Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Reses di Boalemo, Aleg DPRD Gorontalo Muhammad Dzikyan Serap Aspirasi Soal Bantuan Sosial hingga Lapangan Kerja Pemuda

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • visibility 302
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Daerah Pemilihan (Dapil) Pohuwato–Boalemo, Muhammad Dzikyan, menggelar kegiatan reses di Desa Bongo Dua, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat, Jumat (6/2/2026).

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan mulai dari perubahan data bantuan sosial, kerusakan infrastruktur desa, hingga minimnya program pemberdayaan pemuda.

Dzikyan yang juga Ketua DPW PKB Gorontalo mengatakan, masyarakat banyak menyoroti kondisi kebijakan efisiensi anggaran serta pengelolaan keuangan daerah yang dinilai semakin terpusat di pemerintah pusat.

Akibatnya, berbagai program pemberdayaan masyarakat kini lebih bergantung pada bantuan langsung dari pemerintah pusat.

Suasana kegiatan reses anggota DPRD Provinsi Gorontalo di Desa Bongo Dua, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, yang dihadiri masyarakat untuk menyampaikan aspirasi terkait bantuan sosial, pembangunan daerah, dan program pemberdayaan.

“Program-program pemberdayaan sekarang banyak diarahkan langsung dari pusat ke masyarakat. Bantuan yang sifatnya seremonial sudah mulai ditinggalkan,” ujar Dzikyan saat menyampaikan hasil resesnya.

Salah satu keluhan utama warga adalah perubahan data penerima bantuan sosial dari DTKS ke DTSN. Menurutnya, sejumlah warga yang sebelumnya berada pada desil 2 dan 3 justru bergeser ke desil lebih tinggi setelah pembaruan data, sehingga berpotensi kehilangan akses bantuan.

Selain itu, masyarakat juga mengeluhkan kondisi jalan usaha tani yang rusak namun belum tersentuh perbaikan karena keterbatasan anggaran daerah.

Permasalahan lain yang muncul adalah bantuan ternak sapi yang dilaporkan mati tidak lama setelah diserahkan kepada penerima.

Dalam dialog dengan warga, kelompok pemuda turut menyampaikan rasa kecewa karena merasa kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah, khususnya terkait fasilitas olahraga dan program peningkatan sumber daya manusia.

“Mereka merasa sudah tidak dianggap lagi, karena akses terhadap bantuan sarana olahraga maupun program peningkatan kapasitas pemuda sangat minim,” kata Dzikyan.

Warga juga berharap program pelatihan seperti Tenaga Kerja Mandiri (TKM) dapat kembali dihadirkan pada 2026. Selain itu, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di daerah dinilai perlu dihidupkan kembali untuk meningkatkan keterampilan masyarakat, khususnya bagi ibu-ibu yang ingin mengembangkan usaha kecil seperti menjahit atau kuliner.

Kegiatan reses anggota DPRD Provinsi Gorontalo masa persidangan kedua tahun 2025–2026 di Desa Bongo Dua, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, yang diisi dengan dialog bersama masyarakat serta penampilan hadrah religi.

Dalam kesempatan yang sama, masyarakat Wonosari turut menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai belum berjalan optimal. Mereka juga mengkritik pembangunan Sekolah Rakyat berskala provinsi dengan anggaran sekitar Rp134 miliar yang dianggap kurang melibatkan tenaga kerja lokal.

“Masyarakat berharap pihak ketiga yang mengerjakan proyek bisa bersinergi dengan warga setempat, agar manfaat pembangunan juga dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkapnya.

Dzikyan menegaskan seluruh aspirasi tersebut akan diteruskan kepada pemerintah provinsi maupun kementerian terkait, termasuk Kementerian Sosial, agar kebijakan yang diambil lebih berpihak pada kebutuhan riil masyarakat di daerah.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Jayapura Siapkan 100 Hektare Sawah, Usulkan Tambahan hingga 300 Hektare untuk Dukung Swasembada Pangan

    Pemkot Jayapura Siapkan 100 Hektare Sawah, Usulkan Tambahan hingga 300 Hektare untuk Dukung Swasembada Pangan

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 92
    • 0Komentar

    nulondalo.com, JAYAPURA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura menyiapkan sekitar 100 hektare lahan di Distrik Muara Tami untuk pengembangan tanaman padi sebagai bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan di Tanah Papua. Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, mengatakan potensi lahan pertanian di Distrik Muara Tami hingga kawasan perbatasan Republik Indonesia dengan Papua Nugini masih cukup luas […]

  • Pemilihan Duta Anti Narkoba Maros 2025 Tuntas, Wakil Bupati Tekankan Aksi Nyata

    Pemilihan Duta Anti Narkoba Maros 2025 Tuntas, Wakil Bupati Tekankan Aksi Nyata

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maros – Rangkaian Pemilihan Duta Anti Narkoba Kabupaten Maros Tahun 2025 resmi berakhir. Grand Final yang digelar di Gedung Serbaguna Pemkab Maros, Sabtu (13/12/2025), melahirkan generasi muda terpilih yang diharapkan menjadi garda terdepan dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba di Bumi Turikale. Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Muh Saipul Amry, mahasiswa Universitas Negeri Makassar asal Kecamatan […]

  • Status Lolos Dianulir, DPR Murka: Polemik Talent Scouting Universitas Indonesia Diprotes Publik

    Status Lolos Dianulir, DPR Murka: Polemik Talent Scouting Universitas Indonesia Diprotes Publik

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 349
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Polemik pengumuman penerimaan mahasiswa baru jalur Talent Scouting di Universitas Indonesia memicu kemarahan publik sekaligus sorotan tajam dari parlemen. Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menyatakan kekecewaan mendalam setelah sejumlah calon mahasiswa yang semula dinyatakan lolos, tiba-tiba dianulir statusnya hanya dalam hitungan jam. Insiden bermula dari pengumuman hasil seleksi yang dirilis […]

  • KPK Ingatkan Bahaya Korupsi Dini, Pelaku Termuda Tercatat Berusia 24 Tahun

    KPK Ingatkan Bahaya Korupsi Dini, Pelaku Termuda Tercatat Berusia 24 Tahun

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 165
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan bahwa praktik korupsi tidak lagi hanya melibatkan elite, tetapi mulai menyasar generasi muda. KPK bahkan mencatat pelaku tindak pidana korupsi termuda berusia 24 tahun, sebuah kondisi yang dinilai sebagai alarm serius bagi dunia pendidikan dalam menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045. Peringatan tersebut disampaikan Wakil Ketua KPK Agus […]

  • Jejak Cengkeh, Luka Petani, dan Cahaya Gus Dur dari Masa Lalu

    Jejak Cengkeh, Luka Petani, dan Cahaya Gus Dur dari Masa Lalu

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Apriyanto Radjak
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Penulis: Apriyanto Rajak –  (seorang petani, nelayan dan pemain sepak bola amatir) Di penghujung Agustus 2025, saya bersama Rizki memutuskan untuk bekerja sama menyelesaikan pekerjaan di kebun masing-masing. Kebetulan kebun milik kami berdua tidak terlalu berjauhan. Adapun jarak dari kampung bisa diasumsikan dengan waktu tempuh 15 menit menggunakan sepeda motor. Lokasinya berada di pegunungan Landaso, Kecamatan Bolaang […]

  • Korupsi, Pemakzulan, dan Ketegasan Moral

    Korupsi, Pemakzulan, dan Ketegasan Moral

    • calendar_month Kamis, 25 Agt 2022
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Pada suatu kesempatan, Kamis, 15 Mei 2015, Rais Syuriyah PBNU Masdar F. Mas’udi dimintai pandangannya terkait hukum pemakzulan kepala negara, kepala daerah, atau pejabat publik lain yang terbukti terlibat dalam pelanggaran kemanusiaan. Menurut Kiai Masdar, karena Indonesia adalah negara hukum, mekanisme pemakzulan terhadap pejabat publik yang bermasalah tentu dimungkinkan. Argumentasi ini, kata dia, bahkan dapat […]

expand_less