Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Fatimah bin al-Khattab: Pembuka Jalan Iman Umar bin Al-Khattab. (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #18)

  • account_circle Pepi Al-Bayqunie
  • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
  • visibility 397
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tentu kita semua mengenal Umar bin al-Khattab. Sosok penting dalam sejarah Islam. Sahabat pemberani yang dikenal tegas, bahkan keras. Ia juga orang yang istimewa karena mendapatkan hidayah Islam melalui jalur doa Nabi. Namun jalan Umar menuju Islam tidak dimulai dari pertemuan langsung dengan Rasulullah. Jalan itu justru melewati rumah sederhana milik adik perempuannya sendiri: Fatimah binti al-Khattab.

Pada masa awal dakwah Islam di Mekkah, Umar dikenal sebagai salah satu penentang paling keras. Ia berasal dari keluarga terpandang Quraisy, memiliki watak kuat, dan sangat menjaga tradisi kaumnya. Bagi Umar, ajaran yang dibawa Nabi Muhammad dianggap mengganggu tatanan yang selama ini dijaga oleh masyarakat Mekkah. Karena itu ia sering berdiri di barisan depan orang-orang yang menentang dakwah Rasulullah.

Sementara itu, tanpa banyak diketahui orang, sebagian kecil penduduk Mekkah mulai menerima ajaran Islam secara diam-diam. Di antara mereka adalah Fatimah binti al-Khattab dan suaminya, Sa’id bin Zayd. Keduanya termasuk orang yang menerima Islam pada masa-masa awal. Tidak banyak kisah dramatis tentang bagaimana mereka pertama kali memeluk Islam. Sumber-sumber sejarah hanya menunjukkan bahwa mereka menerima ajaran Nabi dengan relatif mulus dan kemudian menjalani keimanan itu secara tenang, meski berada dalam lingkungan yang keras menentangnya.

Suatu hari kabar sampai kepada Umar bahwa adiknya sendiri telah mengikuti agama yang dibawa Muhammad. Kabar itu membuatnya sangat marah. Dengan emosi yang memuncak, Umar berjalan menuju rumah Fatimah. Niatnya sederhana: menghentikan hal itu, dengan cara apa pun.

  • Penulis: Pepi Al-Bayqunie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Bukanlah Gerindra di Gorontalo: Catatan Kritis Pada HUT Gerindra Ke-17

    Prabowo Bukanlah Gerindra di Gorontalo: Catatan Kritis Pada HUT Gerindra Ke-17

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Oleh : Dr. Funco Tanipu., ST., M.A (Dosen Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Gorontalo. Founder The Gorontalo Institute) Memperbincangkan Gerindra adalah juga memperbincangkan Jendral Prabowo Subianto, yang kini menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia yang ke – 8. Perjalanan Prabowo, termasuk Gerindra memang berlika-liku, jatuh bangun, dan “berdarah-darah”. Hingga karena konsistensi serta sikap yang […]

  • Nuzulul Qur’an di Istiqlal Hadirkan Dai Tionghoa Koko Liem, Cerita Perjalanan Masuk Islam

    Nuzulul Qur’an di Istiqlal Hadirkan Dai Tionghoa Koko Liem, Cerita Perjalanan Masuk Islam

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 256
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Istiqlal berlangsung meriah dan penuh inspirasi. Salah satu momen yang paling menarik perhatian jamaah adalah kehadiran dai kondangan Tionghoa, Koko Liem, yang membagikan kisah perjalanan spiritualnya memeluk Islam dalam dialog inspiratif yang menggugah hati. Dalam paparannya, Koko Liem menjelaskan bahwa kekagumannya terhadap umat Islam berawal dari tradisi membaca […]

  • Harga BBM Melonjak, Nelayan Berhenti Melaut dan Ketahanan Pangan Terancam

    Harga BBM Melonjak, Nelayan Berhenti Melaut dan Ketahanan Pangan Terancam

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 233
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Daniel Johan menyoroti dampak serius kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) terhadap aktivitas nelayan di berbagai daerah. Kondisi tersebut dinilai tidak hanya memukul ekonomi nelayan, tetapi juga berpotensi mengganggu ketahanan pangan nasional. Dalam keterangan tertulis yang diterima Parlementaria di Jakarta, Jumat (8/5/2026), Daniel mengatakan kenaikan harga BBM operasional melaut telah menyebabkan banyak nelayan […]

  • Tak Hanya Zakat, Ekonom NU Dorong Optimalisasi Wakaf dan Sedekah untuk Pengentasan Kemiskinan

    Tak Hanya Zakat, Ekonom NU Dorong Optimalisasi Wakaf dan Sedekah untuk Pengentasan Kemiskinan

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 304
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Pernyataan Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, terkait potensi dan pengelolaan dana umat kembali memantik diskursus publik mengenai peran keuangan sosial Islam dalam pembangunan nasional. Menanggapi hal tersebut, Ekonom Nahdlatul Ulama, Dr. Muhammad Aras Prabowo, S.E., M.Ak., menegaskan bahwa pengelolaan dana umat tidak boleh berhenti pada zakat semata. “Zakat adalah fondasi. Namun, ekosistem dana […]

  • PWNU Gorontalo Gelar Pekan Ekonomi Syariah, Ibrahim: Demi NU Agar Berdaya di Bidang Ekonomi

    PWNU Gorontalo Gelar Pekan Ekonomi Syariah, Ibrahim: Demi NU Agar Berdaya di Bidang Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo secara resmi menggelar Pekan Ekonomi Syariah (PES) di Kantor PWNU Gorontalo, Selasa (28/10/2025). Kegiatan ini menjadi ajang penting dalam mendorong kemandirian ekonomi umat melalui penguatan ekosistem ekonomi syariah di daerah. Ketua PWNU Gorontalo, H. Ibrahim Sore, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai, Pekan Ekonomi […]

  • Menag Nasaruddin Umar: Moderasi NU Jadi Kunci Diterima Timur dan Barat

    Menag Nasaruddin Umar: Moderasi NU Jadi Kunci Diterima Timur dan Barat

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 272
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menegaskan bahwa kekuatan utama Nahdlatul Ulama (NU) terletak pada watak moderatnya yang mampu menjembatani peradaban Timur dan Barat. Hal tersebut disampaikan dalam momentum Halal Bihalal PB IKA PMII yang menjadi ajang konsolidasi strategis alumni dalam membaca arah kepemimpinan NU ke depan. “Wajar jika Alumni PMII membahas dan mempersiapkan […]

expand_less