Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Firman Soebagyo Usulkan Konsep Baru Swasembada Pangan, Anggaran Cetak Sawah Dialihkan untuk Beli Lahan Produktif

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • visibility 207
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com –  Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo, mengusulkan konsep baru dalam upaya mewujudkan swasembada pangan nasional. Usulan tersebut muncul setelah ia mencermati pernyataan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, terkait masifnya alih fungsi lahan sawah di Indonesia.

Firman menyoroti data Kementerian ATR/BPN yang mencatat alih fungsi lahan pertanian mencapai sekitar 554.000 hektare per tahun. Menurutnya, angka tersebut sangat mengkhawatirkan dan menjadi ancaman serius bagi ketahanan serta kedaulatan pangan nasional.

“Jika alih fungsi lahan sawah mencapai 554 ribu hektare per tahun, maka konsep swasembada pangan harus segera dievaluasi,” kata Firman dalam keterangan tertulis, Rabu (24/12/2025).

Politisi Fraksi Partai Golkar itu menilai kebijakan pencetakan sawah baru selama ini kerap menghadapi berbagai kendala, mulai dari keterbatasan lahan, kesiapan infrastruktur irigasi, hingga kebutuhan anggaran yang besar. Akibatnya, hasil yang diperoleh dinilai belum optimal dalam meningkatkan produksi pangan nasional.

Sebagai alternatif, Firman mengusulkan agar anggaran cetak sawah baru dialihkan untuk membeli lahan pertanian produktif yang telah memiliki irigasi teknis, kemudian dikelola langsung oleh pemerintah.

“Saya punya gagasan yang rasional dan layak dipertimbangkan, yaitu mengubah konsep anggaran cetak sawah baru untuk membeli lahan pertanian produktif yang sudah beririgasi teknis dan dikelola pemerintah,” ujarnya.

Ia meyakini langkah tersebut dapat meningkatkan produksi pangan secara lebih cepat dan efisien, sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor pangan. Dengan membeli lahan yang sudah produktif, pemerintah tidak perlu melalui proses panjang seperti pembukaan lahan baru, pembangunan irigasi, maupun penyesuaian kondisi tanah.

“Produksi pangan bisa langsung meningkat tanpa menunggu waktu lama dan tanpa boros anggaran,” tegas legislator daerah pemilihan Jawa Tengah III itu.

Selain itu, Firman menilai pengelolaan lahan pertanian oleh pemerintah dapat menjamin stabilitas produksi dan ketersediaan pangan nasional dalam jangka panjang. Ia juga memaparkan sejumlah keuntungan dari pendekatan tersebut, antara lain peningkatan produksi pangan nasional, efisiensi anggaran, serta pengelolaan pertanian yang lebih terkontrol dan berkelanjutan.

“Jika dikelola pemerintah, efisiensi bisa ditingkatkan dan risiko kerugian dapat ditekan. Ini penting untuk memastikan swasembada pangan benar-benar terwujud,” pungkasnya.

  • Penulis: Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kevin Lapendos Tegas Bantah Tudingan Gerakan Ditunggangi: “Ini Gerakan Saya, Bukan Pesanan Siapa Pun”

    Kevin Lapendos Tegas Bantah Tudingan Gerakan Ditunggangi: “Ini Gerakan Saya, Bukan Pesanan Siapa Pun”

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Di tengah memanasnya isu tambang ilegal (PETI) di Kabupaten Pohuwato, nama aktivis muda Sandri, yang lebih dikenal dengan sebutan Kevin Lapendos, kembali mencuat. Namun kali ini bukan karena aksinya di lapangan, melainkan karena tudingan miring yang mencoba menggiring opini publik seolah-olah gerakannya telah “ditunggangi” oleh pihak tertentu. Sebuah unggahan akun media sosial baru-baru ini menyebut […]

  • IKAMI Sulsel Gelar Sarasehan Ramadan di Istiqlal, Perkuat Solidaritas Diaspora Bugis-Makassar photo_camera 2

    IKAMI Sulsel Gelar Sarasehan Ramadan di Istiqlal, Perkuat Solidaritas Diaspora Bugis-Makassar

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 372
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Jakarta-Suasana Ramadan yang penuh berkah terasa hangat di Aula PKUMI, Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (10/3/2026). Lebih dari 200 peserta yang terdiri dari politisi, akademisi, pengusaha, ulama, serta mahasiswa asal Sulawesi Selatan di DKI Jakarta berkumpul dalam kegiatan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar IKAMI Sulsel. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan santunan kepada […]

  • Komisi VI DPR RI Soroti Dampak Tol Trans Sumatera terhadap UMKM di Jambi

    Komisi VI DPR RI Soroti Dampak Tol Trans Sumatera terhadap UMKM di Jambi

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 271
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Komisi VI DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Spesifik untuk mengevaluasi proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) di Kota Jambi, Jumat (10/4/2026). Dalam kunjungan tersebut, dampak pembangunan tol terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu perhatian utama. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Adisatrya, menyampaikan bahwa isu dampak tol terhadap […]

  • Pelecehan Seksual: Kuasa dan Keberanian Melawan Atas Nama Siri

    Pelecehan Seksual: Kuasa dan Keberanian Melawan Atas Nama Siri

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Akhir-akhir ini kita memang sering dikejutkan dengan berbagai berita mencengangkan. Dari pajak yang naik berlipat-lipat, hingga sewa tempat tinggal anggota dewan terhormat yang berjumlah 50 juta perbulan. Dan kita lagi lagi dikejutkan dengan viralnya berita seorang rektor perguruan tinggi ternama di Indonesia Timur yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang perempuan bawahannya. Berita pelecehan seksual semacam […]

  • Di Balik Konflik PBNU, Ada Perbedaan Karakter dan Paradigma

    Di Balik Konflik PBNU, Ada Perbedaan Karakter dan Paradigma

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 335
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Konflik internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam beberapa bulan terakhir menjadi perhatian publik. Polemik yang menyeret nama sejumlah elite NU itu memunculkan berbagai spekulasi, mulai dari isu perebutan pengaruh, pengelolaan tambang, hingga kepentingan politik menjelang Muktamar NU. Di media sosial, konflik tersebut bahkan berkembang menjadi perdebatan panjang yang memunculkan kesan bahwa NU […]

  • PPATK, Rekening Dormant dan Gagal Nalar Instabilitas Ekonomi

    PPATK, Rekening Dormant dan Gagal Nalar Instabilitas Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Muh. Gifari Bachmid
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Penulis adalah Praktisi Perbankan/ Pengurus Lakpesdam NU Kota Gorontalo Sebelum dihebohkan oleh pemblokiran rekening berstatus dormant oleh PPATK, praktik tersebut ternyata lazim diterapkan didunia perbankan. Rekening yang tidak aktif atau tidak memiliki transaksi dalam kurun waktu 3 sampai 12 bulan maka status rekeningnya akan berubah menjadi status dormant. Jika rekening nasabah berstatus dormant, maka rekening […]

expand_less