Breaking News
light_mode
Trending Tags

Presiden Prabowo Rencanakan Tahun Baru di Lokasi Bencana Sumatra, Jakarta Gelar Perayaan Tanpa Kembang Api

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
  • visibility 93
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Presiden Prabowo Subianto berencana menghabiskan malam pergantian tahun 2025 menuju 2026 di wilayah Sumatra yang terdampak banjir bandang dan longsor. Hal tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai konferensi pers penanganan bencana di Landasan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (29/12/2025).

“Direncanakan begitu (tahun baru ke Sumatra),” ujar Prasetyo Hadi, seperti dikutip dari Kompas.com.

Menurut Prasetyo, rencana tersebut sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo yang ingin rutin mengunjungi daerah terdampak bencana, minimal satu kali dalam sepekan. Meski demikian, keputusan akhir tetap menunggu perkembangan kondisi di lapangan.

“Rencananya begitu. Sedang direncanakan, sedang dilihat. Karena tentunya kita harus mengikuti kondisi di lapangan,” katanya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo menyampaikan niat tersebut dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025). Ia menegaskan pentingnya pemantauan langsung terhadap penanganan bencana di daerah.

“Saya merencanakan minimal seminggu sekali akan saya lihat daerah itu, untuk memantau perkembangan,” kata Prabowo.

Presiden berencana mengunjungi tiga provinsi di Sumatra yang terdampak banjir bandang dan longsor besar, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Ia mengungkapkan telah beberapa kali mengunjungi wilayah tersebut, namun tetap ingin kembali memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik.

“Saya sudah ke sana beberapa kali, ke Aceh sudah tiga kali, ke Sumatra Utara dua kali, ke Sumatra Barat satu kali. Dan rencananya saya akan segera ke sana lagi,” ujarnya.

Sementara itu, di Jakarta, persiapan perayaan malam tahun baru tetap berlangsung. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan perayaan pergantian tahun akan digelar tanpa pesta kembang api, sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap daerah yang tengah dilanda bencana.

Perayaan Tahun Baru 2026 di Ibu Kota akan dipusatkan di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, dengan hiburan musik dari band D’Masiv. Band tersebut secara khusus akan membawakan lagu “Jangan Menyerah” tepat pada detik-detik pergantian tahun, atas permintaan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Melansir TribunJakarta.com, Pramono menjelaskan bahwa pemilihan lagu tersebut bertujuan menyampaikan pesan dukungan moril dan harapan kepada masyarakat yang terdampak bencana di berbagai daerah.

“Karena untuk memesan lagu seperti ini kan enggak gampang, maka itulah yang kami pilih untuk pergantian tahun,” ujar Pramono.

Selain pertunjukan musik, Pemprov DKI Jakarta juga akan menggelar doa bersama lintas agama sebagai simbol persatuan dan kepedulian nasional.

“Semua agama akan ada di tempat itu, karena apa yang terjadi pada kita semua menyangkut kita semua,” kata Pramono.

  • Penulis: Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yahudi, Sanksi Sosial dan Migrasi

    Yahudi, Sanksi Sosial dan Migrasi

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Saat ini, sedang ramai soal fenomena kekinian yang sedang menjadi perdebatan publik terkait dengan Goyang THR. Ada yang berpendapat “ini kan cuma hiburan”, “bolo samua ngoni mo protes”, “kalo suka beken”, dan “ngga beda ini torang pe niat dengan goyang lo Yahudi yang ngoni tuduhkan”. Ada juga sebagian kalangan berpendapat berbeda dan terkesan tidak menyetujui […]

  • Putra Banggai Murka di RDP: DPRD Sulteng Soroti Dugaan Kriminalisasi dan Izin Tambang PT Pantas Indomining

    Putra Banggai Murka di RDP: DPRD Sulteng Soroti Dugaan Kriminalisasi dan Izin Tambang PT Pantas Indomining

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Firman Dauda
    • visibility 251
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Sulteng – Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan PT Pantas Indomining berlangsung alot. Rapat tersebut menghasilkan sejumlah rekomendasi tegas menyangkut sengketa lahan, dugaan kriminalisasi warga, hingga persoalan dokumen perizinan perusahaan. Dalam forum itu, DPRD menyoroti aktivitas pertambangan […]

  • Wajar Tapi Palsu

    Wajar Tapi Palsu

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Gus Dur pernah bilang, “Yang lebih lucu dari politik adalah orang yang menganggap politik itu serius.” Dalam konteks audit negara, barangkali yang lebih lucu dari korupsi adalah keyakinan bahwa WTP berarti pemerintah sudah beres. WTP itu sebenarnya sederhana: laporan keuangan tidak melanggar SAP. Titik. Tapi di negeri ini, WTP diperlakukan seperti air zam-zam—disiramkan ke mana-mana […]

  • GUSDURian Makassar dan Bawaslu Sulsel Gelar Bincang Demokrasi Bahas Tantangan Gen Z di Era Digital

    GUSDURian Makassar dan Bawaslu Sulsel Gelar Bincang Demokrasi Bahas Tantangan Gen Z di Era Digital

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Makassar, nulondalo.com – Komunitas GUSDURian Makassar bekerja sama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Selatan serta organisasi kepemudaan (OKP) pegiat demokrasi menggelar Bincang Demokrasi #1 pada Jumat, 31 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Bawaslu Sulsel dan menjadi ruang diskusi awal dalam mengawal demokrasi di tengah tantangan era digital. Bincang demokrasi perdana tersebut mengangkat […]

  • Tauhid dalam gangguan Kapitalisme: Mengapa Iran Selalu bikin imperium Global Gatal?

    Tauhid dalam gangguan Kapitalisme: Mengapa Iran Selalu bikin imperium Global Gatal?

    • calendar_month 7 jam yang lalu
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Tauhid sering kita bayangkan sebagai urusan langit: satu Tuhan, selesai. Padahal dalam sejarah, Tauhid justru harus berbuah sebagai sikap sosial di bumi, sikap menolak tunduk pada apa pun selain Tuhan. Begitu kalimat lā ilāha illā Allāh diucapkan dengan sungguh-sungguh, seharusnya runtuh pula semua klaim ketuhanan palsu: raja, pasar, modal, dan imperium. Berguru pada Tauhid ala […]

  • UNU Gorontalo Dampingi Petani Atasi Konflik Satwa

    UNU Gorontalo Dampingi Petani Atasi Konflik Satwa

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Gorontalo yang melakukan penanaman papaya di batas ladang Masyarakat dengan kawasan hutan. Penanaman buah ini merupakan upaya untuk meredam konflik satwa liar dan petani yang hingga kini belum mampu diatasi. Mahasiswa ini menanam bibit papaya dengan jarak tertentu pada bidang lahan, sehingga saat pohon besar dan berbuah nanti kawasan ini […]

expand_less