Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Banjir Besar Landa Halmahera Barat, Dua Warga Tewas, Ribuan Mengungsi

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • visibility 266
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com Banjir besar melanda Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, akibat curah hujan berintensitas tinggi yang terjadi sejak Rabu dini hari, 7 Januari 2026, sekitar pukul 04.00 WIT. Hujan deras yang berlangsung cukup lama menyebabkan aliran sungai meluap dan menggenangi permukiman warga, sekaligus memutus akses jalan di sejumlah wilayah.

Peristiwa ini berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat serta kehidupan sosial dan ekonomi warga setempat. Data sementara mencatat, banjir menerjang lima kecamatan dan sembilan desa di Halmahera Barat.

Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Ibu (Desa Gamlamo, Tongute Ternate, Tongute Ternate Asal, dan Gamici), Kecamatan Sahu Timur (Desa Gamoneng), Kecamatan Tabaru (Desa Duomo dan Goin), Kecamatan Ibu Selatan (Desa Talaga), serta Kecamatan Loloda (Desa Soasio).

Akibat bencana tersebut, dua warga dilaporkan meninggal dunia di Desa Soasio, Kecamatan Loloda. Selain korban jiwa, sebanyak 726 kepala keluarga atau sekitar 3.444 jiwa terdampak langsung. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.500 jiwa terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman, seperti rumah warga yang tidak terdampak, sekolah, dan balai desa.

Kerugian materiil akibat banjir terbilang cukup besar. Sebanyak 726 unit rumah tercatat terdampak, dengan rincian 34 unit rumah rusak berat, 3 unit rusak sedang, dan 286 unit rusak ringan. Selain itu, satu unit rumah toko (ruko) dilaporkan mengalami kerusakan berat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Barat terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk melakukan asesmen di lokasi terdampak serta mengevakuasi warga, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil.

Sebagai langkah awal penanganan darurat, BPBD telah menyalurkan bantuan logistik berupa satu ton beras dan 500 dus mi instan kepada masyarakat terdampak banjir.

Saat ini, kebutuhan mendesak di lokasi bencana meliputi tenda dan terpal, matras atau alas tidur, makanan siap saji, sembako, paket bayi, selimut, family kit, serta perlengkapan kebersihan. Penanganan bencana melibatkan berbagai unsur, antara lain BPBD, TNI, Polri, Dinas Sosial, Kominfo, PLN, dan Basarnas.

Meski di sejumlah wilayah banjir mulai surut, curah hujan masih terpantau tinggi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi cuaca ekstrem masih akan berlangsung di wilayah Halmahera Barat pada periode 5–11 Januari 2026.

Hingga kini, jaringan listrik dan akses komunikasi di beberapa lokasi terdampak dilaporkan masih terputus. Lokasi pengungsian sementara berada di rumah penduduk, SD Tongute Ternate, serta Balai Desa Tongute Ternate Asal.

Melihat kondisi tersebut, pemerintah daerah didorong untuk segera menetapkan status tanggap darurat guna mempercepat dan mengoptimalkan upaya penanganan bencana serta pemulihan awal bagi masyarakat terdampak.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat Halmahera Barat, khususnya yang berada di wilayah rawan banjir, agar tetap waspada dan mengutamakan keselamatan diri serta keluarga. Warga diminta menghindari daerah rawan, segera mengungsi ke tempat aman jika kondisi memburuk, serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari pemerintah daerah dan petugas di lapangan.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PPPK Paruh Waktu di Kota Gorontalo Dapat THR 100 Persen, Wali Kota Adhan: Sudah Saya Tanda Tangani

    PPPK Paruh Waktu di Kota Gorontalo Dapat THR 100 Persen, Wali Kota Adhan: Sudah Saya Tanda Tangani

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 293
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Kabar baik datang bagi tenaga PPPK paruh waktu (PPPK PW) di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo. Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea memastikan bahwa para tenaga PPPK paruh waktu akan menerima Tunjangan Hari Raya (THR) secara penuh atau 100 persen. Kepastian tersebut disampaikan Wali Kota Adhan usai melantik pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo […]

  • Dari Roti hingga Rambutan, Beginilah Wajah MBG di Lapangan

    Dari Roti hingga Rambutan, Beginilah Wajah MBG di Lapangan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Suaib Pr
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Nulondalo.com- Di tengah semangat Ramadan, suasana sekolah seharusnya dipenuhi keceriaan anak-anak yang menanti paket Makanan Bergizi Gratis (MBG). Namun, yang terjadi justru membuat dahi orangtua berkerut. Alih-alih menerima makanan bergizi sesuai harapan, siswa mendapati isi paket yang sederhana: roti, rambutan, kacang goreng, telur rebus, kurma, dan kentang rebus. Meski variasi menu berbeda di tiap sekolah, […]

  • Bappeda Gorontalo Gelar Seminar Akhir Kajian Usaha Tani Konservasi Jagung di Lahan Miring

    Bappeda Gorontalo Gelar Seminar Akhir Kajian Usaha Tani Konservasi Jagung di Lahan Miring

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Gorontalo menggelar Seminar Akhir Kajian Potensi dan Dampak Sistem Usaha Tani Konservasi Jagung di Lahan Miring. Kegiatan yang merupakan hasil kolaborasi antara Bappeda Provinsi Gorontalo, Universitas Negeri Gorontalo (UNG), dan Universitas Ichsan Gorontalo ini berlangsung di Living Lab Fakultas Pertanian UNG pada Kamis (20/11/2025). kegiatan ini  dibuka oleh Kepala […]

  • Nasionalisme: Etalase Kekuasaan dan Imajinasi yang Terbajak

    Nasionalisme: Etalase Kekuasaan dan Imajinasi yang Terbajak

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Nasionalisme berangkat dari pertanyaan paling mendasar tentang manusia: siapa saya dan di mana posisi saya. Jawaban atas identitas inilah yang kemudian membimbing cara hidup, pilihan moral, dan tindakan politik. Dalam kerangka ini, bangsa diposisikan sebagai komunitas utama yang membentuk kewajiban normatif individu. Pemikiran ini sejalan dengan antropolog Benedict Anderson yang menegaskan bahwa nasionalisme adalah sebuah […]

  • Kolaborasi LSI dan Fakultas Kehutanan Sukses Gelar Pelatihan GeoInsight 2026

    Kolaborasi LSI dan Fakultas Kehutanan Sukses Gelar Pelatihan GeoInsight 2026

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAKASSAR — Learning Space Indonesia (LSI) bekerja sama dengan Fakultas Kehutanan sukses menyelenggarakan kegiatan pelatihan bertajuk “GeoInsight 2026: Pelatihan Geotagging dan Pemetaan Digital” pada Minggu, 18 Mei 2025. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.00 WITA hingga selesai ini menjadi ruang pembelajaran interaktif bagi peserta dalam memahami pemanfaatan teknologi geotagging dan pemetaan digital berbasis data […]

  • Catatan Dari Konferensi Indigenous Religions Di Yogyakarta

    Catatan Dari Konferensi Indigenous Religions Di Yogyakarta

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2019
    • account_circle Tarmizi Abbas
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Untuk pertama kalinya, International Conference on Indigenous Religions resmi dihelat. Sejak pukul 08.00WIB pagi, terlihat pemandangan manusia berkerumun memenuhi barisan antre di University Club (UC) Hotel Universitas Gadjah Mada (UGM), untuk melakukan registrasi. Uniknya, para partisipan tidak hanya berlatar belakang peneliti atau speakers dalam konferensi, melainkan juga “sang Liyan”—mereka yang seringkali kita sebut sebagai “yang […]

expand_less