Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Barira: Muktabah, Wala, dan Hak Pilih dalam Pernikahan (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan # 14)

  • account_circle Pepi Al-Bayqunie
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • visibility 280
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Barira adalah seorang perempuan yang hidup di Madinah pada masa Nabi. Ia bukan berasal dari keluarga terpandang. Ia adalah seorang budak milik salah satu keluarga Anshar. Hidupnya pada awalnya berada dalam keterbatasan. Ia tidak bebas menentukan arah hidupnya sendiri. Namun kisahnya kemudian menjadi penting dalam sejarah Islam karena beberapa peristiwa yang melibatkan dirinya melahirkan penegasan hukum dan menunjukkan perubahan sosial yang nyata.

Barira memiliki akad mukatabah, yaitu perjanjian dengan tuannya untuk menebus dirinya dengan sejumlah harta yang dibayar secara bertahap. Sistem ini memberi kesempatan bagi budak untuk memperoleh kebebasan melalui usaha sendiri. Namun jumlah yang harus dibayarnya cukup berat. Ia kesulitan melunasi tebusan itu. Dalam keadaan tersebut, ia meminta bantuan kepada Aisyah binti Abu Bakr. Aisyah bersedia membantu dengan cara membeli Barira, lalu memerdekakannya.

Setelah pembebasan itu, muncul persoalan tentang wala’, yaitu hak loyalitas hukum antara bekas budak dan pihak yang memerdekakan. Keluarga lama Barira ingin tetap memiliki hak tersebut. Namun Nabi menegaskan bahwa wala’ hanya menjadi milik orang yang memerdekakan. Keputusan ini sederhana tetapi jelas. Ia menutup kemungkinan adanya klaim dari pemilik lama dan menegaskan prinsip keadilan dalam hubungan sosial. Peristiwa ini kemudian menjadi dasar kaidah fikih yang dikenal dalam literatur hukum Islam.

  • Penulis: Pepi Al-Bayqunie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menulis Ulang Sejarah; Pentingkah?

    Menulis Ulang Sejarah; Pentingkah?

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 133
    • 0Komentar

    (catatan reflektif untuk gagasan penulisan ulang sejarah Indonesia) Sejarah, pada hakikatnya, tidak pernah beku. Ia adalah aliran waktu yang terus bergerak, terus diinterpretasi ulang. Gagasan untuk menulis ulang sejarah, dalam kondisi tertentu, bukanlah hal yang tabu—bahkan sebaliknya, bisa menjadi langkah penting untuk menyembuhkan luka kolektif, membetulkan narasi yang timpang, dan membuka ruang bagi suara-suara yang […]

  • KH Muhyiddin Zeny: Amal Orang Hidup Dapat Mengalir untuk Mereka yang Telah Wafat Play Button

    KH Muhyiddin Zeny: Amal Orang Hidup Dapat Mengalir untuk Mereka yang Telah Wafat

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 397
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Tradisi mendoakan orang tua dan keluarga yang telah meninggal dunia kembali ditegaskan memiliki dasar kuat dalam ajaran Islam. Hal tersebut disampaikan oleh KH Muhyiddin Zeny dalam pengajian rutin yang disiarkan melalui Nutizen TV. Dalam kajiannya, KH Muhyiddin Zeny menjelaskan bahwa amal kebaikan orang yang masih hidup dapat disampaikan pahalanya kepada orang yang telah wafat, […]

  • Akuntansi Utang Pemerintahan : Antara Kebutuhan Pembangunan dan Resiko Fiskal

    Akuntansi Utang Pemerintahan : Antara Kebutuhan Pembangunan dan Resiko Fiskal

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Hilda Anggraeni
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Utang pemerintah kerap menjadi pisau bermata dua dalam tata kelola keuangan negara. Di satu sisi, pembiayaan melalui utang merupakan instrumen strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan mempercepat pembangunan infrastruktur. Di sisi lain, akumulasi utang yang tidak terkendali berpotensi mengguncang stabilitas fiskal dan membebani generasi mendatang. Dalam konteks inilah, akuntansi utang pemerintahan memegang peran sentral—tidak sekadar […]

  • IDE Indonesia Chapter Kota Bandung Gelar Pelantikan, Simposium dan Launching Store of IDE

    IDE Indonesia Chapter Kota Bandung Gelar Pelantikan, Simposium dan Launching Store of IDE

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Institute of Democracy and Education (IDE) Indonesia Chapter Kota Bandung sukses menyelenggarakan pelantikan pengurus baru, simposium, serta launching Store of IDE yang digelar di Auditorium Balai Kota Bandung pada 15 Maret 2025. Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pemuda sebagai motor penggerak perubahan sosial di Kota Bandung. Pelantikan dipimpin oleh Ketua Umum IDE […]

  • 1 Muharram, Amor Fati, dan Keberanian untuk Berhijrah

    1 Muharram, Amor Fati, dan Keberanian untuk Berhijrah

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Penetapan 1 Muharram sebagai awal tahun Hijriah sebenarnya berawal dari keresahan praktis di era Khalifah Umar bin Khattab. Saat itu, administrasi negara mulai berkembang pesat, namun kekacauan muncul karena dokumen-dokumen resmi tidak memiliki penanggalan yang jelas. Untuk mengatasi ambiguitas ini, para sahabat akhirnya bersepakat untuk menetapkan sebuah titik tolak waktu yang tak terbantahkan. Mereka memilih […]

  • Jalan Tol Berbayar Tapi Tak Standar, Yasti Mokoagow: BUJT Bisa Dipidana

    Jalan Tol Berbayar Tapi Tak Standar, Yasti Mokoagow: BUJT Bisa Dipidana

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 302
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Anggota Komisi V DPR RI Yasti Soepredjo Mokoagow menegaskan bahwa pengelola jalan tol atau Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang mengabaikan Standar Pelayanan Minimum (SPM) dapat dikenai sanksi pidana. Penegasan itu disampaikan menyusul masih banyaknya ruas tol berbayar yang dinilai tidak memenuhi standar pelayanan sebagaimana diamanatkan undang-undang. “Saya harus ingatkan bahwa abai atau […]

expand_less