada periode 10 hingga 11 Februari 2026. Dalam laporan tersebut, bencana hidrometeorologi mendominasi kejadian di wilayah Provinsi Jawa Tengah akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang. Hujan intensitas sedang disertai angin kencang melanda Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, pada […]

  • KPK Ingatkan Bahaya Korupsi Dini, Pelaku Termuda Tercatat Berusia 24 Tahun

    KPK Ingatkan Bahaya Korupsi Dini, Pelaku Termuda Tercatat Berusia 24 Tahun

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 94
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan bahwa praktik korupsi tidak lagi hanya melibatkan elite, tetapi mulai menyasar generasi muda. KPK bahkan mencatat pelaku tindak pidana korupsi termuda berusia 24 tahun, sebuah kondisi yang dinilai sebagai alarm serius bagi dunia pendidikan dalam menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045. Peringatan tersebut disampaikan Wakil Ketua KPK Agus […]

  • Aktivis Bakal menggelar Aksi Demo, Desak Kejati dan Polda Gorontalo Tangkap Wahyudin Moridu

    Aktivis Bakal menggelar Aksi Demo, Desak Kejati dan Polda Gorontalo Tangkap Wahyudin Moridu

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Gelombang kritik terhadap praktik korupsi di tubuh elit politik Gorontalo semakin menguat. Aktivis muda Gorontalo, Kevin Lapendos, dengan lantang meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Polda Gorontalo segera mengambil langkah hukum tegas terhadap Wahyudin Moridu, anggota legislatif Provinsi Gorontalo dari fraksi PDIP, yang diduga kuat terlibat dalam praktik korupsi saat masih menjabat sebagai anggota DPRD Boalemo […]

  • Gegana Polda Jatim Temukan Black Powder dalam Kasus Ledakan Mercon di Ponorogo

    Gegana Polda Jatim Temukan Black Powder dalam Kasus Ledakan Mercon di Ponorogo

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 144
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Tim Gegana Satuan Brimob Polda Jawa Timur mengungkap temuan bahan peledak jenis low explosive atau black powder dalam penyelidikan kasus ledakan mercon di Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo. Peristiwa yang terjadi pada Minggu (1/3/2026) tersebut menyebabkan seorang pelajar meninggal dunia, sementara dua korban lainnya mengalami luka bakar berat. Sejak Senin (2/3/2026) pagi, […]

expand_less