KH Abdul Ghofir Nawawi Wafat, Warga NU Gorontalo Berduka
- account_circle Djemi Radji
- calendar_month Senin, 20 Mei 2019
- visibility 56
- print Cetak

Flayer ucapan belasungkawa atas berpulangnnya ke Rahmatullah KH. Abdul Ghofir Nawawi
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
nulondalo.com – Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Warga Nahdlatul Ulama Provinsi Gorontalo berduka atas wafatnya KH Abdul Ghofir Nawawi, Rais Syuriyah PWNU Gorontalo.
Kabar wafatnya almarhum beredar luas di sejumlah grup WhatsApp dan pesan singkat yang diterima redaksi nulondalo online. Dalam pesan tersebut disampaikan bahwa KH Abdul Ghofir Nawawi mengembuskan napas terakhir pada pukul 13.25 WITA di Rumah Sakit Pohuwato, Senin, 20 Mei 2019.
Pimpinan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah tersebut wafat dalam usia 69 tahun. Almarhum meninggalkan satu orang anak dan empat orang cucu. Istri tercinta, Mahani Suweleh binti Abdullah Suweleh, telah lebih dahulu wafat pada tahun 2006.
Diketahui, KH Abdul Ghofir Nawawi merupakan alumni Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur. Ia mendirikan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah pada tahun 1976, yang hingga kini terus berperan dalam mencetak generasi berakhlak dan berilmu.
Sebagai tokoh agama, almarhum dikenal luas dan sangat dihormati, baik di Kabupaten Pohuwato maupun di Provinsi Gorontalo secara umum. Dedikasi dan perjuangannya, khususnya di bidang pendidikan keagamaan, telah memberikan kontribusi besar bagi masyarakat.
Atas jasa dan pengabdiannya, KH Abdul Ghofir Nawawi pernah menerima penghargaan dari Kementerian Agama Republik Indonesia. Kabar duka ini pun menyebar luas di media sosial, dengan banyak warganet dan warga NU menyampaikan ucapan belasungkawa atas wafatnya ulama kharismatik tersebut.
- Penulis: Djemi Radji

Saat ini belum ada komentar