Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Reses di Boalemo, Aleg DPRD Gorontalo Muhammad Dzikyan Serap Aspirasi Soal Bantuan Sosial hingga Lapangan Kerja Pemuda

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • visibility 258
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Daerah Pemilihan (Dapil) Pohuwato–Boalemo, Muhammad Dzikyan, menggelar kegiatan reses di Desa Bongo Dua, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat, Jumat (6/2/2026).

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan mulai dari perubahan data bantuan sosial, kerusakan infrastruktur desa, hingga minimnya program pemberdayaan pemuda.

Dzikyan yang juga Ketua DPW PKB Gorontalo mengatakan, masyarakat banyak menyoroti kondisi kebijakan efisiensi anggaran serta pengelolaan keuangan daerah yang dinilai semakin terpusat di pemerintah pusat.

Akibatnya, berbagai program pemberdayaan masyarakat kini lebih bergantung pada bantuan langsung dari pemerintah pusat.

Suasana kegiatan reses anggota DPRD Provinsi Gorontalo di Desa Bongo Dua, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, yang dihadiri masyarakat untuk menyampaikan aspirasi terkait bantuan sosial, pembangunan daerah, dan program pemberdayaan.

“Program-program pemberdayaan sekarang banyak diarahkan langsung dari pusat ke masyarakat. Bantuan yang sifatnya seremonial sudah mulai ditinggalkan,” ujar Dzikyan saat menyampaikan hasil resesnya.

Salah satu keluhan utama warga adalah perubahan data penerima bantuan sosial dari DTKS ke DTSN. Menurutnya, sejumlah warga yang sebelumnya berada pada desil 2 dan 3 justru bergeser ke desil lebih tinggi setelah pembaruan data, sehingga berpotensi kehilangan akses bantuan.

Selain itu, masyarakat juga mengeluhkan kondisi jalan usaha tani yang rusak namun belum tersentuh perbaikan karena keterbatasan anggaran daerah.

Permasalahan lain yang muncul adalah bantuan ternak sapi yang dilaporkan mati tidak lama setelah diserahkan kepada penerima.

Dalam dialog dengan warga, kelompok pemuda turut menyampaikan rasa kecewa karena merasa kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah, khususnya terkait fasilitas olahraga dan program peningkatan sumber daya manusia.

“Mereka merasa sudah tidak dianggap lagi, karena akses terhadap bantuan sarana olahraga maupun program peningkatan kapasitas pemuda sangat minim,” kata Dzikyan.

Warga juga berharap program pelatihan seperti Tenaga Kerja Mandiri (TKM) dapat kembali dihadirkan pada 2026. Selain itu, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di daerah dinilai perlu dihidupkan kembali untuk meningkatkan keterampilan masyarakat, khususnya bagi ibu-ibu yang ingin mengembangkan usaha kecil seperti menjahit atau kuliner.

Kegiatan reses anggota DPRD Provinsi Gorontalo masa persidangan kedua tahun 2025–2026 di Desa Bongo Dua, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, yang diisi dengan dialog bersama masyarakat serta penampilan hadrah religi.

Dalam kesempatan yang sama, masyarakat Wonosari turut menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai belum berjalan optimal. Mereka juga mengkritik pembangunan Sekolah Rakyat berskala provinsi dengan anggaran sekitar Rp134 miliar yang dianggap kurang melibatkan tenaga kerja lokal.

“Masyarakat berharap pihak ketiga yang mengerjakan proyek bisa bersinergi dengan warga setempat, agar manfaat pembangunan juga dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkapnya.

Dzikyan menegaskan seluruh aspirasi tersebut akan diteruskan kepada pemerintah provinsi maupun kementerian terkait, termasuk Kementerian Sosial, agar kebijakan yang diambil lebih berpihak pada kebutuhan riil masyarakat di daerah.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menakar Kembali Jalan Ziarah Menuju Lapeo: Tradisi yang Bertahan, Iman yang Dipertanyakan

    Menakar Kembali Jalan Ziarah Menuju Lapeo: Tradisi yang Bertahan, Iman yang Dipertanyakan

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 481
    • 0Komentar

    Pasca Eid al-Fitr, saya mendapati satu pemandangan yang hampir selalu berulang setiap tahun, orang-orang bergerak menuju tempat-tempat ziarah. Ada yang datang bersama keluarga, ada yang berombongan dengan tetangga, ada pula yang menempuh perjalanan cukup jauh hanya untuk singgah sebentar, membaca doa, lalu pulang. Salah satu titik yang paling ramai adalah kawasan Masjid Nuruttaubah Imam Lapeo. […]

  • Video Pembuangan Miras ke Laut Viral, Oknum Bhabinkamtibmas Polsek Ternate Utara Diperiksa Propam

    Video Pembuangan Miras ke Laut Viral, Oknum Bhabinkamtibmas Polsek Ternate Utara Diperiksa Propam

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 225
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Polres Ternate, Maluku Utara, melakukan pemeriksaan internal terhadap seorang oknum anggota Bhabinkamtibmas Polsek Ternate Utara setelah video aksi pembuangan minuman keras (miras) ke laut di kawasan Pelabuhan Dufa-Dufa viral di media sosial. Kasi Humas Polres Ternate, IPDA Sudirjo, membenarkan bahwa Satuan Profesi dan Pengamanan (Propam) saat ini sedang mendalami kasus tersebut untuk memastikan […]

  • Wali Kota Geram! Anak SMP Terseret Kasus Pelecehan, Pengawasan Diminta Diperketat

    Wali Kota Geram! Anak SMP Terseret Kasus Pelecehan, Pengawasan Diminta Diperketat

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 220
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wali Kota Kota Gorontalo, Adhan Dambea, kembali mengingatkan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk meningkatkan pengawasan penggunaan handphone di kalangan anak-anak. Peringatan ini disampaikan menyusul maraknya kasus pelecehan yang terjadi di Kota Gorontalo, yang bahkan diduga melibatkan pelaku dari kalangan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP). “Belum lama ini ada kasus pelecehan yang terduga pelakunya […]

  • Bappeda Gorontalo Gelar FGD Bahas Optimalisasi Ruang Destinasi Pariwisata Unggulan 2025

    Bappeda Gorontalo Gelar FGD Bahas Optimalisasi Ruang Destinasi Pariwisata Unggulan 2025

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Optimalisasi Kebutuhan Ruang Destinasi Pariwisata Unggulan Provinsi Gorontalo 2025”, Jumat (17/10/2025), di kantor Bappeda Provinsi Gorontalo. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo, tenaga ahli, akademisi, serta praktisi wisata. FGD ini merupakan bagian dari […]

  • Nota Bertemu Pasal

    Nota Bertemu Pasal

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Konon, ada dua profesi yang paling ditakuti di negeri ini. Yang pertama adalah penagih utang. Yang kedua adalah penegak hukum. Bedanya, penagih utang datang membawa buku tagihan, sedangkan penegak hukum datang membawa pasal. Namun, bagaimana jadinya jika suatu hari penegak hukum justru menjadi pihak yang diperiksa oleh hukum? Di sinilah humor Indonesia sering kali mengalahkan […]

  • Annaungguru Haji Baharuddin (Niaga yang Menyemai Cahaya)

    Annaungguru Haji Baharuddin (Niaga yang Menyemai Cahaya)

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Hamzah Durisa
    • visibility 481
    • 0Komentar

    Di sebuah lekuk perbukitan yang bernama Buttu, yang lebih familiar dengan Buttu Da’ala,  pada tahun 1953, lahirlah seorang anak lelaki dari rahim perempuan sederhana bernama Ruhana. Anak itu diberi nama Baharuddin. Kelak, orang-orang akan mengenalnya sebagai AGH. Baharuddin bin Ta’nang bin Shahir, seorang guru yang tidak sekadar mengajar, tetapi menanam masa depan. Buttu adalah kampung […]

expand_less