Breaking News
light_mode
Trending Tags

Sampaikan Amanat Ketum Muhaimin, Nihayatul Tegaskan Empat Pilar Politik Perjuangan PKB

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
  • visibility 156
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Gorontalo menggelar Orientasi Politik yang dirangkaikan dengan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) serta pengukuhan pengurus masa bakti 2026–2031. Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi dan penegasan arah perjuangan partai menjelang Pemilu 2029.

Dalam kegiatan tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI sekaligus Ketua Perempuan Bangsa DPP PKB, Nihayatul Wafiroh, menyampaikan amanat Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar. Ia menegaskan bahwa PKB harus “naik kelas” dalam menghadapi dinamika politik nasional dan tantangan global yang semakin kompleks.

Menurutnya, politik tidak boleh berjalan biasa-biasa saja di tengah perubahan besar yang terjadi dalam ekonomi global, teknologi, serta menurunnya kepercayaan publik terhadap institusi politik. Karena itu, PKB harus tampil sebagai partai yang hadir, melayani, memberi teladan, dan memimpin.

Empat pilar politik perjuangan yang ditegaskan dalam orientasi tersebut yakni politik kehadiran, politik pelayanan, politik keteladanan, dan politik kepemimpinan.

Politik kehadiran dimaknai sebagai komitmen kader untuk selalu berada di tengah masyarakat, bukan hanya saat kampanye, tetapi setiap saat rakyat membutuhkan. Politik pelayanan diwujudkan melalui kerja konkret membantu akses layanan kesehatan, pendidikan, penguatan UMKM, hingga pendampingan berbagai persoalan sosial.

Sementara itu, politik keteladanan menuntut kader menjaga integritas, sikap santun, dan menjauhi penyalahgunaan jabatan. Adapun politik kepemimpinan menegaskan bahwa kader PKB harus siap memimpin gagasan, kebijakan, dan gerakan sosial di tengah masyarakat.

Selain memperkuat basis rakyat dan struktur organisasi, kader juga didorong aktif membangun opini publik melalui media dan platform digital. Kerja politik, menurutnya, tidak hanya berlangsung di lapangan, tetapi juga di ruang persepsi dan narasi publik.

Orientasi politik ini sekaligus menjadi titik awal konsolidasi menuju 2029. PKB Gorontalo menegaskan komitmennya menata organisasi, memperkuat kaderisasi, dan menghadirkan kerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dengan semangat tersebut, PKB Gorontalo optimistis mampu memperkuat posisinya di daerah sekaligus berkontribusi lebih besar dalam arah pembangunan nasional.

Sebelumnya, Ketua DPW PKB Gorontalo, Muhammad Dzikyan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada kepengurusan sebelumnya yang telah membangun fondasi PKB Gorontalo. Ia menegaskan, kepengurusan baru berkomitmen melanjutkan perjuangan dengan target politik yang lebih progresif.

“Kami melanjutkan pondasi yang telah dibangun. Target kami jelas, pada Pemilu 2029 PKB Gorontalo menargetkan minimal empat kursi agar bisa membentuk satu fraksi di DPRD Provinsi, sekaligus mengupayakan agar PKB dapat mengirim wakil ke DPR RI,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya konsistensi ideologi, loyalitas kader, serta disiplin dalam menjalankan standar operasional organisasi. Menurutnya, politik PKB adalah “politik kehadiran”, yakni hadir langsung di tengah masyarakat dan memberi solusi nyata atas persoalan warga, terutama di tengah dinamika nasional yang dinilai tidak menentu.

Muskerwil ini menjadi ruang konsolidasi untuk mematangkan tahapan kerja partai sekaligus menindaklanjuti kontrak politik antara DPW PKB Gorontalo dan DPP PKB. Salah satu target strategis yang dicanangkan adalah mengisi seluruh parlemen kabupaten/kota dengan kader PKB serta menambah jumlah anggota legislatif yang telah ada.

Selain penguatan struktur, PKB Gorontalo juga mendorong peningkatan peran perempuan dan kepemudaan, serta konsolidasi hingga tingkat desa bersama kader dan tokoh masyarakat. Dalam bidang pelayanan publik, setiap DPC ditargetkan memiliki ambulans guna membantu masyarakat kurang mampu.

Partai juga memberi perhatian pada agenda advokasi, mulai dari isu pertambangan hingga kasus kekerasan seksual, dengan komitmen menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat. Sebagai bagian dari penguatan kelembagaan, DPW PKB Gorontalo menargetkan pendirian kantor permanen pada 2027 mendatang.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Langit Mahal Gorontalo; Harga Tiket Mencekik, Membisu Pemerintah & Sebuah Pertanyaan untuk Presiden Prabowo

    Langit Mahal Gorontalo; Harga Tiket Mencekik, Membisu Pemerintah & Sebuah Pertanyaan untuk Presiden Prabowo

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 81
    • 0Komentar

    oleh : Suci Priyanti Kartika Chanda Sari., S.H.,M.H. Bagi sebuah provinsi kepulauan seperti Gorontalo, transportasi udara bukanlah kemewahan, melainkan urat nadi esensial yang menyambungkan denyut ekonomi, sosial, dan bahkan spiritual warganya dengan seluruh nusantara. Jalur udara adalah jembatan bagi para perantau untuk kembali ke pelukan keluarga, koridor bagi pelajar untuk menimba ilmu, kanal bagi pelaku […]

  • Bantuan UEP dan PK Bukan untuk Dikonsumsi

    Bantuan UEP dan PK Bukan untuk Dikonsumsi

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menegaskan pentingnya pemanfaatan bantuan sosial secara produktif, bukan konsumtif. Hal ini disampaikannya saat menyerahkan bantuan bahan pokok dalam program BLP3G di dua kecamatan di Kabupaten Boalemo, Rabu (2/7/2025). Selain program BLP3G, Idah menjelaskan bahwa Dinas Sosial Provinsi Gorontalo juga memiliki berbagai skema bantuan lainnya, salah satunya adalah Usaha […]

  • Kapolda Gorontalo: Kami Siap Melakukan Pengayoman, Perlindungan, dan Penegakan Hukum

    Kapolda Gorontalo: Kami Siap Melakukan Pengayoman, Perlindungan, dan Penegakan Hukum

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Polda Gorontalo mengeglar upacara Peringatan ke-79 Hari Bhayangkara, Selasa (1/7/2025). Upacara yang dipimpin oleh Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Eko Wahyu Prasetyo turut dihadiri oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail didampingi Ketua TP. PKK Nani Mokodongan bersama jajaran Forkopimda. “Pada hari ini, kami di seluruh penjuru Indonesia menggelar upacara Bhayangkara, mohon doanya agar kami tetap eksis supaya […]

  • Sasar Kotak Amal Masjid, Tiga Remaja Diciduk Tim Resmob Polda Gorontalo

    Sasar Kotak Amal Masjid, Tiga Remaja Diciduk Tim Resmob Polda Gorontalo

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 199
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Tim Opsnal Resmob/Analis Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Gorontalo menciduk tiga remaja yang diduga terlibat dalam aksi pencurian kotak amal Masjid Jami Sabilil Huda, Jalan Ahmad A. Wahab, Desa Pantungo, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Jumat (9/1/2026). Penangkapan tersebut merupakan tindak lanjut atas Laporan Polisi Nomor: LP/B/8/I/2026/SPKT Polda Gorontalo yang dilaporkan oleh […]

  • GUSDURian Makassar Wakili GUSDURian Peduli, Serahkan Tali Asih pada Keluarga Dandi

    GUSDURian Makassar Wakili GUSDURian Peduli, Serahkan Tali Asih pada Keluarga Dandi

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Suaib Pr
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Di bawah langit Makassar yang terik, lorong sempit di Kelurahan Karampuang, Kecamatan Panakukang, menjadi saksi bisu langkah-langkah penuh empati. Sejumlah penggerak inti GUSDURian Makassar menyusuri lorong itu, bukan sekadar berkunjung, melainkan membawa dukungan kemanusiaan ke sebuah rumah yang kini menyimpan kenangan tentang Rusdamdiansyah (Dandi), pemuda yang gugur dalam gelombang demonstrasi di Jalan Urip Sumoharjo, Jumat, […]

  • Bagaimana jika Ramadan Bukan Bulan yang Paling Istimewa?

    Bagaimana jika Ramadan Bukan Bulan yang Paling Istimewa?

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Tarmizi Abbas
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Adagium bahwa Ramadan sebagai bulan yang paling agung dalam Islam merupakan klaim yang diyakini mayoritas umat Islam dunia, tak terkecuali di Indonesia. Diyakini sebagai bulan paling agung lantaran Ramadan adalah bulan wajib untuk berpuasa selama sebulan; diturunkannya Al-Quran (Syahr Ramadan); namanya diabadikan di dalam al-Quran (Qs. 2: 185); bahkan pada bulan ini ada peristiwa Laylahal-Qadr (Qs. 30: 97) yang […]

expand_less