Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Fatimah bin al-Khattab: Pembuka Jalan Iman Umar bin Al-Khattab. (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #18)

  • account_circle Pepi Al-Bayqunie
  • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
  • visibility 417
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ketika Umar tiba di rumah itu, Fatimah dan Sa’id sebenarnya sedang mempelajari ayat-ayat Al-Qur’an bersama seorang sahabat Nabi, Khabbab bin al-Aratt. Mereka sedang membaca lembaran ayat dari Surah Taha. Mendengar langkah Umar mendekat, Khabbab segera bersembunyi.

Namun Umar sudah terlanjur masuk. Suasana tegang langsung terasa. Ia sebelumnya sempat mendengar sesuatu dari dalam rumah dan menuntut penjelasan. Perdebatan pun terjadi. Dalam kemarahan yang memuncak, Umar bahkan memukul Sa’id dan kemudian mengenai Fatimah yang mencoba melindungi suaminya.

Namun pada saat itulah sesuatu yang tidak disangka terjadi.

Fatimah berdiri dengan tegas di hadapan kakaknya. Dengan suara yang tetap tenang, ia mengatakan bahwa dirinya memang telah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Tidak ada rasa takut dalam ucapannya. Tidak ada pula keinginan untuk menarik kembali keyakinannya.

Sikap itu membuat Umar terdiam sejenak. Ia melihat darah di wajah adiknya sendiri, tetapi perempuan itu tetap teguh dengan keyakinannya. Kemarahan Umar perlahan berubah menjadi rasa ingin tahu.

Ia lalu meminta agar Fatimah membacakan ayat yang sempat ia dengar tadi.

Fatimah tidak langsung melakukannya. Ia meminta Umar terlebih dahulu membersihkan diri. Setelah Umar melakukannya, barulah ia membacakan ayat-ayat tersebut.

Umar mulai mendengar dengan seksama ayat-ayat dari Surah Taha yang dibaca Fatimah. Kata demi kata yang ia simak perlahan mengubah suasana hatinya. Ayat-ayat itu terdengar berbeda dari apa pun yang pernah ia dengar sebelumnya.

Ketika Fatimah selesai membaca, sesuatu dalam diri Umar berubah. Kemarahan yang tadi membara kini mereda. Ia lalu bertanya di mana Muhammad berada.

Saat itulah Khabbab bin al-Aratt keluar dari persembunyiannya. Ia mengatakan bahwa Nabi sedang berada di rumah Al-Arqam bin Abi al-Arqam bersama para sahabat.

Umar kemudian berjalan ke sana. Pertemuan itu akhirnya mengubah arah hidupnya. Di hadapan Nabi Muhammad, Umar menyatakan keislamannya.

Sejak hari itu, sejarah Islam bergerak ke babak baru. Umar yang sebelumnya menjadi penentang keras justru berubah menjadi salah satu pembela paling kuat bagi Islam. Keberaniannya memberikan kekuatan moral bagi kaum Muslimin yang sebelumnya sering hidup dalam tekanan.

  • Penulis: Pepi Al-Bayqunie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Amankan Terduga Penyebar Propaganda KKB di Mimika

    Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Amankan Terduga Penyebar Propaganda KKB di Mimika

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 292
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Tim gabungan Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2026 mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam penyebaran propaganda dan provokasi melalui media sosial, Jumat (1/3/2026) sekitar pukul 15.00 WIT. Penindakan dilakukan di SP3 Trans DMT Utikini Tiga, Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, setelah aparat mengantongi bukti permulaan yang cukup atas aktivitas digital yang […]

  • Gelar Pengukuhan, Indonesia Menuju Pusat Ulama Dunia melalui PKUMI

    Gelar Pengukuhan, Indonesia Menuju Pusat Ulama Dunia melalui PKUMI

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI) kembali mencatat sejarah penting dalam mencetak generasi ulama berwawasan global. Pada momentum penuh khidmat ini, PKUMI secara resmi mengukuhkan para kader ulama yang terdiri dari 18 mahasiswa program S3, 32 mahasiswa program S2, serta 32 mahasiswa program S2 PKUP. Para peserta berasal dari berbagai penjuru Nusantara, mencerminkan kekayaan budaya, […]

  • Donasi Bencana Sumatera Terkumpul Rp400 Juta, Pemkot Gorontalo Akan Antar Langsung Bantuan

    Donasi Bencana Sumatera Terkumpul Rp400 Juta, Pemkot Gorontalo Akan Antar Langsung Bantuan

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 184
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Penggalangan dana bantuan kemanusiaan yang dilakukan Pemerintah Kota Gorontalo bagi korban bencana alam di Sumatera terus berlangsung. Hingga saat ini, dana yang berhasil dikumpulkan mencapai sekitar Rp400 juta. Data tersebut terungkap dalam rapat koordinasi dan evaluasi (Rakorev) penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan yang digelar di Bandhayo Lo Yiladia (BLY), Jumat (19/12/2025). Pelaksana tugas […]

  • FGD di BINUS, UNUSIA–ICMA Teken Implementation Agreement Dorong Kolaborasi Akademik

    FGD di BINUS, UNUSIA–ICMA Teken Implementation Agreement Dorong Kolaborasi Akademik

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 237
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) memperkuat komitmennya dalam penguatan Tridarma Perguruan Tinggi melalui kolaborasi strategis bersama Ikatan Cendekiawan Muda Akuntansi (ICMA). Sinergi tersebut diwujudkan dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Akselerasi Tridarma Perguruan Tinggi” yang digelar di BINUS University Kampus Anggrek, Jakarta, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini dihadiri pimpinan serta perwakilan perguruan tinggi mitra […]

  • Diduga Gunakan Material Tambang Ilegal, Proyek Perumahan Jingga Land di Maros Disorot, APH Diminta Usut Tuntas

    Diduga Gunakan Material Tambang Ilegal, Proyek Perumahan Jingga Land di Maros Disorot, APH Diminta Usut Tuntas

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Nulondalo.Com, MAROS – Aktivitas penimbunan pada proyek pembangunan Perumahan Jingga Land yang berlokasi di Dusun Palisi, Desa Tellumpoccoe, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, menjadi perhatian publik. Proyek tersebut diduga menggunakan material tanah uruk yang berasal dari aktivitas tambang galian C yang belum memiliki izin resmi. Dugaan tersebut mencuat setelah tim media melakukan investigasi langsung […]

  • Menyambut Tahun Baru Masehi dengan Dzikir Sunyi, Pesan KH. Abdul Ghofur Nawawi Sebelum Wafat Play Button

    Menyambut Tahun Baru Masehi dengan Dzikir Sunyi, Pesan KH. Abdul Ghofur Nawawi Sebelum Wafat

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 379
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pergantian tahun Masehi kerap identik dengan hiruk-pikuk perayaan, kembang api, dan berbagai euforia yang melibatkan keramaian. Namun, dalam sebuah pengajian penuh makna, almaghfurlah KH. Abdul Ghofur Nawawi justru mengajak jamaah untuk menyambut pergantian tahun dengan cara yang berbeda: dzikir sederhana, sunyi, dan penuh kesadaran spiritual. Kiai Ghofur mengisahkan bahwa amalan ini merupakan ijazah […]

expand_less